Saturday, June 09, 2012

Esse Mentis Humanae


          Lihat mereka menatap anda seolah anda ini adalah sebuah patung yang layak untuk dipandangi sedemikian rupa, seandainya ada yang mereka lihat tak pantas atau tak sesuai dengan apa yang mereka pikirkan maka dengan sendirinya mereka akan menilai seolah anda memang adalah patung dan tak bisa mengelak atau pun mencoba menghindar, anda adalah objek buat mereka, sekedar objek untuk mengumbar kekurangan anda yang berujung pada cacian atau pun goresan luka pada hati anda, anda tidak boleh mengatakan tidak pada mereka, karena mereka menganggap kalian itu patung dan memang tidak seharusnya berkata. Atau mungkin yang lucu jika anda memang seseorang pekerja keras dan anda dihargai atas kerja keras anda dengan ketenaran dan keseganan, lantas mereka pun datang lagi untuk mengumbar kebaikan atau pun keberanian anda dengan harapan tentu saja agar ketenaran anda bisa melekat pula pada diri mereka.


          Entahlah, mereka terbuat dari apa, tapi anehnya mengapa mereka tak bisa kita hindari? Justru semakin menghindar maka mereka akan semakin dekat, karena mereka adalah rakyat atau manusia biasa, mereka tak memiliki semangat hidup dan menganggap hidup adalah hari ini dan besok adalah besok, sedangkan anda, bukankah anda adalah seorang pemimpi? Dimana tiap menit dalam hidup anda adalah perjuangan, perjuangan untuk mewujudkan mimpi anda, mimpi anda walau memang jika dipandang lewat mata manusia biasa maka hal tersebut terasa muluk dan tak berguna, kata mereka apalah gunanya mimpi jika ternyata ujung-ujungnya hanya seperti ini dan itu, dengan kata lain maksud mereka tidak jelas.

          Terasa wajar buat mereka jika anda menanggapi tiap ocehan mereka, atau mungkin ada baiknya jika anda menganggap mereka adalah sarana untuk mewujudkan mimpi, seperti pengayuh pada sampan, seperti guna setir pada kendaraan, seperti sayap pada burung, atau bahkan seperti punggung kuda yang siap dipacuh kapan pun dan dimana pun.

          Iya memang benar, manusia adalah makhluk sosial, dimana berarti luas bahwa satu manusia bergantung pada manusia lainnya, tapi bukan berarti tiap keinginan dari manusia yang ada disekitar anda pantas dan layak untuk mengatur dan mengontrol hidup anda, anda bukanlah patung, anda bukanlah robot, anda adalah manusia yang mempunyai pikiran untuk mengembangkan diri anda sendiri tanpa ada batasan, selama anda tahu bahwa baik itu seperti ini dan buruk itu seperti itu.

Siapa anda?


Gamping, Jumat, 8 Juni 2012, 00:29

1 comment:

Walter Parsons said...

Very nice blog youu have here