Monday, April 25, 2022

Aku Dan Popok

Telah hilang, pergi menjauh ke entah apa namanya?

Hakikat kebahagiaan kah atau mimpi buruk yang menjadi nyata. 

Bau pesing dalam popok itu menjadi kawan, kawan yang sejatinya menjadi lintah dalam otak agar mau bernegosiasi dengan kehidupan.

Apalah itu berkembang, kala perasaanmu di lumuri dengan kemonotonan akan bising kendaraan di jalan.

Apa lagi itu wawasan dan ilmu pengetahuan, kalah langkahmu tak lagi jauh dan keberadaanmu pun tak diinginkan.

Makassar, Subuh hari dibulan Puasa

No comments: