Saturday, September 19, 2009

Timang Timang Anak Bunda

Asalamulekum...


Timang Timang Anak Bunda

Ku senantiasa elu elukan usapan lembut jemarimu kala menggerayangi sekujur tubuhku dengan penuh limpangan kasih sayang...

Ku sesaat terlelap dalam hangat pelukmu tersimpuhku dalam indahnya mimpi mimpi yang kau ceritakan hingga malam datang berganti pagi menjelang...

Timang timang anak Bunda... Lantunanmu penuh kegemasan saat itu...

Tiada kata dinginnya malam menusuk tiap pori porimu, pula terik matahari yang luar biasanya menyengat, namun dirimu Bunda tetap setia ada menemaniku dengan penuh rasa haru bahagia...

Timang timang anak Bunda... Kala ku mulai merengek manja padamu...

Kini anakmu telah beranjak merangkak menelusuri selur belur keadaan sekitar tuk menuangnya kedalam ember pikiran...
Bunda tersenyum mengarahkan dengan senyuman dan hangatnya belaian...

Timang timang anak Bunda... Kini mulai jarang kudengar...

Kedewasaan hendak anakmu gapai lewat perantauan meninggalkan teduh naungan atap rumah...
Bunda seakan tahu nantinya anakmu kan beranjak jua, dan doa Bunda pun seakan tameng pelindung tiap langkah...

Timang timang anak Bunda... Kini samar terdengar dari kejauhan...

Sepanjang galah tak ada kata henti hingga terpampang nyata sebuah mimpi didepan mata ini...
Cinta anakmu pada Bunda pun begitu besarnya dan tak terukur hingga akhir hayat nanti...

Jogja, 15 September 09

Seorang anak bodoh perantauan dengan Bunda-nya...
Miss You So Mom...


Walekumsalam...

No comments: