Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts

Tuesday, June 04, 2013

Aku dan Bintang Kecil



Disana dia bersinar, jauh diatas sana hingga hanya mata saja yang mampu menggapainya, berjuta cahaya jaraknya. Aku hanya berharap dapat memilih satu diantara mereka, memilih secara acak, siapa pun mereka jika nanti dapat kesempatan untuk kumiliki salah satunya, ya hanya satu, maka akan kupertahankan bagaimana pun caranya.
Kini ada satu diantaranya yang datang, tak aku tahu, kenal pun hanya sekedar lewat, namun aku suka. Kesukaan berubah pada rasa aneh yang mungkin dapat dikatakan sayang, aku hendak menjaganya, memberi ruang dan waktu diantara aku dan dia, aku ingin dia bahagia, paling tidak bahagia semenjak kenal denganku.
Waktu berjalan begitu cepat dan tak terasa sudah berjalan dua bulan sekarang, aku dan dia menjalin hubungan sederhana yang kami sepakati bernama ‘simplest love’, tak ada rahasia diantara kita, universe akan menjadi saksi bahwa kami saling mempercayai satu sama lain. Aku dan bintang kecilku, mengarungi dan mencari titik sambung antara kita berdua, selalu begitu hingga sekarang, kadang ada hal yang membuat kami merasa terlalu jauhsatu sama lain untuk dapat terkait, namun kami coba tuk mengaburkannya dan menganggapnya bukan sebuah masalah.
Semua hal tercipta berbeda, paling tidak nampak berbeda untuk indera, jika perbedaan yang kita cari dalam hidup yang hanya sekali ini, maka akan tampak begitu banyak perbedaan, dan apa jadinya jika perbedaan yang kita cari? Maka hanya perpisahan juga yang akan ditemukan.
Kemarin sebelum bertemu dengan dia, aku namakan dia bintang kecil, aku bagai mata kompas yang tak tahu arah dan terus berputar tak jelas hendak menunjukkan arah mana, entah itu timur atau barat, selatan atau utara, entahlah. Dia datang, senyumannya memberiku arah berupa alasan, alasan mengapa dan untuk apa, siapa dan kapan, dimana hendak memulainya, memulai untuk mewujudkan mimpi-mimpiku yang sebelumnya hendak aku lupakan. Cahaya di matanya cukup untuk membuatku merasa begitu penting, keberadaanku dianggap, perhatiannya membuatku luluh, atau mungkin apa yang aku rasakan hanyalah uforia rasa senang karena akhirnya rasa kesepian yang lama menyelimuti perlahan memudar, aku tak begitu memikirkannya.
Jika pun masa depan memberikan hal lain, maksudku jika nanti kami tak bersama maka biarlah sekarang aku jalani dengan kebahagiaan, aku berikan semuanya pada dia, aku percaya akan takdir, lagi pula siapa yang dapat memastikan seperti apa masa depan nantinya jika bukan diri kita sendiri?
Setelah dua bulan berjalan, aku masih tetap percaya bahwa cahaya yang dia bawa dalam kehidupanku akan bertahan selamanya. Semoga waktu, alam semesta beserta isinya membantu mewujudkannya, dan tentu tanpa restu dari Sang Pencipta penguasa alam semesta, penguasa waktu maka semuanya takkan ada artinya. With love to you my Little Star in this World aka Lintang Alit Pratiwi.

Ciputat, Juni 04, 2013, 20:09

Friday, March 20, 2009

Kedai Kopi Ningratri

Asalamulekum...

ningratri tampak dari depan...

Pertama tama kita akan membahas tentang arti, guna, dan makna daris I sebuah nama yang udah tak lazim lagi ditelinga kita yaitu… Kopi…

Kopi adalah termasuk biji bijian yang awalnya sebelum dipetik dari pohonnya ditunggu menjadi agak kemerahan, dikarenakan eh karena kalo belom warna kemerahan atau keijo ijoan belum matang brarti… (iya ga seh???)

Proses pembuatan kopi sebelum menjadi sebongkah biji bijian yang berwarna ke itam itaman seperti pada gambar yang beredar dipasaran pada umumnya, itu sbelumnya telah mengalami banyak improvisasi. Disamping pembakaran yang memakai alat tertentu dan kalo alat klasiknya yang di bakar dalam gerbong kecil yang tertutup. Di goyang goyang, diputar putar hingga warna kulit kopi agak kegosongan dan berwarna ke hitam hitaman.

Setalah kopi menghitam mulailah proses penggilingan menjadi serbuk halus yang nantinya tingga menunggu proses penyeduhan dengan berbagai macam cara, baik dengan hanya mencampurnya dengan air panas sajjah, atopun ditambahkan gula secukupnya, dan kadang pula di improvisasi dengan campuran susu, crim, dan malah ada yang sampai mencampurnya dengan kayu manis, dan bahkan kayu yang telah dibakar menjadi arang (biasa disebut kopi joss).

Umumnya kopi mengalami klimaks dari sebuah kenikmatan apabila dinikmati kala malam hari dimana mata yang mulai sayu kelelahan bisa menjadi agak segar dan siap menikmati malam dengan seutas cerita dengan kawan ataupun sekadar menghabiskan malam dengan berbagai macam kesibukan lainnya (contoh: lembur kerja, dll). Kadang pula kopi terasa begitu nikmat dalam lambung ketika diseduh dipagi hari, dikala mentari masih tampak mengantuk menunjukkan wujudnya diselah pepohonan membangunkan ayam yang langsung teriak kaget dengan nada ‘kukkuruyukkkkk’…

Tergantung dari seberapa senangnya seseorang terhadap kopi, dan seberapa berartinya kopi bagi tiap penikmatnya. Hingga ada sebuah kedai kopi bernama Ningratri yang kebetulan cabang dari kedai kopi legendaris dari kota pelajar Jogjakarta “Blandongan” yang mengatakan begini “selamatkan anak bangsa dari kekurangan kopi”… luar biasa kan!

Yah inilah bentuk ekspresi dari kecintaan terhadap kopi, kalao menurut tante “Dewi Lestari” aka Dee yang sampai membuat sebuah novel yang berjudul “Filosofi Kopi”, isi dari novel ini yang menjadi inti dari seutas kata tentang filosof adalah “tiap seduhan kopi dengan berbagai macam takaran dan campuran itu memiliki makna filsafat”. Hmmm that’s rights anyway…

Malam pun menjelang, lampu lampu jalan pun mulai menampakkan diri dengan semburan cahaya yang remang remang ditiap sisi jalan kota Jogja. Tikar tikar anyaman pun mulai di jalarkan di tiap sisi sepanjang jalan Malioboro, tanda penjual masakan khas jogja ‘gudeg’ siap berjualan. Maklum sebagian besar penjual makanan di Jogja memang baru buka kalo malam hari mulai menjelang. Apalagi hari ini hari sabtu, otomatis rame bangettttss…

Sepanjang jalan yang kulalui nampak lalu lalang orang orang yang habis beraktifitas, maklum jam sekrang udah nunjukkin 9.00 pm. Dan tak jarang si Jimmy (my scooter) meraung raungkan bunyi dari knalpotnya tanda iri pada sepasang muda mudi yang boncengan dengan pasangannya dan terlihat begitu mesranya… (ohwww noo!!!)

Dengan hati penuh suka dan duka akan hari ini yang telah berlalu kulaju si Jimmy dengan kecepatan diatas rata2, hmmm coba bayangin kecepatan kura kura sungai balap lari, kira kira begitulah kecepatannya.

Karena eh karena niat malam ne pengen keluar nyari inspirasi bwat gambar gambar di kertas sketsa gw, yang rencana bwat pemanis buku puisi gw yg lagi coming soon. Jadi, gw inisiatif mencari tempat nongkrong sembari menghirup udara malam dan menikmati secangkir kopi dengan nuansa lalu lalang kendaraan yang saling melaju berpacu dengan waktu, kupilihlah kedai kopi yang dekat dengan jalan raya, dan pilihan jatuh pada Kedai Kopi Ningratri. Tepatnya beralamat di Jl. Kaliurang km. 5 sebelah kiri sebelum ringroad.

Si jimmy pun melaju dengan senyum kecut…

Sekitaran 30 menit berlalu…

Sampailah pada tempat tujuan. Suasana nampak ramai oleh para pemuda, pemudi, maupun para lansia (hehehe, orang yg udah beruban termasuk didalamnya). Si jimmy gw parkir dengan gagah berani dan beradab di depan kedai. Hooo ternyata di kedai begitu ramainya hingga tak ada tempat untuk menyendiri, kan kebiasaan aneh gw itu menyendiri di tempat yang ramai… (aneh emang).

“Mas pesan Kopi Dewa” kata gw pada pelayan kedai yang lagi asik nonton pertandingan sepak bola liga Italia.

(Kopi Dewa: semacang kopi yang diracik dengan komposisi air dan serbuk kopi 50-50 dalam gelas yang berukuran agak gede, bisa dipesan dengan variasi susu jikalau mau. Harga cukup miring, hanya 4500 rupiah, dan rasa boleh lah!)

“okeh, bung!” jawab pelayan kedai.

Kutatapi wajah para penikmat kopi perlahan satu persatu, siapa tahu ada yang gw kenal. Senyam senyum kiri kanan (supaya nampak sebagai orang yg ramah) Dan ternyata hasilnya nihil kagak ada yang gw kenal!

Jalan mondar mandir nyari tempat yang kosong, dan mata gw tertuju pada sebuah kursi kayu memanjang disamping orang orang yang lagi sibuk bermain kartu remi bersama teman2nya.

“mas, boleh duduk disini?”

“boleh bung, monggo…” jawab salah satu dari mereka.

“sendirian aja bung?” Tanya si bapak tua yang botak, yang kebetulan pake vespa juga kek gw, yang lagi duduk santai bercerita dengan kawannya, dan dia nyapa karna gw pake vespa. Mengapa sesama pemakai vespa musti saling sapa? Karena eh karena anak vespa Jogja itu terkenal dengan solidaritasnya, dan bapak tua botak itu membuktikan kebenaran akan hal itu.

“iya neh pak, lagi pengen sendiri ajah…” (hahaha, boong abis dah gw. Sebenarnya kagak ada orang yang mau gw ajak keluar malam, karena eh karena kalo gw yang ajak pasti acara keluar malamnya sampai pagi hari menjelang, dan sedikit orang yang mau ikut untuk hal seaneh tersebut…) sambil tersenyum ramah…

Si bapak botak pun nanya2 lagi.

“kok kagak nongkrong sama klub vespa bung? Kan hari malam mingguan?”

“lagi absen pak! Malam minggu kali ini cuman pengen ngabisin sambil gambar2” sembari ngeluarin peralatan gambar gw dari dalam tas yang gw jingging sedari tadi..

“ohwww, tugas kuliah opo?”

“kagak pak, cuman iseng iseng berhadia aja”

“loh, emang bung mau gambar apaan kalo boleh tahu?”

“gambar sketsa biasa sajjah pak, ini ada project dari kawan katanya pengen digambarin ceweknya. Kan lumayan pak di kasi sebungkus rokok”.

“wah, kalo begitu tetap semangat lah bung”.

“yoi dong pak!”

Si bapak botak pun kembali ngobrol dengan kawannya yg cuman melongok senyam senyum meliat gw ngobrol dengan kawan ngobrolnya.

Kertas sketsa gw udah siap, pensil 2b gw udah kagak sabar pengen mengoras gores. Kopi Dewa yang di bawa ama pelayan juga udah tidak sabar gw seruput, namun didahului oleh sebatang rokok udah mulai mengepul diseantero muka gw, mencari cari dimanakah mood dan inspirasi itu berada. Tanpa aba aba terlebih dahulu mulailah dengan khidmat gw menggambar.

Baru 20 menitan gw menggambar, dan baru setengah dari gambar sketsa gw selesai, rokok udah sebatang ludes, dan kopi baru 5 kali gw seruput. Secara kagak disangkah sangkah gw mendengar obrolan menarik antara bapak botak dengan kawannya yang kebetulan duduk di meja dekat meja tempat gw menggambar. Kira kira begini pernyataan dari bapak botak itu.

“hmmm, apa yang jadinya jikalau generasi muda sekarang ini sampai kekurangan kopi”

“kira kira bakal kurang generasi muda yang sukarela dan dengan bangga bermaksud ingin membuat negara menjadi lebih baik, dimana negara kita ini semakin terpuruk dalam ruang lingkup keterpurukan.”

Heh? Gw melongok kagak ngerti… *&^%$#@

Kira kira apa hubungannya kopi dengan keterpurukan bangsa? Belum sedetik gw berpiki lebih lanjut akan hubungannya antara kekurangan kopi dan bangsa Indonesia yang sedang terpuruk. Teman ngobrol dari bapak botak pun langsung melanjutkan jawaban dari pernyataan bapak botak.

“coba bayangin kalo negara kekurangan kopi, maka akan banyak kedai kopi yang tutup, dan kalo kita cukup teliti mengamati dengan seksama maka akan kita dapatkan para mahasiswa dengan jurusan yang saling berbeda ataupun satu jurusan, jurusan apapun itu, dengan secangkir kopi yang membuat mata melek dan pikiran melayang jauh ke mana mana, secara tak langsung saling bercerita akan pekerjaan apa yang bakal mereka teruskan nantinya dikala selesai kuliah”

Dan bapak botak melanjutkan…

“dan dikala cita cita secara tak langsung sudah diutarakan bersama kawan2, maka itu pun akan menjadi tonggak awal dari sebuah kesuksesan, ingat peribahasa yang mengatakan mulailah segala sesuatu dengan perencanaan…”

Temannya bapak botak menyambar dengan kata kata bijak pula…

“cerita tuka cerita menghasilkan berbagai macam ide untuk menjadi lebih baik, maupun hanya obrolan atau diskusi kecil kecilan di kedai kopi ditemani secangkir kopi yang semakin memperseru obrolan dikala mata seharusnya lelah telah menjalani pagi hingga sore menjelang dengan aktifitas kuliah dan berbagai macam hal yang tidak bisa dilakukan pada siang hari yaitu ngobrol ngalur ngidul kata orang jawa yang artinya ngomong yang menjalar kemana mana”

Bapak botak kembali beraksi dengan kata katanya…

“yah betul… ngobrol ngalur ngidul itu bisa ngabisin waktu yg tak seharusnya dilakukan kala beraktifitas, seperti kuliah ato kerja, karna kalo kuliah yg diomongin yah tentang pelajaran dan pelajaran, dan kalo kerja yah seputar kerja dan kerja… dan biar bagaimana pun tetap dan bahkan perlu ngomong ngalur ngidul itu ada… dan malam hari adalah waktu yang tepat… ditemani kopi sebagai penyemangat”

Hmmm, betul juga se menurut gw itu penting. Dan memang sebagai mahasiswa sulit membagi waktu ngobrol dikala pagi menjelang sore dikala aktifitas kuliah numpuk2, pasti dibatasi dengan tugas ini lah, ataupun jadwal kuliah, dan kalau dilakukan malam hari kayaknya pas sekali. Bercerita seputar pelajaran pada malam hari pun sebenarnya bagus dan tepat sekali, disamping sengatan sinar matahari begitu membuat otak menjadi encer dan sulit berfikir, rembulan dimalam hari membuat otak menjadi tenang dan semilir angin malam tambah mempersyahdu pikiran pikiran jernih keluar. Ditambah dengan kopi… euyyyy maknyuzzz tenannn…

Jadi kesimpulan dari obrolan bapak botak dan temannya bercerita akan jadi sia sia pikiran jernih para generasi muda dikala saatnya malam tiba untuk bercerita dan bertukar pikiran seputar dan tentang apapun jadi terhambat karena adanya ngantuk dan rasa lelah beraktifitas selama seharian dan susah ditahan tanpa adanya bantuan dari sang kopi.

Tak disangkah dan tak diduga pagi pun menjelang dengan cepatnya. Sketsa gw udah kelar dari tadi, ditambah satu buah puisi yang berjudul “Ningratri” (mungkin bakal gw posting pada postingan berikutnya).

Kira kira beginilah cerita tentang kedai kopi ningratri yang buka 24 jam non-stop meladeni para pecinta kopi. Yang akhir2 ini menjadi tempat kunjungan favorite gw untuk mencari inspirasi dikala ada project menggambar ataupun untuk merampungi project pembuatan buku puisi gw.


Walekumsalam...

Monday, February 09, 2009

Le France Course

Asalamulekum...

Senin, Rabu, Jumat tepatnya hari dimana kursus bahasa Prancis yang baru mulai seminggu lalu. Perasaan deg degan karna bahasa ini bahasa yang membuatku selalu merasa mendapatkan “dejavu” akan tempat tempat indah yang selalu dengan rajinnya mengiang di mimpi mimpiku dikala shubuh hari mataku baru mau diajak tuk terpejam. Walaupun tidur shubuhku hanya bertahan beberapa jam dikarenakan memang gw ini disamping mengidap penyakit susah tidur dikala jelang malam “insomnia” ditambah dengan penyakit susah tidur yang awalnya hanya malas ngebuang waktu berjalan begitu saja tanpa adanya suatu karya yang masih bisa dihasilkan tangan kananku diatas kertas putih menuntut ambisi tuk menjadi seorang seniman (persetan kata orang orang) yang jelas “disamping ragaku mampu bergaya juga otak bergabung dengan rasa selalu bersemangat menghasilkan sebuah karya”, ataupun juga kadang kala diatas keyboard menulis sesuatu serupa cerita tak jelas dan kadang membuat pikiran pembaca “ngehe” dan tak lupa mataku dengan sendiri selalu ketagihan oleh “candu” baca novel, lidahku yang selalu keasikan mencerna pahit dari kopi hitam dengan kepulan asap yang membuat imajinasiku melayang kemana mana.

Liburan akhir mid semester pun berlalu, selama tiga minggu serasa baru tiga hari yang lalu. Padahal kalo sementara kuliah yang hanya 3 sks persemester dan normalnya cuman tiga bulan kali dua lamanya, serasa 3 tahun berjalan hingga ujian pun menjelang. Dan kali ini kumencoba sesuatu baru dalam perjalanan hidupku di Jogja didalam dunia “bahasa membahasa” (kata yang belum ada dikamus bahasa Indonesia). Setelah dua level di bahasa Jepang yang mungkin cuma bisa sekedar berbasa basi doang, ditambah bahasa Mandarin yang semester ini memasuki level 3, bahasa Arab yang sedari SMA di ehmmm “pondok” dahulu sudah membasi di otakku dikarenakan jarang dilatih, namun untuk bahasa dunia yaitu bahasa Inggris ehmmm ‘boleh dicoba’, sekarang eh sekarang sudah melenceng ke bahasa penjajah kelas “teri” yaitu bahasa France.

Salah satu alasan mengapa kupilih untuk kursus bahasa Prancis adalah “kuingin tinggal disana kelak, menghabisi sisa hidupku dijalan yang benar menurutku ini” (Bless me God).

Hari pertama kemarin dimulai kala tapak pertama kakiku memasuki kelas disambut dengan ucapan “Bonsoir” dibaca “Bongsoa”, lalu kujawab dengan pertanyaan yang sama sambil melemparkan senyum malu karna tak tahu udah benar blom pengucapannya pada seorang “tutor” yang bernama Monsieur Lesmana.

Suasana dalam kelas keknya sama aja seperti kelas kelas bahasa pada umumnya, yaitu ada yang satu yang mengajar dan yang lainnya mendengarkan sambil nulis nulis kalo perlu… (hehehe pembahasan yang sangat sangat basi).

Hari jumat kemarin adalah hari kedua dari tiga kali kelas mulai, artinya gw telat sekali waktu pertama kali masuk waktu hari senin dikarenakan lupa+kejamnya langit yang tak mau henti menangis memaksaku terpaku duduk bengong dikantin kampus dari jam 1 siang sampai jam 5 sore. Hmmmm tapi betapa gobloknya diriku sekiranya lentang waktu selama itu tak kuhabiskan membaca novel, dan dengan suksesnya kuhabiskan novel dari Dewi Lestari berjudul “Rectoverso” waktu itu. Yah itung itung kagak masuk kelas Prancis jam 4an diganti jadwal baca novel.

Huh, capek juga neh nungguin ujan kagak berenti berenti.

Hingga jam setengah 6 sore baru kuberanjak dari kantin kampus menuju ke kosan.

Ohiya…

Dikelas kursus Prancis di LIP (lembaga Indonesia Prancis) di daerah Sagan dekat UGM ini yang gw baru masuk 2 kali sudah bisa memperkenalkan diri loh? Hehehe…

Bonsoir… Je m’apple Armstrong, je suis etudiant, je habite wirobarajan…

Cuman dikit ding…

Ada juga si cewek yang namanya "Kania" (huhuyyy)… hehehe loh kok dia ada dalam cerita ini yah?

Soalnya neh cewe punya rambut yang ngingatin gw ama si “Amelie Paulani”… itu loh pilem drama Prancis yg lucu… omong omong neh cewe juga lucu klo lagi senyum ato ktawa… hohoho…

Udahan akh…


Walekumsalam...

Monday, February 04, 2008

Waktu SMA

Assalamu Alekum...

IMMIM Boarding School

Nah akhirnya gw tulis jg neh crita gw waktu SMA... gw SMA di salah satu SMA di Makassar namanya SMA IMMIM (some pesantren gitu?)... disamping gw menuntut ilmu disini, gw jg MENDERITA... hikzzz... gimana ga coba? Berikut knapa gw bilang gw menderita skul. Disini:

  1. Ga ada televisi (coz tinggalnya di asrama)
  2. Ga boleh bawa alat elektronik (hp, ps, radio, kulkas, mobil, dll.)
  3. Ga boleh keluar lokasi pesantren (semacam dipenjara gitu)
  4. Tinggalnya ama cowok semua, paling ada cewe tapi dah jadi bibi dapur, ato bibi kantin (umur paling muda 35 taon)
  5. Belajar tentang agama mulai dari shubuh sampe dhuhur, istirahat bentar sambil ma’am di dapur bawa piring sendiri (ga ada piring ga makan)
  6. Abis dhuhur enaknya tidur kan? Gile aja disini tuh masih ada belajar siang itupun proses blajar mengajarnya pake bahasa arab (bhs. Arab yang gw tau Cuma “ana” ama “anta” yg brarti “gw” ama “loe” dan dengan sukses gw roaming internasional)
  7. Disini tuh musti bisa bhs. Inggris ama bhs. Arab (padahal gw paling ga bisa tuh bahasa, paling bisa bhs. Makassar, bhs. Bugis dikit, ama bhs. Toraja doang?)
  8. Musti disiplin, rapi, taat peraturan yang segudang banyaknya (hikzz)
  9. Ada acara blajar malam segala lagi (duh blajar terus)
  10. dan banyak lagi yg laen... pokoknya menderita deh?

Namun ada juga seh untungny gw skul disini, diantaranya:

  1. Gw dah bisa Ngaji (dari pertama skul sampe slesai dah namatin Al-Quran 8 kali trus ngapal Juz-Amma, ama ngapal Al-Baqarah 7 lembar... hhmmm hebat ga tuh?)
  2. Rajin Sholat (sampe rajin sholat tahajjud segala men)
  3. Rajin pergi skul (coz klo ga pergi skul bisa bisa dibunuh ama Ustadz “Lukman” guru yg terkenal coz keganasannya dalam mengeksekusi santri)
  4. Gw jadi bisa bahasa Arab ama bhs. Inggris (walopun ga terlalu pintar seh??)
  5. Bisa ngajar adek kelas (wah neh prestasi dunk... gw ngajar Aqidah akhlak lah, Fiqh, Sejarah Islam lah... hehehe walopun sebelumnya gw blajar dulu dung... gengsi klo ntar ada yg nanya trus gw ga bisa jawab
  6. apa lagi yah???

Banyak yang bilang masa SMA tuh masa yang paling indah, coz kita dah bisa kenal yang namanya cinta, ulang tahun 17 (sweet seventen), pake pakaian putih abu-abu, lihat cewe cewe yang pake rok mini, ngeceng di mol, dll.

Tapi disini mah kebalikan dari itu semua... hikzzz... menderitanya gw ini... gw sebenarnya malas banget neh ceritain tentang SMA gw ini, coz ga ada yg seru dan lebih banyak yang menyakitkan tuk diceritain, salah satunya yang menyakitkan adalah waktu gw digebukin sekitar 30-an senior (coz di pesantren yang senior yang berkuasa), itupun juga karna ga sengaja... dan dengan sukses muka gw babak belur sampe2 susah tuk dikenalin lagi... dan gw mengungsi di rumahnya om-ku yang kbetulan ga terlalu jauh dari tuh pesantren, sambil mengompres mukaku yang lebam itu... hikzzz...

Tapi tak apalah namanya juga hidup klo cuman manisnya aja kan ga seru...

Disini gw bisa tahu arti teman... dan ada satu teman gw yang paling ngertiin gw, teman gw maen gila2an pokoknya, teman jalan2 ke mol, gangguin preman di gang dekat mol, sampe ngajak anak "IMPUT" (immim putri) tuk ketemuan di mol Panakukang (base camp gw ama dia), teman gw maen traktir traktiran di "Pizza Hut", rival gw maen "Play Station" di Pak Haji, teman gw manjat pagar di samping asrama "Gojal" (sampe diburu2 ama Pak Anton satpam IMMIM yang item, gembrot, idup lagi...), berikut biodata tentang teman gw itu:

Namanya Arif Susanto... ejekan: sipit, coco, mata, dll... panggilan: dejan, stagnari, vieri, dtankovic, uci sanusi, dll... Makanan Favorit: Lalapan dekat pintu gerbang... Minuman Favorit: Es Finto... Pacar: Ayu (waktu ngedapatin si Ayu dia sempat digebukin sepupunya, sang senior di IMMIM)... Kelakuan Aneh: Ketawa Ga Jelas ama mandi di Sumur (dikirain kolam renang kale yah?)... Kelakuan Oke: Suka nulis novel tentang kenarsisannya dan mimpi2nya (gw kagum ama dia)... apa lagi yah? eh dia orang Bone...

Wah dia neh, the best friend ku waktu SMA lah, ntar insa allah kubuatin cerita khusus buat dia.. eh trakhir gw yang traktir dia makan pizza, so dia masih ngutang traktir gw tuh?... hehehe...

Dah dulu yap...

Wassalamu Alekum...

Friday, January 25, 2008

Waktu SMP

Asalamulekum...

Nah disini neh kenakalan gw yang paling menonjol dalam hidup gw, mulai dari merokok, berantem, malakin anak SD (duh mentang mentang dah SMP), jarang tinggal dirumah (karna sering diusir ama bokap), sampe minum minuman keras juga gw jabanin (minuman kerasnya bukan es-batu loh???)... disini paling gw sholat tuh cuman seminggu sekali itupun dari paksaan Bonyok gw... yah cuman sholat Jum’at doang (itupun klo dah dimesjid paling maen kejar kejaran ama temanku di shaf paling belakang), tapi sekarang dah rajin dong, dah ga pernah bolong lagi... heheeh...

Neh semua terjadi karna lingkungan gw hidup waktu SMP tuh berubah drastis (baru pindah rumah), gw tuh hidup dekat pasar, jadi mau ga mau teman gaul gw juga anak2 pasar yang pada ga sekolah, pada minum minum alkohol, pada merokok, sampe pelacur pelacur jalanan pun ikut memeriahkan lokasi pasar yang dekat banget dari rumah gw, mana semerbak bau dari “Pasar Babi” yang berjarak 20 meter dari rumah gw sangat menyengat, warung warung yang pada jualan “Masker” (masakan daerah gw yang bahan pokoknya dari daging babi) banyak bertebaran di samping rumah gw (duh asap warungnya itu loh ga nahan mo muntah), di mana teman teman gw tuh rata rata berumuran 20-an keatas lagi, jadi gw deh yang paling muda (brondong)... hehehe...

Waktu abis lulusan SD sebenarnya gw pengen lanjutin sekolah ke SMP unggulan di kampung gw (Tana Toraja) tapi karna NEM gw ga’ mencukupin jadi ditolak mentah mentah deh (tau kan gw neh GOBLOK banget klo soal pelajaran, tapi klo soal corat mencoret jangan ditanya?), jadi akhirnya gw lolos tanpa tes yang membayakan keselamatan orang banyak dan masuk ke sekolahan yang ga pernah diunggulkan, yang konon lokasinya anker dan letaknya tuh amat stategis di dalam hutan bambu gitu kata orang orang seh nama tuh sekolah “Passikolah To Tallang” sekolah bambu... Pas waktu ngedaftar di tuh sekolah gw langsung ilfil waktu ngeliat pagar sekolahannya yang terbuat dari besi tua yang dah berkarat mirip pagar kuburan yang ada di film “Hantu Jeruk Purut”, didepannya banyak daun bambu berserakan, disamping ato disekitar tuh sekolah hampir ga ada rumah, yang ada paling cuman sawah beserta orang orangan sawah, mana kesekolah tuh ga ada angkot lagi... huh menyebalkan... eh iya nama tuh sekolah gw MTsN Rantepao... tapi ada juga seh yang bagus dari tuh sekolah, yah cuman tamannya doang seh, itung itung cuman tuh sekolah yang punya taman di kampung gw, jadi cuman tiu yang bisa gw andalkan klo lagi berdebat ama anak sekolah laen... hahaha...

Disekolah ini ternyata bukan cuman gw yang berasal dari SD MIN, tapi ada juga ternyata manusia manusia yg satu angkatan ama gw, dan masuk juga kesekolah ini, dan diantanya sebaga berikut beserta ciri-ciri orangnya, dan beberapa keanehannya (coz semua teman gw tuh aneh??)...

  1. Si Agus: biasa gw panggil Nyong, coz dia neh orang jawa... (apa hubungannya??) pertama kulitnya dia neh ITAM, orangnya puendek banget, karna rambutnya kriting jadi dia botakin terus supaya terlihat ga keriting (halah), dia neh paling doyan yang namanya SENYUM, klo senyum tuh matanya yang agak kecil ketutup, terus giginya diliatin semua (coz andalannya tuh cuman gigi doang yang warna putih, coz kulitnya kan ITAM...) dia neh ga pernah marah walopun sering gw ejek n gw tabok pake golok (yah ga lah??)...
  2. Si Sultan: nah dia neh sebenaranya kakak kandung gw, tapi gw cuman beda beberapa bulan ama dia, karna waktu SD dia tinggal kelas akhirnya gw nyusul dia deh (hehehe karna lebih GOBLOK dari gw kali yah?), dia neh sering gw panggil Yotzz, coz badannya itu loh kuruz kerempeng (yotz dari kata DOYOK), dia neh teman latihan berantem gw, ga pernah akur, dan pernah gw sekali berantem ama dia pake Pisau, tapi untung aja ada Nyokap gw yang misahin, bisa fatal klo waktu itu ga ada Nyokap gw...
  3. Si Hena: dia neh Cewe yang pintar loh?? Tapi yang gw heranin kok dia mau maunya yah masuk ke Sekolah bobrok kayak gini (hanya dia yang tau alasannya) dia sering gw panggil Anwar (sebenanya itu nama Bokapnya) hehehe coz gw pusing mo ngejek dia pake nama apa.. dari fisik dia lumayan cantik, langsing, n rajin sholat lagi... jadi gw ejek aja pake nama bokapnya yg konon Imam mesjid n terkenal galak... hahaha...
  4. Si Musma: Nah ini neh cewe yang paling menyebalkan, orangnya cerewet, fisiknya jg ga cukup lumayan, dan yang paling menonjol dari dia tuh GIGI-nya, dan karna yang menonjol giginya, gw langsung teringat ama RONALDO, dan resmilah panggilan dia berubah jadi RONALDO... hehehe... diamping cerewet dia neh paling doyan yang namanya GOSIP... dan klo lagi gosip ga berenti klo mulutnya ga disumpel pake batu... hehehe..
  5. Si Murni: Nah klo cewe yang satu ini luar biasa pintarnya, dan dia masuk ke sekolah ini coz ngikut ama sahabatnya si Hena, ama Musma... dia ini memiliki kekurangan di bagian fisiknya (tapi ga usah dicerita, gw takut kualat).. tapi dia neh baik banget loh... kadang kadang cerewet juga seh...

Disini dapat disimpulkan betapa anehnya mereka semua, dan pertamanya gw berharap Cuma ini doang yang aneh, yang gw dapat dan ternya ta prediksi gw jauh meleset, ternyata semuanya yang ada dalam kelas gw tuh ternyata aneh semua... dan ada satu orang yang paling menonjol diantara mereka, dan dia bernama “Mono”, dia punya penyakit yang mirip ama penyakit AYAN tapi agak beda dikit seh, dan akhirnya gw ama teman teman sekelas gw sepakat tuk ngasiin nama penyakitnya dia “Ling Ling Pegasus Tergantung” disingkat LLPT, tuh penyakit kami kami kasih waktu rapat kecil kecilan di sumur dekat sawah yang kami jadiin “Base Camp”, karna klo penyakit ayannya kambuh dia tuh ngedi ngedipin matanya truz pegang-pegangin usus tergantungnya dia (ANU-nya), dan penyakitnya berdurasi 1 menitan, dan neh penyakit kambuh hampir tiap hari (duh penyakit yang sangat aneh), kadang kadang klo penyakitnya kambuh ga jarang kami gangguin dengan ngambil kayu truz nusuk nusuk anu-nya dia, dan akhirnya apa yang terjadi sodara sodara... dia NGOMPOL.. hahaha... dia neh ga jarang loh megangin “Dada-nya” cewe... in other side dalam kelasku ini ada lagi satu orang aneh, yang ga jauh beda dari si Mono, neh orang namanya Amir, tapi karna dia neh liar kayak monyet kami sepakat sekelas manggil dia Sarimin, dia neh tampangnya SUPER CULUN, rambutnya yang mirip Gorden, pake Gel dikepalanya yang terbuat dari MINYAK KELAPA YANG DIPANASIN TERLEBIH DAHULU, yah sampe sampe mukanya mirip pake topeng, coz minyak minyak dikepalnya itu ga jarang netes kemukanya dia... hihihi jijik banget yah???... Ada juga si “Kadir” yang paling doyan mainin ANUNYA klo lagi dalam kelas, dan ga jarang dia liatin Anu-nya ke anak cewe dalem kelas, dia juga sering MABOK klo abis keluar maen, coz di samping sekolah gw tuh biasa ada yang jualan “TUAK” gitu, dan ga jarang juga dia neh “SAKAW” klo dalam kelas coz dia tuh pemakai “CIMENK”... Ada si “Adi Lonjong” yang lebih mirip “ORANG TUA MURID” ketimbang jadi Anak SMP, iya coz tingginya yang banget sampe klo masuk pintu kelas musti nunduk dulu, dan muka-nya yang mengalami KETUAAN DINI...hahaha... Eh iya ada juga neh yang namanya “Ongga”, dia neh punya kepala yang mirip “Lenin” mengalami kebotakan dini, dan dia neh “SOUL MATE”-nya si Kadir jadi dia neh tingkah lakunya ga jauh beda, sama persis ama Si Kadir, malahan dia neh ama Kadir pernah ngajakin berantem guru Agama dikelas coz bau alkohol waktu masuk kelas and disuruh keluar kelas dia ga mau... nama neh gur “Pak Badui” kepalanya agak mirip ama kepalanya Ongga... dan banyak lagi manusia aneh yang ga sempat gw tulis namanya yang 3 tahun sekelas ama orang keren ini... hahaha...

Oh iya, disini gw juga pernah jatuh cinta juga, waktu itu gw kelas 3 dan yang kutaksir adek kels gw, tapi disini gw masih ngidap penyakit “Sindrom Deg-Degan” stadium Tiga, jadi klo ketemu ama dia gw jadi salah tingkah, n ga tau mo lakuin apaan???... tapi gw suka ama dia neh ga ada satupun orang yang tau, dan gw pun ga pengen klo ada yang tau, sbenarnya seh gw dah merhatiin dia dari gw kelas 2 waktu dia pertama kali masuk waktu Orentasi Siswa, dan gw kan sebagai OSIS waktu itu... dan pas naek kelas tiga gw bru sadar klo gw neh suka ama dia, tapi gw ga tau mo ngapain selanjutnya yah??? Jadi gw pendam terus deh... sampai suatu saat gw ga sengaja curhat ama si Hena, Musma, ama Murni coz cumzn mereka yang gw percaya dalam kelas... tapi justru petaka yang gw ga harapkan terjadi juga... berkat si Raja Gosip Musma, akhirnya satu sekolah pun tau klo gw neh suka ama si “Arni”, termaksud si Arni juga... Hahhhhhhhh... akhirnya penyakit gw yang semula di stadium tiga melonjak jadi stadium 5, gw jadi jarang kesekolah coz gw MALU banget, sampe akhirnya gw merubah diri gw agak gila dan memberanikan diri kesekolah, sampe kesekolah gw langsung diteriakin ama teman temannya si Arni, teman teman kelasku juga pada neriakin gw, dan apa yang terjadi ternyata si Arni tuh juga suka ama gw (ga tau neh dia suka gw dari segi mana???) tapi karna gw lebih ga bisa nahan malu gw, akhirnya gw bohong ama dia klo gw neh ga suka ama dia, dan semua yang Musma bilang tuh cuman Bo’ongan dan tiba tiba air mata pun jatuh dari matanya si Arni, dan hati gw pun meleleh waktu ngeliat dia nangis... tapi gw cuekin aja... dan besoknya gw langsung jadi bahan gosip anak sekolahan, ada yang bilang gw neh Play Boy lah, Paranoid lah, sampai ada yang bilang gw neh Penjahat Kelamin segala....

Nah begitu banyaknya kenangan buruk gw di sekolah ini, namun apalah daya ku hanya “Manusia Biasa” (dipopulerkan oleh RADJA), yang mungkin ga telalu bisa tuk menceritakan secara detil smua yg gw alami (emank ada gitu yang pengen tahu?), cukup sudahlah sampe disini, asalemu alekum...

Wasalamulekum...

Monday, January 14, 2008

Waktu SD

Asalamulekum...
Di SD MIN tahun 1995 kenakalan gw pun bertambah seiring bergoyangnya rumput di tepi pantai (mang dipantai ada rumput??), dan seiring vokalisnya NIDJI yang kribo (eh itu Giring yah), juga seiring nasi padang banyakin sambalnya (sepiring kale), dan seiring sapi pulang kekandang, disini gw semakin banyak ide buat ngelakuin kejahilan seperti jaman sebelum Nabi Muhammad diturunkan ke Bumi... jaman Jahiliah... dan contoh kecilnya adalah jadi Pereman Kantin... hahaahaha padahal masih keals 1 SD loh... dan gw pun sukses menaklukkan pereman kantin terdahulu yang di kuasai oleh anak kelas 6, waktu itu mereka takluk coz ngedengar gosip klo si Kama anggota geng gw yang bernama BANCI (BANdit CIkolah : bandit sekolah, emang seh ga enak didengar, tapi waktu itu kan belum lancar bilang S jadi diganti jadi C), yah bokap si Kama tuh pereman pasar yang sering mabok-mabokan n punya 3 istri, dan spontan mereka takut di benjolin ama bokapnya si Kama... tapi setelah setaon berlalu gw pun naek kelas, tapi disini gw ngerasa kehilangan coz Sahabat pertama gw si Kama ga naek kelas, n akhirnya dia jadi malas sekolah dan keluar dari sekolah dah jadi gelandangan sampai sekarang, dan terakhir gw dengar kabarnya klo si Kama sekarang dia jadi Tukang Ojek... huh malang amat nasibnya... mungkin karma kale yah... dan akhirnya lima tahun sisa SD gw terlewatkan biasa saja, coz si Kama udah ga ada nemenin gw... dan pada taon 2001 gw dengan sukses melewati masa SD gw, dan waktu itu angkatan gw yang tamat paling sedikit cuman 26 orang, 11 orang cowo dan 15 cewe, dan ke 11 cowo itu jadi sahabat gw sampe sekarang diantaranya adalah Gw Iwan (Lol), Ridu (Redokzz), Ahmad (Galempong), Munir (Cecak), Irwan (Rarang), Rudi (Bolong), Sultan (Yotz), Ajir (Bale), Angga (Cipit), Nurwan (Dongkol), n trakhir Agus (Karitong)... tuh diatas beserta nama ejekannya, dan setelah gw selidikin ternyata gw n kesebelas teman gw itu, satu TK juga dulu di TK Aisyah tapi laen kelas, dan buktinya kami temukan waktu terakhir reuni waktu liburan selesai ujian akhir SMA, waktu itu kami ngebuka foto yang disimpan ama nyokanya si Ahmad waktu Karnaval TK dan tak sengaja foto gw dan teman gw yang laen yang 11 orang itu ada disana... itulah namanya sahabat sejati, sampe sekarang kami sering kontak gitu, dan kami rencana tuk Reuni lagi klo dah pada punya Anak...

Eh iya di SD gw juga punya cerita cinta, yang ga kalah serunya waktu di TK, disini gw naksir ama seorang cewe yang kebetulan satu kelas ama gw, dan lagi lagi dia neh anak Polisi (padahal gw paling benci yang namanya Polisi), tapi ga apa2 lah yang gw naksir kan anaknya, bukan bapaknya... hehehe... namanya Satriawati, panggilannya Ati dia anak pindahan dari sebuah kota di Sulawesi, namanya Pare-Pare (kota asal ex-Presiden RI B.J.Habibie), wajahnya agak kebule’ bule’an gitu, trus orangnya cuekzz abis mennn... dia neh pindah waktu kelas 2 SD yah masa dimana lagi seru2nya nyari jati diri, ada yang jati dirinya jati Superman lah, jadi Batman lah, jadi Power Ranger lah, jadi bekicot lah, jadi kecoak lah, jadi gajah juga ada, eh iya jadi singa juga ada... (neh kebun binatang yah???)...

Waktu pertama dia masuk kelas perasaan gw seh biasa2 aja, tapi ada sesuatu mengganjal layaknya polisi tidur di gang gang di jogja yang buanyak buanget... dan kayaknya terus ngebuat gw penasaran dan ngajak gw tuk tahu dia lebih lanjut, contohnya:

  1. Dia selalu cuekin gw (walopun klo gw pikir-pikir... kayaknya semua orang cuekin gw deh...)
  2. Dia ga pernah liat gw (bukan berarti gw neh “Syaiton” yang kagak bisa diliat...)
  3. Dia ga pernah senyum ama gw (yah iyalah, paling dia mo senyum klo gw tari bugil didepan dia sambil bawa payung n diiringin dengan lantunan suara gendang trus ada yang teriak “Sarimin pergi kepasar...”)
  4. Dia ga pernah ngajak gw ngomong (hmmm... disini gw pikir “paling karna mulutnya bau trus malu ngomong ama gw, ato jangan2 dia minder plus kuadrat grogi klo lagi ngomong ama gw karna gw ini.... KEREN... iya yah, yah iya dong????)
  5. Dia ga pernah mo dekat dekat ama gw (huhuhu... waktu disini gw pikir apa gw sebau bau-nya yah???)

Dari kejadian diatas gw langsng pikir pikir (sampe kebisaan buruk gw “ngupil” gw tinggalin), neh kira kira berlangsung 4 setengah hari... hmm kayaknya gw musti merubah penampilan gw neh supaya tampak menarik didepan semua binatang, eh.. manusia ding... dan mereka bisa merasa kagum akan diri gw... (dalam hati pun gw tertawa “HA..HA..HA..”)

Salah satu keajaiban yang terjadi pada diri gw adalah... gw jadi harum... ilfil... dan yg jadi korban pertama gw pada suatu kejadian aneh ini adalah farfum Bokap gw, dimane gw sembunyi-sembunyi masuk kedalam kamar Bokap dan gw pundengan sukses jadi harum ala Bokap-Bokap... dan anak2 sekelas gw tambah berfikir aneh akan bau gw yang konon kata teman teman gw... ANEH bin AJAIB... gimane ga aneh coba masa masih SD kelas 2, ingus masih blom tau bersihin, klo pake baju masih dibantu, malah klo mo E’E’ masih minta dicebokin, klo makan malah masih sering disuapin, dan ternyata baunya dah kayak Bokap-Bokap??? Kontan aje satu kelas dah pada ilfil gitu klo deket2 ama gw... dikirain gw neh sebenarnya Bokap-Bokap yang lagi nyamar jadi Anak SD, karna lagi ada teroris yang pengen ngeledakin sekolah pake bom jadi gw diutus tuk menyelamatkan SD ini dari serangan teroris tersebut... Dan akhirnya pujaan hati gw pun dengan sukses makin menjauh dari pandangan gw, boro-boro mo ngeliat gw, ngenyium bau gw dari jarak 10 meter aja (yang berbau Bokap-Bokap itu) dia lalu menjauh dan pura - pura bersembunyi, klo gw lagi liat dia sedang bersembunyi (karna ngeliat gw kayak lagi liat “Gorilla Lepas” yang lagi jalan bawa “Pisang Busuk”) dia pura – pura lagi maen petak umpet gitu ama teman – temanya, trus dia nganggap gw ga pernah ada dan gw neh cuman “Bayang-Bayang Ilusi” (dipopulerkan oleh Anggun)... huhuhuhu betapa malangnya diriku... tapi... gw ga bakalan patah semangat untuk mendapatkan sebuah senyuman dari dia... dan akhirnya gw pun berusaha tuk tampil menawan (dewasa) didepan dia... dan pada suatu waktu gw pun memberanikan diri tuk membuat “Surat Cinta” untuk dia dan dengan setangkai “Bunga Mawar” (bunga yang gw colong disamping gereja dekat sekolah gw)... dan dihari itu pun gw kasiin dia didepan pintu gerbang sekolah gw dan berkata ama dia “Neh surat buat kamu”... dan... akhirnya apa yang gw nantikan dari diri dia gw dapatkan juga.. seutas “Senyum” manis dari bibirnya pun merekah dan membuat hati gw berdegup kencang, sekencang angin torpedo, dan daun-daun pun berjatuhan, rumput-rumput pun bergoyang, ayam pun berkotek, dan jangkrik pun mengeong (loh kok mengeong???)... dunia neh kayak milik gw ama dia... dan sesaat setelah semua kejadian itu terjadi... angin semilir pun datang membawa segelintir suara yang agak redup dan samar samar, mengatakan.... Wan.... Wan... Bangun nak... dah mau jam 7 loh, natar terlambat ke Sekolah lagi (suara Nyokap gw)... dan gw pun kontan menyadari bahwa itu hanyalah.... MIMPIII... hahhhhh mimpi yang sangat menyedihkan... tapi ga apa apa ding yang penting misi gw tuk dapatin senyum dia dah terpenuhi dengan sangat sukses... yah sekali lagi walopun itu semua hanya... MIMPIII... kira kira kayak gini neh Suratnya...

Namun sehari setelah gw mimpi, ada satu kejadian yang sangat membuat gw heeran dan bertanya2... apakah ini mimpi lagi... gw cubit pipi gw... dan... auww.. neh bukan mimpi... hari ini gw dapat kenyataan bahwa si Ati dah pindah sekolah keluar kota lagi karna bokapnya dipindah tugaskan lagi keluar kota... dia pun meninggalkan gw... belom juga sempat ngomong ama dia bilang gw suka ama dia, eh dia dah pergi duluan... Hikzzz menyedihkan...

Di Tahun 2001 berakhirlah petualanganku, dengan banyak kejadian kejadian “Aneh bin Ajaib”, yang mungkin klo gw ceritain bisa jadi buku tebal, malah bisa berseri, dan juga kemungkinan bisa “Best Seller” kayak “Harry Potter”... Insya Allah...

Wasalamulekum...

Monday, January 07, 2008

Waktu TK

Asalamulekum...


Umur gw pun beranjak ke 5 taon tepatnya pada taon 1993, dan umur seharusnya anak TK tuh 6 taon, tapi gw ngerengek dah pengen TK, dan tau aja kan klo keinginan gw ga terpenuhi bisa bisa seluruh rumah gw corat coret n ranjang gw banting banting, danupil gw lempar kesana kemari (kayak maen yoyo)... dan akhirnya gw pun resmi jadi anak TK-an pada umur 5 taon itupun dengan terpaksa dan berbagai bujuk rayuan dari nyokap gw ke kepala sekolah TK-gw yang konon teman bergosipnya Nyokap gw... n moreover, kan Nyokap gw kan penjahit, trus yang ngejahitin baju anak TK tuh Nyokap gw, jadi sekalian gw dibuatin deh satu, yah tentu dengan rengekan gw terlebih dahulu lah... eh iya nama TK gw TK Aisyah

Di TK Aisyah kenakalan gw pun menjadi-jadi, ditambah dengan gw ngajak satu teman gw yang agak gila masuk ke geng gw, nama-nya Kama ato Kamaruddin, neh orang ngajarin gw nbanyak hal, dimulai dari cara pipis dari atas seluncuran yang sering dipake main anak TK, ngegoda guru TK, nge-gampar anak TK yang badannya lebih gede, memalak, sampe cara ngebuat anjing tetangga samping TK gw marah dan akhirnya ngeburu gw n si Kama, dan satu lagi yang paling sering dilakuin Kama tapi yah tentunya gw jarang lakuin, yaitu ngeliat celana dalam anak perempuan (wah baru TK aja dah ngelakuin hal sebejat ini, apalagi klo dah gede’), sehabis dia ngeliat celana dalam tuh cewe, ga peduli cewe tuh anak TK, SD, SMP, sampe bibi2 yang ngejual gorengan didepan TK dah dia liatin, trus dia ceritain lagi ama gw klo cewe itu pake celana dalam pink lah, motif bunga2 lah, ijo lah (“ahhhh jangan2 kolor ijo lagi, si Kama mungkin salah liat” batin gw berbisik), dan banyak lain sebagainya... dan Kama pun tak berhenti klo belum digampar ama orang yang dia liatin celana dalamnya... Dont Try This At Home... Waktu itu gw pernah mikir2 neh si Kama, waktu bayi, diakasi minum susu Gorilla apa yah? Kok liar amat disamping itu juga terbesit dalam pikiran gw apa neh anak dikasih makan anak Babi Hutan, yang seharusnya dikasih makan bubur... hehehe...

Di TK ini juga gw pernah jatuh cinta ama seorang cewe manis yang jarang ngomong, dan setelah gw selidikin bersama my Partner In Crime si Kama ternyata neh cewe anaknya Kapolsek, so dia tinggalnya di Asrama Polisi, disini gw jadi agak aneh, sering ngelamun lah, sering keingat ama dia lah, sering makan rumput lah (yah ngga lah kirain gw sapi???)... tapi satu hal yang ga pernah gw lakuin dan itu juga yang selalu ngebuat gw deg-degan klo dekat dia... yah gw gak pernah NGOMONG ama dia... dan penyakit ini gw namain “Sindrom Deg-Degan” sampe sekarang neh penyakit belom gw dapatin obatnya, makanya gw jadi jomblo sampe sekarang.... hehehe... tapi dia TK-nya cuman setaon dan pindah keluar kota coz Bokapnya dipindah tugaskan keluar kota... gw pernah ketemu sekali ama dia waktu liburan setelah selesai SMA, awalnya seh dia senyum2 gitu dan tau kan gw punya penyakit apa... sindrom deg-degan... yah gw balas dengan senyum kecut gitu, layaknya jomblo abadi yang telah diasingkan ke sebuah tempat yang jauh dari peradaban dan ga ada cewe disana (emang kok, kan SMA di pesantren)... duh GILAAAA dia tuh CANTIKKK banget sekarang, dan yang paling ngebuat gw tambah gila adalah... DIA MASIH NGINGAT GW... yah iyalah tiap pulang sekolah tuh gw n Kama selalu ngikutin dia dari belakang sampe kerumahnya, padahal ga pernah ngomong loh?? Jadi dia masih ingat ama muka mesum gw... dan pas dia mo ngajak gw ngomong, gw dah lari duluan, takut penyakit gw tambah parah, dan gw pingsan disana karna ga bisa ngomong kan bisa jadi kacau gitu... dan besoknya gw cari-cari dia coz nyesel kmaren ga ngomong ama dia, eh dianya dah ga ada lagi... ternyata kmaren tuh dia pengen nyapa gw tuk terakhir kalinya coz dia pengen keluar daerah kuliah... HAAAAA NYESEEELLLL... dan gw pun menitikkan aer mata, tapi cuman dalam hati... inilah cerita cinta gw yang pertama... hikzz..

Eh iya nama tuh “First Love”-ku itu Nana, mukanya tuh agak ke Jepang-jepangan, matanya sipit, kulitnya putih... duh sampe sekarang tuh masih terbayang bayang terus loh... makanya gw niat dari sekarang tuk nyari cewe yang kayak dia, mmm lebih cuantik lagi ding... minimal agak ke jepang-jepangan gitu... hehehe...

Setelah selesai TK Aisyah selama 2 taon pada taon 1995, iya 2 taon coz kata guru TK gw masih blom bisa apa2 tuk ngelanjutin masuk ke SD, kan rata2 teman TK gw selesai cuman setaon, kecuali satu orang... yah teman baik gw... si Kama yang masih setia nemanin gw melakuin kenakalan yang luar biasa, gw dan Kama pun resmi jadi anak SD di salah satu SD yang bernama SD MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negri), kata Kama dia pengen satu SD lagi ama gw, coz gw neh orangnya keren (heheehe)...

Wasalamulekum...

Friday, January 04, 2008

Tak Kenal Maka Kenalan Dulu Donk

Asalamulekum...

Hehehe setelah mengingat pepatah yang pernah terbesik ditelinga gw yang berdendang "Tak kenal maka kenalan dulu", tuh pepatah yang gw dengara bener ato ga (gw ga peduli), yang jeals gw mo perkenalin diri gw... Hehehe (pake logat Shinchan)...

Oke, nama gw yang sebenarnye seh, setelah dapat cerita dari orang orang yg kagak dikenal konon aseli dari hasil rapat besar besaran keluarga gw pada tanggal 25 Agustus 1988, bertepatan 2 hari setelah gw hadir dimuke bumi ini (23 Agustus 1988) pada jam 18.15-18.30 (tuh tahun perang diponegoro kan), ke 3 kali gw mengoek, 89 kali gw E'E', 9 kotak susu bubuk ludes gw embat, 87 kali nge-goda anak pak RT yang kebetulan tetangga gw yang cantik itu loh, dan 4 kali maen bola denga Maradona, beserta 8 kali nonjokin anak kambing tetangga sebelah yang selau aja mengembek (halah semakin ngawur), dimana rapat gede gede an itu dihadiri langsung oleh Bokap gw (sebagai Pemimpin rapat ato PRT, bukan Pembantu Rumah Tangga ye..???), Nyokap (sebagai Sekertaris PRT ato SPRT) , Oma (sebagai Penasehat yah jelaslah rajin minum Susu kok), Opa(sebagai Penasehat juga karna takut Osteoporosis), Kakek (ikut2 jadi Penasehat), Nenek (same ikut ikut juga jadi Penasehat), beserta Sepupu2 n beberapa kompi keluarga laen (yang jadi supporter... halah neh kayak pertandingan balap karung aje ye, pake supporter), dan tak lain tempat rapatnya adalah Rumah gw (yah jelaslah masa dikandang seh??) di salah satu kota kecil yang sangat berkembang yang bernama Makale (hah bukannya tuh desa terpencil yang jauh dari peradaban??), di kabupaten yang sudah tak lazim lagi didengar dan sangat beribawa Tana Toraja (Tuh kabupaten dimane??), di propinsi Sulawesi Selatan (yabg bentuknya K klo liat peta Indonesia), yah tentu sahja di Negara Indonesia tercinta, dan ter korupsi...

Lanjut, dari cerita diatas dapat disimpulakan nama gw yang aseli dan sebenar benarnya adalah Muhammad Iwan Muharram, kata Muhammad diambil dari nama Nabi dan Rasul kite yang katanya dapat ngebawa dampak baik dimuka bumi gitu, aminnnn..), trus lanjut ke kata Iwan yang diambil dari kata Ichwan (bahasa Arab) yang berartiTemanjadi gw tuh orangnya mudah bergaul n ga pernah milih milih teman (Insya Allah), dimulai dari binatang ternak sampai binatang buas gw temenin (asal ga ngegigit aja, klo kesampean gw bunuh juga.. ^_^), orang gila sampe orang waras gw temenein (asal jangan ngajak gw berantem aja??), sampe buah buahan dan sayur sayuran juga gw..... yah gw makan lah... dan yang paling parah nya lagi orang2 yang jadi teman gw dan orang2 yang udah kenal gw bilang gw neh KEREN... heheehe... dan yang terakhir kata Muharram diambil dari salah satu nama bulan dari kalender Islam yang kebetulan pas gw nongol di bumi waktu tanggal 1-nya... hebat kan... trus neh kata Muharram dibelakang cuman gw satu satunya di bumi ini yang pake dibelakang nama... hehehe...

Tapi berdasarkan dari penjelasan nama gw diatas, kayaknya terlalu menjadi beban buat gw untuk sekarang ini, karna terlalu berat men... Jadi gw ngerubah dikir nama gw menjadi Iwan Armstrong (dan bertahan hingga sekarang), kenapa gw memakai nama Armstrong dibelakang nama gw, coz karna satu alasan yang mendalam dan patut diperhitungkan juga, adalah tak tak lain dan tak bukan karna... KEREN aja... hehehe... n eh iyah karna nama belakang dari Vokalisnya Greenday Billi Joe Armstrong... yang kebetulan band favorit gw...

Gw juga pernah dibawa ama tante gw yang “Maniak Masakke Pare-Pare coz katanya dia kan PNS trus lagi di tugasin kerja di Pare-Pare n dia minta izin ke Nyokap gw tuk bawa gw (katanya seh gw anak Nyokapku yang paling imut gitu), tuk diasuh dan tuk nemenin dia tinggal disana beberapa taon, waktu itu gw masih berumur sekitar 1 taon, jadi blon tau apa2, nama tantte gwTante Li’”... disana gw dikurung disuatu rumah (yah kayak ayam dunk??) ga bisa keluar tuk ngegoda cewe’2 lah, ngeceng di mol lah, dan yang paling bikin gw suntuk gw gak bisa keluar tuk jumpa pers (yah, jalan aja belom terlalu lancar, dan ingus aja belom bisa bersihin sendiri mo ngegodain cewe???)... Gw disana sekitar 2 tahunan, dan tiap harinya gw di-opor (bukan makanan!!) kayak maen bola gitu ama teman kerjanya tante-ku, mana semuanya tante2 lagi, ga ada yang masih muda lagi, hari ini ama tante Teresha, besok ama tante Diana, besoknya lagi ama tante Nirmala, dan beberapa tante2 lagi yang udah gw lupa namanya, wah gw kayak maenan pengusir bosan ama tuh tante tante... untung aja gw ga disiksa kayak di film-film, disiram aer panas lah, disetrika lah, di-injak-injak lah... dan yang lebih parah lagi untung gw ga di jual di pasar loakan... hahaha untung aja yah... tapi ada yang membekas dari tuh tante tante ama kesehatan fisik gw yang untungnya dah sembuh waktu gw masuk pesantren, yaitu Tembem kayak Bakpao di Pipi gw, gimana ga tembem klo tiap hari ketemunya ama tante tante trus pipi gw diremez remez kayak Indomie, trus tante2nya ada banyak lagi, dan akhirnya waktu gw balik ke kampung halaman gw yang tercinta Tana Toraja, yang terasa bagaikanSetitik mata air, ditengah Gurun”, dengan sukses nyokap gw ngatain gw “Duh beli bakpao kok di taruh di muka???”, gila banget tuh masa nyokap gw bilang pipi gw bakpao?? Tapi intinya seh gw masih imu n keren gitu dunkzz...

Setelah beberapa tahun berlalu, tepatnya waktu gw kelas 2 SMA, tuh tante tante yang kmaren ngasuh gw, pada datang ke rumah gw, kan kebetulan juga hari itu abis lebaran gitu, dan kata mereka mau reunian di rumah gw... trus gw bilang dalam hati (“Mati gw!!! jangan2 mereka datang tuk membuat pipi gw jadi kayak bakpao lagi”)... dan tenyata mereka emang nyariin gw, dan berikut cuplikan dialog gw dengan tante2 itu di rumah gw:

Gw: Waduh mati gw, jangan2 mereka nyariin gw mo di jadiin bakpao lagi!!!

Tante Li: Iwan, ini loh tante2 yang kemaren ngasuh loe di Pare-Pare??

Gw: Oh... (dalam hati gw bilang ini toh yang ngebuat gw jadi Bakpao)

Tante-Tante: Haiii, Iwan (mereka serempak manggil gw)

Gw: Tersipu malu... (disapa banyak tante tante yang lagi haus darah)

Tante Teresha: Wah sekarang Iwan dah gedeyah, tambah ganteng lagi?

Gw: (dengan gaya sok keren gw jawab) Oh iya donk tante, kan udah gede’?

Tante Teresha: Tante cuman bercanda kok..??

Gw: (dengan mimik super dongkol gw jawab) Makasih..??

Tiba tiba Tante Diana yang super gueeddedateng dan nyapa gw..

Tante Diana: Hayy Iwan, kabarnya gimana?

Gw: Baik-baik aja Tan... (Tan...ker gw terusin dalam hati)

Tante Diana: Udah punya pacar blom??

Gw: Belom? (dengan mimik jomblo keren ato disingkat JOKER)

Tante Diana: Wah gak laku yah, duh kasihan..??

Gw: (Lagi2 super dongkol) gw jawab MAKASIH...

Trus gw liat di kursi si tante Nirmala dah mo bangkit dari tempat duduknya tuk nyamperin gw, gw dah mikir pasti neh tante mo ngeledekin gw juga, lau gw ngambil inisiatif... dan gw pun bilang ke tante2 itu..

Gw: Maaf yah, tante2 aku mau ke rumahnya teman aku dulu yah, dah ditungguin neh... (gw ngucapin dengan gaya anak SD tahun 80-an, dan langsung cabut ninggalin mereka... dalam hati gw tertawa kemenangan... HAHAHA)

Gw sempat nengok kebelakang, liatin mukanya tante Nirmala, duh gw sempat ibah juga seh ngeliatin dia, tapi yah sudahlah... paling dia juga cuman mo ngerjain gw...heheehe...

Dari kecil gw dah jadi orang keren yang selalu memikat hati semua orang yang ngeliat gw, dimulai dari Nyokap gw yang selalu ngasih gw uang jajan sebelum kesekolah (karena katanya gw keren coz rajin menabung... gak nyambung kan??), dan juga Bokap gw yang dari kecil sampe gw SMP kelas 3 selalu setia membuat pantat gw membiru kayak tempe gosong dengan pemukul Rotan andalannya yang selalu digantung didepan kamarnya (konon katanya kenakalan gw tuh keren keren semua sampe2 ga lazim dilakuin oleh anak2 seumuran gw), kayak mecahin gelas, piring, sampe ngebanting-banting sofa n makan sambil ngupil di meja makan, dan tak lupa juga gw corat coret dinding dengan bahasa yang gak layak diucapin anak2 seumuran gw klo lagi kesel ketinggalan nonton film Power Ranger di minggu pagi (ya iyalah pantesan sering di tabok ama Bokap)... dan ritual rutin gw klo hari minggu dari jam 6 pagi sampe jam 1 siang tuh nonton film cartoon di depan tv... sampe makan juga di depan tivi, jungkir balik ama sodara sodaraku di depan tivi, gigit jari coz terlalu seriuzz nonton tivi, segala sesuatu gw lakuin didepan tivi pada jam 6 pagi sampe 1 siang didepan tivi kecuali dan hanya satu yang ga pernah gw lakuin bahkan ga pernah mau gw lakuin coz gw tau resikonya yaitu... E’ E’... (ya iyalah gw bisa dibunuh ama Bokap gw klo ketahuan E’E’ didepan tivi)... sampe jadwal film yang disiarkan di RCTI, SCTV, TPI, dll, gw hapal bahkan gw buatin list-nya didinding kamar gw... dan kegiatan ritual gw ini berlangsung sampe gw tamat SMP, coz waktu SMA gw di Asramakan di salah satu pesantren n parahnya dan bikin gw dongkol dan sempat menggegerkan alam sadar gw bahwa disana ga ada tivi... gw sempat histeris beberapa saat, dan membayangkan diri gw ada di zamanPra Sejarah”, dimana peradaban tenatang tivi masih terasa tabu di dengar, padahal separuh hidup gw ada di tivi... hikzz...

Prinsip gw adalahMelakuin Apa Aja Selama Gw Bisa Lakuin” (original dari gw), “Impossible is Nothing” (logonya NIKE), “Today Better than Yesterday” (prinsipnya Nabi Muhammad), dan "Hidup neh terlalu Indah tuk Dilaluin tanpa melakukan apa2" (original dari gw)... Gw paling cinta ama yang namanya SENI, diantaranya: Graffiti, Caricatur, Gambar, Lukis, Corel Draw, Masak, sampe seni Tari juga gw suka, terutama Tari Salsa, n tari Capoera (tuh tarian apa karate yah..)...

Neh sekedar kapur sirih-nya nenek2 yang tinggal di desa dari gw...

Wasalamulekum...