Thursday, September 11, 2014

Monotony

I'm starting to become a figure in the novel Nietzsche's Zarathustra.

I'm starting to enjoy the solitude, away from the bustle of man, began a friendship with a fictional character that I created myself.

I said do not care, but I'm just joking with reality, give hope action reaction, teasing.

They begin to not care, they move away, become part of the mainstream, the earth stopped spinning, all human beings want to live in monotony.

I ran away, and human civilization must evolve.

Jogja, 11/09/2014

Saturday, September 06, 2014

In My Mind

I though then I do, too much makes this world smallest than it was, call me an ego, call me arrogant, I can do anything by my self.

People come, throw smile then leave, I know no one will stay for a long, stay away I know I rather be alone, travel alone like 60s lonesome travelers.

Capture all the human faces into my brain, too many lies in every wrinkles, I drawing them, I wrote them into my absurd story to tell, I share, no one will read, no one will care, I know just leave it alone.

Time by time, thousand moment and lie passing by, hundred place have been travels, I need lonely place, I need no one on my side on this time, I wanna getting lost, God please bless me money.

Look at her eyes, peace, happy, I don't wanna be alone anymore, God don't give me money, just make her love me.

Jogja, 8 Agustus 2014, 20:10

Saturday, August 23, 2014

26

26 hell awaiting, towards eternal, silent song of the dumb man...
He walk and decide to be a clown, leaving love and stay on arts, begin to change lot of things...
He find new love, new heart to facing the future, with universe blessing, she's gonna be mine.
Future come too slow, all people around just starring and asking 'what you doing?', yesterday is nothing...
Today something great gonna started, all of you gonna see, universe with me now, I am gonna be famous...
Jogja, start 26, today.

Wednesday, August 06, 2014

Kenangan

Lelaplah tidurmu malam, bersemu di tengah selimut kabut dan bintang utara, aku si timur menunggu kabar, hadir bersama biru langit yang telah lama mati suri, ingat-ingatlah barat, dia tengah meniduri si selatan, padahal kemarin ribuan kata manis diberi bertubi-tubi padamu.

Saturday, August 02, 2014

Daun

Jatuhlah dia ketanah karena tua, kering kerontang, lenyap dan yang baru bermunculan, ratusan tahun berlalu, pohon tambah besar, daun semakin banyak, yang berguguran juga tak sedikit, waktu hanya bagian dari siklus, siang malam itu kawan, musim berganti tanda hati gampang goyah...

Aku dan kau, belum juga memulai, gugur satu persatu, kepercayaan dalam bualan, mengakar pengetahuan, rasa penasaran, benci dan cinta datang bersamaan, kau berpikir sama persis dengan apa yang sudah terjadi disekitarmu, rasa sakit hanya latihan untuk menjadi kuat, tangisan malah melemahkan, kini kau sudah tak percaya, kau menjauh, menghilang, entah kemana.

Aku adalah angin, selalu ada bahkan tak kau inginkan, selalu kau cari tapi ketika ada tak kau gubris. Kini aku pergi, tapi akan selalu ada disekitarmu, tidurlah, aku selalu mendongeng di telingamu...

Jogja, 2 Agustus 2014. 01:21

Wednesday, May 28, 2014

Jatuh Cinta

Dulu kenapa kau pendam? Tak kau buka walau sedikit, tak percaya kau pada apapun, bahkan buat diri sendiri.

Sempat kau salahkan waktu, salahkan takdir yang membingungkan, salahkan semua, kau siksa diri sendiri, kau lupa raga ada hatinya, kau caci diri sendiri, kau sakiti diri sendiri lewat kenangan.

Tujuh tahun berlalu, kau bertemu dia lagi, yang dulu membingungkan sekarang sedikit jelas, tak ada lain yang kau punya selain harapan, harapan tanpa harap apa-apa.

Kau mungkin terpana sekarang, cantik itu luka.

Kau rasa penuh hayat, tengah berbunga-bunga kau rupanya, harapan kau selip ditiap doa, harapan yang kau sendiri sangat harapkan, sebagai akhir dari perjalanan, perjalanan dalam kesendirian.

Jangan lagi ada kepura-puraan, lepas kata penuh makna, beri senyum pada tiap langkah, cantik itu luka, biar hati yang melihat dan berbicara, biar waktu dan kejujuran tunjukkan jalan.

Aku sedang jatuh cinta, tujuh tahun telah berlalu, bahkan sebelum cinta pertama, biar waktu yang tunjukkan jalan.

Aku jatuh cinta, jujur tanpa perlu berpura-pura, biar waktu tunjukkan jalan, ada Tuhan disana.

Jogja, 28 May 2014, 00:43

Wednesday, May 07, 2014

Orang Gila

Orang gila berlarian, orang gila berlompatan, orang gila menari ria.

Matahari terbenam, kopi diseduh, orang gila menyanyi merdu

Matahari terbenam, langit keperakan, orang gila bercanda dengan alam.

Anak kecil bermain bola, anak kecil tertawa riang, orang gila dikeluarkan dari sekolah.

Anak kecil kena gampar, orang gila diterlantarkan.

Kemana manusia, kemana perasaan, orang tua dititip panti asuhan, kemana lagi keluarga, anak dibesarkan pembantu.

Kemana lagi kawan, semua menangis, semua tertawa, orang gila menulis cerita.

Orang gila menjadi pemimpin, diktator dan senang membuhuh, darah dimana-mana, orang gila tertawa.

Orang gila disini, orang gila disana, orang gila dimana-mana.

Jogja 07/04/2014

Wednesday, April 30, 2014

Philosopher

I am the philosopher,
Could you see in every single dots that I put there have different question to another dots?
I separated my life in only two things,
One for thinking and the rest for doing,

I don't wanna work for being slave of government or company,
I make my own company with love, I hire someone else with love, in another words I work for love,

What I know and I do believe,
Love is not for only two person,
Love is universal,
Love is for all human being,
Love is for all animals so don't eat them,
Love is for nature as the places we life,

For better world, for better civilization, for better in any aspect of human to nature life...

Jogja, 30 April 2014, 16:56

Tuesday, April 22, 2014

Bumi

Kupijak kakiku disini, aku pun kencing dan berak dimana-mana, tak ada aturan pikirku, aku Tuhan untuk diriku, aku binatang yang berwujud manusia, hanya tampilan saja, otakku tak ada, hatiku tak usah ditanya, aku malah baru saja tahu kalau aku punya perasaan.

Setelah mereka mulai bercerita ketelingaku lewat bisik dedaunan rimbun yang dibuai angin, nyanyian lirih ombak yang menghantam karang, gemericik air bening yang mengalir melewati bebatuan, hujan yang perlahan jatuh beriringan, aku tak pernah lagi merasa kesepian setelah itu, reaksi bodoh yang kulakukan waktu menjadi binatang dulu sudah terasa begitu menjijikkan, aku bangun sekarang, ketika dilaut aku tutup mata maka ombak dan tiupan angin seolah merasuk dalam tiap tarikan nafasku, aku bagian kecil dari mereka, alam, gunung dan lautan, bumi.

Suasana kota yang dulu ku idamkan, kini menyesakkan, bunyi kendaraan, klakson dan tarikan gas yqng berlebihan membuyarkan imajinasiku, aku muak dengan kota, aku muak dengan manusia yang ada di kota, aku muak dengan basa-basi serta sopan-santun yang penuh intrik.

Bumi kini sedih, keriput semakin banyak di wajahnya, gunung-gunung mulai meletus dimana-mana, udara semakin panas, kesejukan menjadi barang langkah, ah bumi, bumi kita.

Selamat hari bumi.

24 April 2014
22:02

Monday, March 31, 2014

Indonesia

Indonesia sebenarnya punya siapa? Yang punya orang jawa. Semua yang terbaik dari pulau lain di bawa ke Jawa, semua kekayaan alam yang ada di pulau lain dibawa ke Jawa, semua pajak yang ada di pulau lain di bawa ke Jawa, semua media massa, buku, perkembangan, universitas, dan lain sebagainya ada di Jawa. Semua pemimpin Indonesia dari Jawa, ada sekali dari luar yang baru saja mulai memimpin tapi sudah di turunkan, karna dianggap bodoh.

Rasis? Apa karena kenyataan yang di ucapkan lantas dianggap bodoh? Kemana pikiran?

Indonesia punya berapa pulau? Ada 27 ribu pulau yang ada manusia tinggali, ada puluhan ribu yang lain yang belum dihuni manusia. Bagaimana kabar jalan raya, pembangunan rumah, kesejahteraan di Papua? Padahal disana pulau ladang emas. Apa kabar transportasi laut, darat, dan udara di Indonesia Timur sana? Apa kabar senayan yang lagi pesta topeng monyet? Apa kabar kawan Papua di kaki gunung Cartens yang jumlahnya ada ratusan suku yang berbeda. Apa kabar hidup hedon di Jakarta sana? Bahkan mereka sendal jepit Swallow pun dianggap barang mewah.

Aku cuma mendongeng, cerita diatas bohong. Kalau ada kesamaan yang terjadi di kenyataan itu diluar konteks.