Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Sunday, June 05, 2011

Musim

Dan akhirnya ada yang berulang tahun, tahun kemarin kembali dirayakan dengan perayaan yang sedikit berbeda dan dengan ucapan yang sama, selamat ulang tahun untuk siapa pun yang merayakan, hari kemarin lebih baik dari hari ini, tahun kemarin lebih baik dari tahun ini, semua berjalan seperti tiupan angin dari timur ke barat, bertiup dengan kencang sekencang roller coaster di pasar malam, tak ada yang menghentikan, karena memang kebahagiaan selalu diharapkan. Mentari belum juga bersinar, hari kemarin baru lewat dengan denting jarum jam yang telah leat 24:00, semuanya berteriak kegirangan, entah apa yang mereka maksud, mereka hanya berterriak penuh euforia dengan harapan agar ulang tahun mereka juga di hari mendatang juga dirayakan, dengan kue, dan dengan a[i yang menya;a diatas lilin.

Ah manusia bodoh, apa kalian tahu jikalau bertambah umur maka kematian semakin dekat menjelang? Kalian tak mau tahu, yang kalian cari dalam hidup hanyalah kebahagiaanj, kebahagiaam sesaat yang kan berakhir setelah tiupan lilin berakhir.

Tapi selamat menempuh tahun baru, untuk anda, dan untuk kalian yang merayakan.

Wednesday, July 09, 2008

Manusia dan 6 Persimpangan

Asalamulekum…

Udah lama neh kagak merenung renung lageh, dan untuk refresing otak lageh dan mikirin tentang apa aja yg udah kita lakukan dan apakah itu udah nguntungin diri kita sendiri dimata Allah S.W.T. dan nguntungin orang laen yg ada disekeliling kita...

Coz manusia itu diciptakan ke bumi mengemban 2 buah amanat yg harus dilakukan dengan baik dan benar... yaitu dalam bahasa Arab bilang "hablum minAllah wa hablum minannas", kalo bahasa Inggris bilang "relation between God, and realtion between human", dan kalo bahasa Toraja bilang "ma' peranggi sola pong mata'Ala, maperanggi sola sangmane'", tentu saja dalam bahasa Indonesia bilang "hubungan dengan Allah, dan hubungan dengan sesama manusia..."

Dan cobalah berenung sejenak...

Dan baca ceritanya...


Dahulu kala Abu Bakar r.a. pernah berkata pada rakyatnya sewaktu menjadi khalifah, "Sesungguhnya iblis itu senantiasa berdiri di depanmu, jiwa ada di sebelah kananmu, nafsu ada di sebelah kirimu, dunia ada di bagian belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah S.W.T. di atasmu.”


Iblis terkutuk senantiasa mengajakmu tuk meninggalkan agama dan kepercayaanmu, jiwa mengajakmu ke arah penuh akan maksiat, nafsu mengajakmu memenuhi bejadnya syahwat, dunia mengajakmu supaya lebih memilihnya daripada akhirat, dan anggota merasuk tubuhmu untuk melakukan dosa. Dan Allah S.W.T. mengajakmu masuk Syurga serta mendapat keampunan-Nya, sebagaimana firman-Nya yang berbunyi, "...Dan Allah mengajak manusia ke Syurga serta menuju keampunan-Nya..."


Siapa yang mengikuti ajakan iblis, maka akan hilang agama dan kepercayaan dari dirinya. Sesiapa yang memenuhi ajakan jiwa, maka akan hilang arti hidupnya. Siapa yang memenuhi ajakan nafsunya, maka hilanglah akal dari dirinya. Siapa yang memenuhi ajakan dunia, maka hilanglah akhirat dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan anggota tubuhnya, maka hilanglah syurga dari dirinya...

Dan siapa yang memenuhi ajakan Allah S.W.T., maka akan hilang dari dirinya semua kejahatan dan ia akan memperoleh semua kebaikan."


Iblis adalah musuh manusia, sementara manusia adalah sasaran iblis. Oleh itu, manusia hendaklah sentiasa berwaspada sebab iblis sentiasa tepat pada sasarannya.


Cerita diarrasement oleh the Armstrong yg didengar dari khutbah Jumat... hehehe...

Hopes has a benefit for all...

Wasalamulekum…

Thursday, May 22, 2008

Renungan Kata Syukur

Asalamulekum…

Hadduh keknya gw bakal sering sering merenung neh, keknya terlalu banyak sesuatu dalam diri ini yang harus dirubah menjadi lebih baik dimata Tuhan Allah SWT...

Sudahkah anda sekalian bersyukur atas segala nikmat yang Allah SWT berikan, setelah dibangunkannya sodara sodara sekalian dipagi hari yang cerah dari tidur malam yang begitu indah dengan ditaburi bunga mimpi, setelah sodara sodara sekalian mendapatkan hari hari yang begitu menyenangkan dalam hidup, setelah sodara sodara sekalian mendapatkan apa yg sodara inginkan…

Berikut cerita dari orang orang yg bersyukur…

Dahulu kala di jaman Nabi Musa AS memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Diantara mereka tentu ada yang kaya dan juga ada yang miskin.

Disuatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Ia terlihat begitu miskin hingga pakaiannya compang-camping dan begitu lusuh dan berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa AS,

Si Miskin: "Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Tuhanmu Allah SWT permohonanku ini agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya.”

Nabi Musa AS: (tersenyum dan berkata kepada orang miskin itu) "Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT.”

Si Miskin: (agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata) “Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja!. "

Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang tersebut disamping badannya bersih juga pakaiannya tampak rapi. Ia berkata kepada Nabi Musa AS,

Si Kaya: "Wahai Nabiullah, tolong sampaikan pada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikan orang miskin, terkadang hartaku ini menggangu.

Nabi Musa AS: (pun tersenyum, lalu ia berkata) "wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT.”

Si Kaya: (dengan terheran heran menjawab) “Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT? Allah SWT telah memberiku mata yang dimana membuatku dapat melihat. Telinga yang membuatku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang membuatku dapat bekerja dan juga telah memberiku kaki yang membuatku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya"

Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian yang terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin, Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT.

Yah, mensyukuri apa yang ada di diri kita memang tidak gampang, terkadang kita pikir bahwa apa yang ada di diri kita ini kurang dan pengen lebih dari yang ada sekarang ini, namun tahukah sodara sodara sekalian kalau Allah SWT itu “Maha Adil”, dan juga Allah SWT ga akan memberikan cobaan pada hambanya sebatas kemampuan hambanya… “Remember No Body Perfect”

So, “fabiayyi ala irabbukuma tukazziban” yang artinya Rahmat dari Allah apalagi yang kamu Dustakan…

Wasalamulekum…

Monday, May 19, 2008

Renungan Kata Bismillah

Asalamulekum…

Tahukah sodara sodara dengan kata “Bismillah”, nah kali ini gw akan bercerita tentang sesuatu yg berhubungan dengan Bismillah, dan bagaimana Bismillah itu sangat penting untuk memulai segala sesuatu, segalah macam aktifitas alangkah baiknya jika diawali dengan Bismillah, bangun tidur ngucapin bismillah, kala berpergian ngucapin Bismillah, kala belajar ngucapin Bismillah, pokoknya jika segala sesuatu diawali dengan Bismillah insya Allah segala sesuatu yg kita kerjakan akan sesuai dengan yg kita inginkan…

Berikut ceritanya:

Disuatu desa disalah satu kota di permukaan bumi ini, ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama serta enggan berbuat kebaikan.

Perempuan tua itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.

Suaminya berkata sambil mengejek, "Asyik bener yah ngucapin Bismillah mulu, Bismillah. Sebentar sebentar Bismillah."

Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya suaminya diberikan hidayah. Hingga suatu saat suaminya berkatapada istrinya: "Nanti suatu saat akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."

Untuk membuat sesuatu yang dapat memeranjatkan isterinya, dia memberikan uang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpanlah uang ini." Sang isteri mengambil uang itu dan menyimpan di tempat yang aman, namun di samping itu suaminya telah melihat tempat dimana uang itu disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan sembunyi sembunyi suaminya itu mengambil uang tersebut dan membuangnya ke sumur tua di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku uang yang aku berikan kepada engkau kemarin untuk disimpan."

Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan uang itu dan diikuti oleh suaminya, dengan berhati-hati si istri menghampiri tempat penyimpanan uang itu dan membukanya dengan terlebih dahulu membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. mengutus malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan uang itu dari dalam sumur tua itu ketempatnya semula, dan si istri mengambiluang itu dan menyerahkannya kepada suaminya kembali.

Alangkah kaget dan terheran herannya suaminya, dia merasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mulai mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.


Namun terkadang karna kesibukan yang bertubi tubi dan kebimbangan manusia dalam me-manage diri sendiri terkadang melupakan dan menyepelekan kata Bismillah…

Wasalamulekum…