Sunday, October 16, 2016
Negeri ku
Aduh negeriku yang tercinta, kerap kau pertanyakan tentang nasionalisme pada rakyatmu, nasionalisme omong kosong, di negeri ini takkan mungkin ada nasionalisme. Mungkin bakal ada sikap nasionalisme kalau negeri ini dipecah saja, tiap pulau merdeka dan keluar dari kekangan satu pulau yang berkuasa. Mungkin bakal ada sikap nasionalisme kalau kurikulum yang dipaksa untuk diserap dari ujung barat hingga ujung timur dihilangkan dan diganti dengan kurikulum yang sepenuhnya membahas seputar pulau-pulau mereka saja. Mungkin yah mungkin.
Undang-undang dan hukum negeri ini warisan barat, dimana barat tak jelas budaya mereka berasal dari mana, dimana barat dari jaman dahulu senangnya menjajah, dimana barat yah kebarat-baratan. Jadi terlalu banyak pertanyaan seputar barat yang tak jelas yang perlu dinalar dicari tahu jawabannya. Apa susah membuat undang-undang dan hukum sendiri? Apa masih kurang sarjana dan orang pintar negeri ini yang bisa bersatu membuat negeri ini berkembang dan menghindar dari kebobrokan pemimpin dan kebodohan yang merajalela?
Ah negeriku...
Samping tempat sampah, 16 Oktober 2016, 11:28
Monday, August 22, 2016
28
Just getting married 114 days ago,
Waiting alone and counting second to second,
No candle, cake and gift,
What i'm looking for in life?
How much achievment that i have?
I dont know...
Turn off the light,
See me on the mirror,
Looking fat,
With beard and moustache,
Still waiting...
Silently... Then those mosquito start to talk,
"Its all about me" they said
"And nobody care..." I said
"Its alfoght..."
Friday, April 01, 2016
Ilusi
Wednesday, March 30, 2016
Post Liberal
Jogja mendung, 30 Maret 2016, 13:15
Saturday, February 06, 2016
Judge
Sunday, January 31, 2016
Dusta
Tuesday, January 12, 2016
Money
Fucking money?
All those bullshit role,
All of the greedy asshole,
So wheres God here?
Wheres Religion here?
Fucking money is your God,
Fucking money is your Religion,
Case closed.
Good bye my love.
Jogja, 12 January 2016, 14:29
Tuesday, September 08, 2015
Parasite
Quite people have the loudest mind,
Judge as a dumb because they always silent,
People on his time make boundaries,
Faraway because they can't understand,
Those old people watching around,
Trying make sense of their existence,
Until the time showed up,
He assumed all the people to shut up,
In time people changing,
Too late to realize,
When there's no more trust left,
When pathetic life become parasite,
In the end,
Don't criticize what you can't understand...
Jogja, September 8th, 2015, 14:13
Wednesday, August 26, 2015
Tanah
Telah kujajaki, kulahkahi dengan kakiku sendiri, tanpa alas biar jelas rasanya.
Terasa semua, seolah benakku dibanting, terjerembab menuju tempat apa namanya.
Kemana lagi sekarang?
Di bermacam puncak gunung, kuteriak dan bercerita pada pepohonan serta ilalang, tentang rasa dan tetek bengeknya.
Di pantai aku tiduran di pasir, menatap lembut sang mentari, mendengar lirih sunyi sang ombak, tertegun tak tahu akan seperti apa selanjutnya.
Solo, 26 August 2015
3 hari setelah ulang tahun ke 27
Monday, July 13, 2015
Batu
Banyaknya kata menuai tanya,
Sekenanya tanpa jawab,
Hendak berbuat apa tak di gubrisnya,
Batu tak pernah melunak,
Tiga malam berlalu,
Diam itu membingungkan,
Entah apa maunya,
Semua disalahkan,
Cermin ada dimana-mana,
Sesekali lihat diri sendiri,
Mungkin salah tak kemana...
Angin membelai daun di pepohonan,
Tak pernah lupa...