<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748</id><updated>2012-02-18T17:15:48.512+07:00</updated><category term='Expedition'/><category term='Confession'/><category term='My Poem'/><category term='Cerpen'/><category term='Konser'/><category term='Renungan'/><category term='My Story'/><category term='Dongeng'/><title type='text'>Armstrong da Jimmy (Si Pendongeng)</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>223</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4279801413755486155</id><published>2012-02-18T17:14:00.000+07:00</published><updated>2012-02-18T17:15:11.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Merangkak di Teras Pagi</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt;Malaikat pun menari nari di ujung cahaya mentari pagi yang hendak bersinar, membagi hangat pada bumi dan makhluk hidup lainnya. Sinarnya redup dari kejauhan, perlahan namun pasti, hingga nanti ketika telah muncul seutuhnya maka jangankan hendak dipandang mata, dirasa oleh tubuh pun enggan, panas tak memiliki banyak kawan. Burung burung saling beradu dalam nyanyian menyambut pagi datang, bunga bunga dan pepohonan terbangun dengan perasaan malu karena telah dibuai mesra oleh sang embun, kendaraan mulai berpacu berburu dengan waktu, manusia sibuk sibuk dan sibuk, mencari sesuap nasi untuk dapat tersenyum kenyang keesokan harinya. Seperti robot yang telah di program, semua yang nampak di depan mata terjadi sesuai dengan perkiraan, anak anak kecil tanpa dosa berlarian menuju sekolah, entah mereka bahagia karena hendak mendapatkan ilmu yang nanti ketika dewasa dapat digunakan untuk membantu orang lain, atau hanya karena dapat merasakan hidup yang ditanggung oleh diri sendiri di sekolahan, tanpa orang tua yang selalu saja melarang apa yang menjadi kesenangan oleh si anak kecil. Mereka berlari mencari kesenangan, mendengarkan guru berbicara sesuatu yang sama sekali mereka tak mengerti, tidak seperti di sekolahan orang yang telah dianggap dewasa, mereka mendengarkan apa yang mereka mengerti namun sayangnya mereka tak mau tahu akan hal itu, mereka hanya ingin mendengarkan agar si guru yang melihat mereka mendengarkan dapat berkasihan memberi si pendengar perhatian lebih lewat penilaian. Apalah itu nilai? Apalah itu ijazah dan tanda kelulusan? Sebagai kebanggaan pada diri sendiri kah atau hanya untuk membuat orang tua yang membesarkan kita bisa merasa bangga dan bahagia memiliki anak seperti itu! Lantas jika dipertanyakan mengenai kepintaran untuk apakah gunanya? Kepintaran dari kata pintar yang berarti dapat berguna untuk orang lain, dapat memudahkan kesusahan, dapat menyelesaikan yang tak terselesaikan, dapat membantu orang yang membutuhkan pertolongan, pokoknya dapat berbuat sesuatu pada orang lain, dan orang lain dapat berbahagia dengan pertolongan anda. Sama seperti menjadi berguna pada orang tua dengan menjadi anak yang rajin ke sekolah untuk menuntut ilmu, walau ilmu yang diserap disana tak ada satu pun yang dapat masuk ke otak, walau ilmu yang diajarkan disana tak memberikan rasa ingin tahu yang berlebihan pada diri sendiri, tapi untuk orang tua dan tanpa memperdulikan diri sendiri maka tetap saja dijalankan. Terserah, hidup toh hanya sekedar pilihan, dipilih hendak menjadi seperti apa dan kemudian dijalani. Masalah tidak menyenangkan dan menyenangkan dapat diatur, seperti berpura pura saja, toh yang melihat kebahagiaan itu ada kan orang lain, diri sendiri hanya bisa mengelus elus dada lantas bersabar dan bersabar hingga masa tua datang membawa begitu banyak penyesalan. Mengapa saya melakukan ini dan itu padahal saya tidak menginginkannya, mengapa saya disini dan disana padaha saya tak menginginkannya, mengapa dan mengapa diiringi penyesalan yang berkepanjangan, membuat kerutan diwajah semakin bertambah banyak dengan keluhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt;“Matahari sudah sedikit memunculkan kepalanya, cahanya sudah semakin terang, sekitaran sudah nampak jelas, jalan yang basah oleh embun dan hujan bekas semalam. Kini kemana lagi akan pergi pikiran ini, tak ingin diam, tak ingin berhenti untuk mengumbar kata kata, terlalu berisik bisik bisik itu…” kupu kupu lewat membawa cerita ini dari negeri seberang tentang seseorang yang kini hanya tertinggal menjadi tak lebih dari sebuah kenangan, dahulunya di elu elukan dan dibanggakan oleh hampir semua orang yang mengenalnya, namun ketika mati berkalang tanah, dia pun di lupakan walau kadang terlintas lewas sekilas dalam ceritaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt;“Sebentar lagi saya menjadi gila, walau sekarang sudah dipanggil gila, ah apa kau pernah mendengar tentang Newton yang dianggap gila oleh gurunya karena sama sekali tak tertarik dengan pelajaran yang diberikan di sekolahan? Atau mungkin mendengar tentang cerita mengenai Sokrates yang dianggap gila oleh kebanyakan orang yang hidup dimasanya hanya karena dia selalu saja bertingkah berbeda dari orang orang kebanyakan, mengenai si Nietzche, Albert Camus, Voltaire, dan banyak lagi lainnya, mereka orang gila yang sangat menikmati menjadi gila, anehnya mereka justru menjadi terkenal dan menjadi sumber inspirasi karena kegilaannya…” si kecoak yang selalu merasa kalau hidup itu tak lebih dari sekedar tempat sampah, mencibir dan mengatakan tidak suka pada hampir semua hal, tapi diam diam lewat mengendap selalu hadir dengan senyuman seolah dia tak pernah berkata tidak untuk semua hal. Ketika tempat sampah atau rumahnya tengah penuh penuhnya sampah, maka kawan kawannya pun datang; cacing, tikus, anjing, kucing, dan lain lain datang hendak mendapat bagian, selesai mereka dapat bagian, mereka pun pergi dan tak kunjung kembali hingga sampah rumah kecoak kembali penuh, kecoak itu hidup seorang diri, dan kawan tak lebih dari sekedar bayang ilusi, tak pernah dan tak akan menjadi nyata walau sesaat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;&lt;span  &gt;Di sebuah lorong waktu saya menulis ini…&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;&lt;span  &gt;Armstrong da Jimmy (si anjing yang senang mendongeng)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;&lt;span  &gt;24 January 2012, 04:05am&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4279801413755486155?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4279801413755486155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/02/merangkak-di-teras-pagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4279801413755486155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4279801413755486155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/02/merangkak-di-teras-pagi.html' title='Merangkak di Teras Pagi'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-5467982552445493440</id><published>2012-02-13T04:07:00.001+07:00</published><updated>2012-02-18T17:15:48.533+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Dua Kekasih Aneh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;Di tengah sore menjelang matahari tenggelam meninggalkan hari, duduk dua pasangan aneh sedang memandang rintik terakhir hujan yang perlahan mulai menghilang, disamping trotoar jalan kota yang senantiasa padat dengan lalu lalang kendaraan yang entah tampak terburu buru karena apa.  Mereka berbicara seolah sedang berbisik, pelan dan penuh perhatian, padahal disekitar mereka asap dan bunyi desing bising ada dimana mana, mereka seolah tak peduli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“apa kau pernah membayangkan masa depan kita nantinya?” tanya lelaki itu pada wanita yang telah menjadi kekasihnya semenjak 3 bulan yang lalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“tidak, eh mungkin saja pernah” jawab wanita itu sederhana “tapi sepertinya pernah, karena saya ingin tinggal di Paris bersamamu, kau sibuk dengan duniamu dan begitupun denganku, tapi kita tetap bersama menjalani hari hari hingga kita tua dan punya banyak anak!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;Si lelaki adalah seorang penulis naskah teater, dan kebanyakan naskah yang dia buat seputar kehidupan yang dia pandang selalu abstrak, tidak jelas namun mudah dijalani, dan dia telah bergelut di dunia teater baru 5 tahun. Sedangkan wanita adalah seorang penari salsa, yang menganggap hidup adalah panggung, nafas adalah irama, dan gerak adalah tarian, walau masih baru 2 tahun namun dia menyenangi bidang ini sepenuh hati dan hendak menjadi professional penari salsa suatu hari nanti. Mereka berdua bertemu disaat matahari terbit di sebuah pantai yang jauh masuk ke desa, waktu itu wanita ini sedang dalam keadaan bosan dengan perkotaan hingga dia memutuskan untuk menenangkan perasaan dan raganya di pedalaman yang juga dekat dengan laut, karena dia sangat suka, malah bisa dibilang cinta dengan laut dengan alasan yang sukar untuk dijelaskan dengan logika, dia mempercayai bahwa laut dihuni oleh seorang dewa yang mampu dan mau mendengarkan tiap cerita dari manusia yang datang untuk mencurahkan tiap cerita yang menjadi beban dalam hidup manusia itu. Dan lelaki ini, menganggap laut adalah latihan untuk pikirannya yang mengajarkannya agar memandang segala macam hal tak hanya dari dekat, yaitu pantai yang selalu indah untuk dinikmati oleh mata, tapi memandang jauh ke depan hingga batas mata memangdang dan kemudian membayangkan apakah yang ada di ujungnya, jika mata tak mampu memandang, maka masih ada imajinasi yang dapat memperkirakan seperti apa yang ada di ujungnya, semakin lama pikiran dan imajinasinya bekerja maka perlahan muncul sebuah cerita tentang sebuah pulau yang jauh ke antah berantah, muncullah juga tokoh dan karakter baru, awan dan pepohonan yang jauh dari bayangan manusia pada umumnya, “toh ini hanyalah cerita” katanya pada diri sendiri, manusia butuh cerita untuk membuat diri mereka bisa memperkirakan untuk apa mereka hidup dan apa yang akan mereka lakukan untuk hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;Mereka bertemu dan kemudian saling menyapa dengan kata sederhana “hai”, saling bertukar kata sederhana yang bisa di perkirakan oleh para pembaca mengenai dari mana asalnya, untuk apa kesini, dan lain sebagainya. Hingga mereka sampai pada cerita tentang laut dan pendapat mereka tentang laut seperti apa, di lain sisi kehidupan mereka berdua memang tak jauh dari cerita seputar laut, si wanita memiliki ayah seorang asisten koki di kapal pesiar seorang milyader di selatan sana, sedangkan si lelaki memiliki ayah seorang nelayan jauh di timur sana. Karena cerita mereka saling sambung menyambung mengenai laut, mereka pun mulai saling bertukar cerita mengenai segala macam cerita cerita lampau yang sempat atau pun belum sempat di ceritakan oleh sejarah, mereka bercerita seputar mitos Flying Dutchman dan Boogieman  si setan laut, Poseidon atau Neptunus dewa dari mitology Yunani kuno, Columbus dan Vasco da Gama pelaut dari Eropa yang menjelajahi dunia dengan kapal laut mereka, armada laut Viking yang garang dan perkasa di lautan, bangsa Bugis dan kapal Phinisi mereka, dan begitu banyak lagi yang lainnya. Dengan cerita ini yang mereka berdua tahu dan suka, maka pertemuan diantara mereka berdua pun semakin sering selama dua tahun terakhir sebelum si lelaki menanyakan pada wanita ini apa dia mau menjadi kekasih si lelaki, dan dengan jawaban sederhana si wanita mengiyakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“tapi mengapa musti ke Paris kita menghabiskan hidup kita?” tanya si lelaki yang sebenarnya sangat mengagumi kota itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“karena begitu banyak alasan sayang, karena disana seni dihargai, dan kau tahu sendiri kalau duniaku di tari dan duniamu di teater sama sama anak dari seni, selain itu Paris adalah kota terindah di dunia ini, setidaknya kota terindah yang mampu mata dan imajinasi bayangkan, bangunan tua yang indah berjejer rapih, bahasa mereka yang selalu terdengar romantis…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;Tiba tiba si lelaki memotong “tapi bagaimana dengan kota asalmu sendiri? Bagaimana dengan bahasa ibumu sendiri?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“bahasa ibuku yang kupakai sekarang itu takkan pernah bisa digantikan oleh bahasa lain walau aku sendiri ingin, tapi itu takkan terjadi karena Paris itu hanya untuk kita berdua, sedangkan kampung halamanku adalah yang terindah dari yang indah oleh mata tiap manusia, tapi kalau untuk kita berdua jawabannya adalah Paris.” Jawab wanita itu sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“baiklah sayangku, entah mengapa, tapi aku rasa kau lebih romantis dariku.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“tak masalah sayang, ini hidup yang jalani kita berdua, setidaknya musti ada salah satu diantara kita yang romatis”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;“Paris yang kudengar adalah kota cinta, biarkan disana cinta kita bertahan dan berkembang biak menjadi keturunan kita hingga tua menjelang”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span  &gt;Selesai…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right;line-height:150%"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  &gt;Dikos, 12 February 2012, 18:53&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-5467982552445493440?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/5467982552445493440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/02/dua-kekasih-aneh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5467982552445493440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5467982552445493440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/02/dua-kekasih-aneh.html' title='Dua Kekasih Aneh'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4788326845566421160</id><published>2012-01-27T00:18:00.001+07:00</published><updated>2012-01-27T00:19:42.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Sudahlah Pembohong</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin-top:0in;  mso-para-margin-right:0in;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0in;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Sekarang kau sudah semakin lancar saja mengumbar beribu kata mengenai hal yang sama sekali tak kau ketahui, menceritakan beribu pengalaman yang tak pernah kau alami, semua tak lebih dari sekedar bohong bohongan belaka agar orang tertarik mendengarkanmu, mengikuti hidupmu, dan menjadikan dirimu bagian dari cerita hidup mereka. Saya ingat waktu kau bilang kalau kau ini adalah orang yang berprinsip, dan prinsip hidupmu takkan dapat digantikan oleh materi, kau bilang kalau hanya pelacur dan bajingan saja yang hidup tanpa prinsip. Masih ingatkah kau waktu kita sedang berjalan jalan bersama di malam hina itu, kita masuk ke gang gelap ditempat pelacuran, malam itu kita berdua cukup mabuk, 3 botol mansion dan 5 botol anggur kolesom kita teguk sembari becerita tentang mimpi mimpi kita di masa depan, aku masih ingat persis ekspressi wajahmu waktu memandang salah satu pelacur yang tengah menunggu para pemuja nafsu datang menghampirinya, tapi saying waktu itu uangmu sudah habis untuk kita pakai beli minuman. Dan maulailah kita saling berdebat mengenai beda dan sama antara manusia berprinsip dengan pelacur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“kau ini, dari dahulu kala kau mengatakan kalau pelacur itu manusia hina, mengatakan kalau mereka ini tak jauh beda dengan binatang, mereka menjijikkan karena rela mengobral tubuh mereka demi selembar uang 50ribuan, dan banyak lagi kata kata busuk yang keluar dari mulutmu. Tapi, cobalah bercermin dan lihat sendiri tampangmu ketika memandang langsung salah satu dari mereka, mukamu seperti hyena yang kegirangan melihat bangkai didepan mata, lantas jika mereka itu menjijikkan karena mereka mengobral tubuh mereka demi uang, maka bagaimana dengan dirimu sendiri yang tidak punya uang tapi ingin menikmati tubuh mereka? Apa kau masih layak dikatakan manusia?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“ah, kau ini, memangnya kau sendiri tak bernafsu melihat mereka? Sudah hilangkah kenormalan dalam dirimu, kau tahu sendiri kalau manusia itu diciptakan memiliki nafsu dan sekarang matamu disuguhi dengan tubuh seksi dan siap pakai malah kau seolah tak melihat apa apa, kau sudah buta!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“haha sudahlah, kita sedang tak membicarakan mengenai diriku, aku ini anjing dank au tahu itu, tapi kau ini mengakui kalau dirimu adalah manusia yang berprinsip, prinsip hidupmu yang selalu kau banggakan itu membuatku muak, kau berkata mengenai begitu banyak hal namun hampir tak ada satupun yang benar benar kau lakukan. apa kau sudah lupa mengenai rencanamu hendak menjadi volunteer di salah satu lembaga kemanusiaan, kau hendak menolong orang orang yang tak mampu bersuara ketika sedang berhadapan dengan hokum yang selalu memberatkan mereka, kau hendak menolong pula anak anak jalanan yang tak menentu hidupnya, kau ingin menjadi seseorang yang selalu dibutuhkan, tapi sekarang aku tahu semua tak lebih dari sekedar kebohongan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“hey, ini semua hanya masalah waktu, dan semua kata kataku itu memang hanya kebohongan, dan hanya pada kau kawan sejatiku, kawan sial yang selalu ada disaat aku kesusahan yang aku beritahu, aku muak dengan manusia, semua manusia hanya memandang seseorang lewat apa yang mereka bisa lakukan, walau hanya bisa dalam artian lewat ceritaan, manusia memang senang dibohongi kawan, dan akulah si pembohong itu. Kau lihatlah dengan matamu sendiri, bukankah para pelacur itu memang senang dipandangi dengan pandangan penuh nafsu? Mereka dianggap ada ketika ada seseorang yang memandang mereka dengan pandangan penuh nafsu, walau memang dibarengi dengan perasaan harap harap cemas, karena tak semua orang yang datang ke tempat seperti ini punya uang untuk berseks, seperti kita! Hahaha… kau masih ingat dengan siapa aku berbicara waktu aku menceritakan tentang kehidupan, prinsip dan segala macam tetek bengek mengenai kebahagiaan? Yah, tentu saja kau ingat, aku berbicara dengan mereka yang dahulu kita berdua panggil dengan sebutan kawan, namun mereka menjauh karena melihat hidup kita yang selalu penuh dengan tawa dan menjalani hari hari seperti seorang pemalas, dan dimalam harinya kita bergelut kesah dengan minuman. Sedangkan mereka, kuliah mereka hanya 4 tahun, selesai kuliah mereka kerja di perusahaan, mendapatkan istri yang mereka boyong dari kampung halaman mereka sendiri, dan sekarang lihat dandanan necis mereka, rambut klimis, kendaraan yang dibeli dengan uang orang tua, rumah dan segala macam perabotan rumah tangga pun dibeli dengan uang orang tua mereka, handphone yang bermerk agar mereka bisa nampak trendi dan up to date. Mungkin kita yang hanya begini begini saja, kau pelukis dan aku penulis yang tak tentu masa depannya, kadang aku launching buku baru, dan kau pameran, namun belum tentu juga ada yang membeli karya kita, tak seperti mereka kawan, mereka hanya duduk santai di kantor yang ada AC-nya dari jam 8 pagi hingga 5 sore, sesekali mereka mengutak atik tumpukan kertas di meja mereka dan pula duduk berlama lamaan memandang computer yang entahlah mereka sedang mengetik apa... maaf kawan, aku melantur, mungkin efek minumannya sudah kelewatan, hahaha…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“Apa kau tak sadar tengah menghakimi kehidupan mereka?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“Apa aku sedang sadar sekarang? Setelah 3 botol mansion dan 5 botol anggur kolesom?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“ah kau ini, memangnya kita minum bersama sudah berapa lama? Masak hanya sebegitu kau sudah lupa membedakan antara kewarasan dan kegilaan, dari tadi kau sudah berbicara panjang lebar mengenai kehidupan mereka seolah kau tahu persis kehidupan mereka, kau berbicara mengenai kebahagiaan hidup mereka, lantas bagaimana kalau ternyata mereka hidup seperti itu namun bahagia? Karena memang kebahagiaan kadang subjektif, kau senang dengan kata kata, dan aku senang dengan coretan. Aduh kau mengingatkanku akan masa kuliah kita dulu kala, kita berdua selesai hampir 7 tahun! Padahal kawan kawan kita semuanya sudah selesai duluan, adik kelas kita duluan, dan kita hanya tahu bersenang senang saja, haha…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“tapi apa sekarang hidupmu tidak bahagia?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“dengan hidup sendiri seperti ini? Mana ada wanita yang ingin hidup dengan seorang pelukis yang tidak jelas seperti aku ini! Haha…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“sudahlah jangan merendah diri, kudengar kau lagi dekat dengan wanita nyentrik yang bekerja sebagai fotografer itu, dan sudah berapa kali aku melihat kau dengan sepeda bututmu sedang jalan jalan bersama wanita itu! Siapa namanya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“ah, aku jadi malu… hahaha…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Selesai… (Roman Absurd)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:right;line-height:150%" align="right"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Di Teater Tangga, 26 January 2012, 05:21am&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4788326845566421160?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4788326845566421160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/01/sudahlah-pembohong.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4788326845566421160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4788326845566421160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2012/01/sudahlah-pembohong.html' title='Sudahlah Pembohong'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8913733553509253307</id><published>2011-12-23T18:07:00.002+07:00</published><updated>2011-12-23T18:20:23.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Topeng Monyet</title><content type='html'>Lihatlah mereka yang sedang mengamatiku dengan pandangan takjub dan penuh keheranan, mereka seolah melihat pemandangan ganjil yang sedang berlangsung di depan mata mereka, tanpa perlu pungutan biaya terlebih dahulu selayaknya pertunjukan sirkus yang memerlukan bayaran tiket masuk. Lihat lirikan mata mereka, amati tingkah laku mereka yang tak sedikit pun memalingkan mata mereka dari apa yang sedang aku lakukan, padahal aku hanya sedang mengamati kata per kata yang tersusun rapi di dalam buku ini. Kata kata ini mengajakku dengan paksa untuk mengarungi lautan luas ilmu pengetahuan hingga tak sadarkan diri, mungkin tak berlebihan jika aku menyamakannya dengan pecandu ganja yang sedang &lt;i&gt;fly&lt;/i&gt;, atau mungkin seperti seorang petapa yang sedang &lt;i&gt;entrance&lt;/i&gt;. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kata kata itu mengerubung membentuk sebuah kapal pesiar besar yang tengah mengarungi samudera, dan aku lagi lagi dipaksa untuk menjadi nahkoda tanpa seorang pun awak kapal, aku mengarungi samudera tanpa batas seorang diri. Aku tak peduli pada sekitar, pandanganku dikaburkan oleh indahnya biru lautan yang memantulkan biru dari langit, awan awan seolah tengah berenang di lautan, kicau burung layang sesekali lewat dan melintas diatas kapalku, membuyarkan semua hal tentang dunia nyataku, aku tak ingin pulang ke kenyataan, biarkan aku disini selamanya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Mereka masih menatapku dengan keanehan yang tak perlu mereka tutupi, mereka seolah sedang menonton pertunjukan topeng monyet, dimana aku menjadi pawang beserta monyetnya dalam satu pertunjukan. Mereka berbisik satu sama lain tentang lelucon yang kiranya bisa membuatku mengamuk dan mengalihkan pandanganku beserta pikiranku pada mereka, mereka ingin agar aku meninggalkan dunia kata kata yang tengah aku arungi dengan kapal pesiar imajinasiku. Biarkan mereka menjadi tolol dengan mata mereka sendiri, mereka hanyut dengan kebohongan yang mata mereka sendiri berikan, mereka hanya memiliki mata tanpa pikiran dan perasaan. Satu pertanyaan untuk mereka yang tak aku inginkan jawaban, apakah menyenangkan melakukan apa yang anda rasa mendatangkan kesenangan?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Kantin kampus, 23 December 2011, 18:05&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8913733553509253307?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8913733553509253307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/12/topeng-monyet_486.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8913733553509253307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8913733553509253307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/12/topeng-monyet_486.html' title='Topeng Monyet'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3508528298370844823</id><published>2011-12-13T11:46:00.002+07:00</published><updated>2011-12-13T11:52:14.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>The Way Getting Lost</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;It was long way to get back home,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Sittin here like adolescent foolish fella,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;See, try to be fine and hope get satisfaction,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;There probably crowded with many people,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Scream aloud to my noisy ears,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Rollin around like unthinkable piglet, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Well, I have no more thing,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;well, I have no more feeling,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Well, I have never thinking,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Life to fast,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Faster than roller coaster,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;And,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;I dont know that my babe waiting alone...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3508528298370844823?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3508528298370844823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/12/way-getting-lost.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3508528298370844823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3508528298370844823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/12/way-getting-lost.html' title='The Way Getting Lost'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-230029160997218486</id><published>2011-11-02T10:55:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T09:41:52.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Wanita yang Mencintai Hujan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre; "&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sayalah wanita yang diceritakan dalam cerita ini, sebuah cerita yang sebenarnya saya sendiri tak tahu mengapa si penulis menceritakan saya di dalamnya. Namun memang benar kalau saya ini mencitai hujan, entah dimana dan bagaimana si penulis tahu hal itu. Saya mencintai hujan sama halnya seperti pohon mencintai dedaunan atau seperti laut mencintai ombak. Mungkin sebagian orang bilang kalau saya ini aneh atau apalah, tapi bukannya mencintai sesuatu atau seseorang kadang terkesan aneh?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Cerita ini di mulai ketika saya yang sebenarnya ada diantara kebohongan atau cuma sekedar khayalan si penulis atau mungkin karena benar benar ada namun &lt;span&gt; &lt;/span&gt;jauh dari jangkauan, maksud saya si penulis terinspirasi dari seseorang yang bukan siapa siapanya, kenal pun tidak, namun karena tulisan atau kesan dari si wanita (mungkin saya sendiri atau mungkin bukan tak tahulah) dimana ketika menceritakan tentang hujan beserta bulir per bulir yang jatuh dari langit membasahi bumi dengan penuh kelembutan dan kasih sayang membuat si penulis terkesima hingga jadilah cerita ini. Memang sulit untuk mengajak si penulis berdialog atau bercerita tentang siapakah wanita yang mencintai hujan ini sebenarnya, namanya siapa, tinggalnya dimana, dan apa alasan logis hingga wanita ini mencitai hujan sedemikian rupa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Mendung sore mulai datang, seperti biasa di musim hujan biasanya datang pada sore hari, ketika burung burung dara pulang kekandang, petani di sawah sudah pulang ke rumah, dan para manusia yang berkeliaran di jalan dan di pasar pasar pergi berteduh dari siraman hujan yang sebenarnya sudah diketahui akan datang tiap sore hari, sekarang kan musim hujan. Mulailah wanita ini mencari tempat sepi yang tak ada satupun orang yang ada disana, walau hujan menghalang namun langkah penuh senyum wanita ini tetap saja tak berhenti walau selangkah. Sebenarnya bisa saja wanita ini mengurung diri sendiri dalam kamar untuk menikmati saat penuh harmoni kisah antara wanita ini dengan si hujan, namun itu tak dilakukannya, dia tak ingin menikmati saat saat bersama (walau dengan hujan dan bukan dengan seseorang).&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Perlahan hujan menetes pelan, seolah tengah mendengar aba aba dari komandan yang mengatur baris berbaris armada hujan, kloter pertama pun turun dengan rintik per rintik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sebelum kloter kedua turun yang dimana biasanya berseturut dengan adanya kilat menyambar dan seperdetik kemudian guntur pun ikut mengumandang, hujan pun turun seperti serangan membabi buta bangsa Anglo Saxon ketika menyerang benteng pertahanan William si Penakluk yang waktu ini hendak menguasai daratan Britania. Wanita ini sudah mendapatkan tempat berteduh dan dimulailah cerita mereka berdua, cerita tentang tukar cerita antara manusia dan hujan. Bukan cerita tentang curahan hati yang tengah dirundung duka atau tangisan keluh kesah karena bosan dan jenuh menghadapi hidup yang begitu begitu saja. Cerita mereka, maksud saya cerita tentang wanita pecinta hujan dengan hujan itu sendiri berupa kisah cinta yang diharapkan suatu saat salah satu dari rintik hujan akan menjadi seorang pangeran layaknya cerita Putri Tidur yang menunggu pangeran tampan yang datang mengecup pipinya dan kemudian terbangun dan menjalani hidup bersama pangeran dengan penuh kebahagiaan hingga akhir hayat. Ini cerita memang tak jauh dari sekedar dongengan belaka jika anda yang membaca tak percaya pada mimpi dan cita cita. Semua manusia itu diciptakan memiliki daya khayal atau imajinasi yang luar biasa luasnya, juga kemampuan mewujudkan mimpi dan cita cita dan si penulis atau pun si wanita ini tahu kalau hanya Sang Pencipta yang tahu batasnya, dan manusia tentunya dengan kehendak Sang Pencipta pun bisa mewujudkan daya khayal yang sebelumnya hanya berupa angan namun menjadi kenyataan, siapa yang tahu kehendak Sang Pencipta?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hujan menebar siraman penuh kasihnya kesegala penjuru arah, kemana mata memandang hanya ada genangan air dan segala macam hal yang basah, terkena basah oleh zat pembawa kehidupan bernama hujan. Wanita ini jika dilihat sesaat nampak sedang melamun, tatapannya tak berpaling dari memandang hujan, semakin deras hujan turun dan menggedor genteng maka semakin hanyut wanita ini dalam cerita yang hanya mereka berdua tahu dan rasakan. Mata wanita ini terpaku pada jatuh hujan yang teratur, sebentar dalam hati wanita ini bertanya&lt;i&gt; “apa ini tanda bahwa hidup manusia memang telah ada yang mengatur?”&lt;/i&gt;, ada yang jatuh pada dedaunan diranting pohon, ada yang menerpa kaca tepat dimana wanita ini sedang bercengkrama dalam diam dengan hujan, ada pula yang menghujam jatuh ke tanah dan berbaur dengan genangan air yang telah terbentuk di seluruh halaman warung cokelat tempat wanita ini duduk dan melamun, maksud saya melamun jika menurut pandangan orang lain yang melihat apa yang sedang dilakukan oleh wanita ini. &lt;i&gt;“Lantas jika ada yang mengatur mengapa masih saja ada yang jatuh di tempat lain, mengapa hujan ini tak jatuh hanya di genteng saja atau mengapa jatuhnya sekalian langsung ke tiap genangan air yang ada di halam saja, ah atau mungkin hujan jatuh memang ada yang mengatur, sama seperti manusia ada yang mengatur kelahiran, kadang lahir, kadang pula tak jadi lahir, namun setelah hujan diatur agar turun jatuh ke bumi, setelah itu hujan menentukan lewat pilihan hendak jatuh dimana. Sama seperti manusia ketika telah lahir ke bumi, dan belajar lewat pendidikan, lingkungan dan orang tua kemudian mereka lepas ke kehidupan sendiri dan menentukan takdir mereka sendiri hendak menjadi apa nantinya…”.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Hujan semakin deras saja menerpa, tatapan si wanita ini masih saja terpaku mengamati dengan takjub rintik per rintik hujan yang jatuh berbarengan ke bumi, walau memang tak tampak lewat pandangan mata orang yang melihat wanita ini, toh ini cerita bukan tentang orang yang melihat wanita ini, tapi cerita tentang wanita ini yang mencintai hujan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Ada cerita yang telah lama berlalu, mungkin hampir setahun yang lalu, ketika wanita ini sempat memutuskan memilih untuk membagi rasa cintanya pada hujan kepada seorang lelaki yang secara tidak langsung dia senangi karena lelaki ini mengingatkan dia pada pemeran utama pria dalam filem favoritnya yakni “&lt;i&gt;Before Sunset&lt;/i&gt;” dan “&lt;i&gt;Before Sunrise&lt;/i&gt;”, dimana singkat cerita didalam filem tersebut menceritakan tentang seorang lelaki dan wanita yang sama sama tidak saling kenal dan baru bertemu namun sudah saling terpikat dikarenakan satu hal yang mereka sukai satu sama lain yakni bercerita, jadi untuk orang yang membaca tulisan ini namun tidak senang menonton filem yang isinya hanya dialog atau ceritaan maka diharapkan tidak usah menonton file mini karena pasti terasa mengantukkan. Kembali ke cerita wanita pecinta hujan, wanita ini menyukai hampir tiap ceritaan dari si lelaki, dan lelaki ini pun juga merespon dengan menyukai ceritaan dari wanita ini, namun saya sebagai penulis dan mungkin beberapa dari kalian yang membaca tulisan ini akan merasa bahwa begitu gampangnya wanita ini di bodohi oleh bualan dari lelaki dimana lelaki kan memang senangnya membodohi wanita dengan kebohongan dan anehnya wanita juga ternyata senang dibodohi dengan kebohongan. Dan selang ketika wanita pecinta hujan ini memutuskan untuk mengakhiri cerita ‘cinta’ mereka, dari situ wanita ini kemudian dengan berat hati menerima bahwa memang benar jika lelaki itu hebat dalam berbohong dan wanita juga tak kalah hebat gampang dibohongi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Harap para pembaca tidak membawa ke hati segala macam hal yang menyangkut masalah pribadi para pembaca yang dengan sembrono telah diceritakan oleh si penulis didalam cerita mengenai wanita pecinta hujan ini, maksud saya sebagai penulis meminta maaf kalau anda yang membaca adalah wanita bukan berarti gampang di bodohi lelaki lewat kebohongan, begitu juga dengan lelaki yang membaca tulisan ini jangan sangka bahwa saya memvonis bahwa anda juga pembohong sama halnya seperti lelaki yang sempat mengarungi bahtera ‘cinta’ sesaat dengan lelaki yang diceritakan di cerita ini. Ini hanya cerita tentang wanita yang mencitai hujan dengan hujan itu sendiri yang ditulis oleh saya yang bukan siapa siapanya hujan atau wanita si pecinta hujan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;span  &gt;Bagian I cerita wanita pecinta hujan selesai…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="text-align: justify;line-height: 150%; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Kantin Kampus, 1 November 2011, 17:13&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-230029160997218486?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/230029160997218486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/11/wanita-yang-mencintai-hujan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/230029160997218486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/230029160997218486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/11/wanita-yang-mencintai-hujan.html' title='Wanita yang Mencintai Hujan'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-2160437966725984016</id><published>2011-10-31T14:40:00.002+07:00</published><updated>2011-10-31T14:51:01.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Nyanyian Sunyi Pecinta Hujan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nHNHXA2plOw/Tq5TSAohNdI/AAAAAAAABCQ/3E6TNOa28iI/s1600/hujan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-nHNHXA2plOw/Tq5TSAohNdI/AAAAAAAABCQ/3E6TNOa28iI/s400/hujan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5669560549778732498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Selalu kenangan yang menjadi pembuka cerita,&lt;br /&gt;Membawa serta ingatan dan senyuman menuju kesana,&lt;br /&gt;Tertegun pandangan meniti tiap rintik hujan,&lt;br /&gt;Seiring kata ke kata menutur lembut ceritaan…&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Kemana pergi canda tawa pengisi kekosongan itu,&lt;br /&gt;Menyisa isak tangis yang kini jadi kawan pengusir cemburu,&lt;br /&gt;Tarian dedaunan kering jatuh berguguran,&lt;br /&gt;Kilat menyambar, Guntur menggemuruh, hati pun bernyanyi tentang kesunyian…&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Selalu penyesalan muncul menjadi akibat yang tak diharapkan,&lt;br /&gt;Mengapa tindakan dahulu tak terkira akan membawa kegagalan,&lt;br /&gt;Tertegun pandangan menyimak hujan jatuh dan kapan akan berakhir,&lt;br /&gt;Seiring ingatan tentang dia yang selalu datang ketika hujan mampir…&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata apa selalu akan ada cerita tentang cinta?&lt;br /&gt;Mungkin akan berakhir ketika lembar kehidupan baru hendak dibuka,&lt;br /&gt;Akan kah kerinduan nantinya membawa kebahagiaan?&lt;br /&gt;Ah kalian berhentilah berharap, ada ribuan rupa dari kebahagiaan…&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Langit biru kelabu berubah,&lt;br /&gt;Setitik cerah dari mentari muncul dari segalah arah,&lt;br /&gt;Hujan berhenti menemani kesunyian,&lt;br /&gt;Sejenak akhir dari nyanyian sunyi pecinta hujan…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Teras Kos, 31 October 2011, 14:07&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-2160437966725984016?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/2160437966725984016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/10/nyanyian-sunyi-pecinta-hujan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2160437966725984016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2160437966725984016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/10/nyanyian-sunyi-pecinta-hujan.html' title='Nyanyian Sunyi Pecinta Hujan'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nHNHXA2plOw/Tq5TSAohNdI/AAAAAAAABCQ/3E6TNOa28iI/s72-c/hujan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-1478513140190390916</id><published>2011-09-14T12:42:00.002+07:00</published><updated>2011-09-14T12:49:11.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Epos Indie Psychedelia</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Mencoba mendaki gunung yang tinggi,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Berteriak yang lancang pada para hyang,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Mengharap bahwa mereka nanti kan didengar,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Setelah semua tak ada hasil,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Burung burung berhenti berkicau,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Pepohonan tadus tak terurus,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Hingga berpasra diri berkata,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Semua ini tak pernah ada,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak lebih dari imaji konak seorang pemimpi...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Lalu lalang pemanja jalan,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Hingar bingar mereka menerka,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Di jalan setapak mereka bersandar,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Menunggu uluran tangan mereka,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak bisa lagi kaki berjalan katanya,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Mulut telah terkunci dan hilang fungsi,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak ada kokok ayam di pagi hari,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak ada gongong anjing mencari kawan,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Dan semua lelap tak lagi bangun,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Menunggu ajal yang tak tahu kapan akan datang...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Mereka berkata hal yang tak dapat dimengerti,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Mereka merasa mereka layak didengar,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Seolah memaksa agar mereka di benarkan,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Angguk perangguk di beri agar mereka puas,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Nanti ketika selesai waktunya mereka diam,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Semua diam biar alam yang berbijak tindak,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Laut berbisik menghambar rasa,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak ada kata dan anggukan,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Lelah dan tertidur,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Tak lagi bangun karena telah mati,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;Semua sudah berakhir karena mimpi telah mati...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Makassar, 14 September 2011&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-1478513140190390916?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/1478513140190390916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/09/epos-indie-psychedelia.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1478513140190390916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1478513140190390916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/09/epos-indie-psychedelia.html' title='Epos Indie Psychedelia'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-5176749019557086153</id><published>2011-08-25T22:29:00.001+07:00</published><updated>2011-08-25T22:33:20.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Tanggal dan Umur Dua Puluh Tiga</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cbooklet%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cbooklet%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cbooklet%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Georgia; 	panose-1:2 4 5 2 5 4 5 2 3 3; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Salah satu yang saya percaya hingga kini yakni manusia yang hidup dan merasakan kebahagiaan sepanjang hari harinya adalah manusia yang selalu mempercayai pada mimpi mimpi dan cita citanya, dan tentu saja itu benar adanya, namun semua itu akan kembali ke kenyataan lagi, kembali pada kebanyakan orang orang bilang kehidupan normal. Manusia yang bahagia atau manusia yang beruntung adalah manusia yang mati pada usia muda. Setidaknya itu perkataan orang orang yang tengah hidup dan menjalani mimpi dan cita citanya, dan akhirnya kehidupan seseorang tak ada yang tahu kapan akan berakhir, kehidupan manusia sudah ada yang mengatur itu sudah pasti. Manusia yang hidup hingga tua menjelang, akan merasakan lebih sedikit kebahagiaan dan banyak dihinggapi rasa sendiri dan kesepian, dimulai dari ditinggalkan oleh banyak orang dia cintai, orang tua, keluarga, kawan, dan lain sebagainya, rasa kesepian dan sendiri datang ketika kita ditinggali orang yang mencintai kita dan kita mencintai mereka, tanpa alasan dan tanpa pandang bulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Inilah cita citaku hendak membuat hidup yang bahagia, dimana kebahagiaanku juga dapat dirasakan sebagai sebuah kebahagiaan oleh orang orang yang ada disekitarku, walau kadang terlalu banyak yang menganggap bahwa jalanku sudah terlalu melenceng, jalanku terlalu berliku liku, hal yang setidaknya dapat dipermuda justru kupersulit. Menurutku justru karena banyaknya alasan hingga setiap tindakan yang kuperbuat terkesan dipersulit, salah satunya adalah aku ingin melakukan segala sesuatu dengan caraku sendiri, mencintai dengan caraku, dan memperhatikan dunia dengan caraku. Buku adalah jendela untuk melihat bahwa dunia ternyata begitu luas, belum lagi jika kita coba mengintip angkasa luar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Cintaku telah pergi, cinta yang hendak aku pertahankan hingga jelang tutup usia, cinta yang aku inginkan akan tetap ada walau apa pun yang akan terjadi nantinya, semua aku jalani dengan caraku, maafkan aku sayang aku tak bermaksud untuk membuatmu kecewa dan terluka dengan caraku yang sangat berbeda dengan orang kebanyakan, orang kebanyakan seperti yang telah kau lihat di televise, di reality show, cerita cinta kawanmu, cerita cinta dalam roman pisician, atau cerita cinta dimana pun itu. Bukan maksudku untuk menjauh darimu waktu itu, sangat berat dan sakit hati ini jika mengingat masa itu, ketika kutanyakan padamu bahwa sepertinya sudah waktunya kita untuk berpisah, kita sudah terlalu berbeda dalam segala macam hal, kau suka melakukan hal yang menurutku sangat membosankan, dan aku melakukan banyak hal yang menurutmu terlalu sukar untuk dipahami. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Sungguh waktu itu aku hanya ingin bermaksud untuk menunjukkan bahwa aku ini akan berusaha tetap setiap padamu, tetap setia pada satu pasangan hingga ajal datang menjemput, menemaniku disaat tua yang penuh dengan rasa kesepian, saling menerima keriput dan kejelekan kejelekan yang semakin banyak hingga di raga dan pikiran kita. Aku menanyakan padamu bahwa kita berakhir, dan bukan tanggapan diam dan menangis yang aku harapkan, bukan pula rasa benci yang berkecamuk yang datang darimu tiba tiba, kau membenci semua tentangku waktu aku mengatakan itu, kau hendak menjauh dan bahkan melupan semua tentangku dalam kehidupanmu, sungguh perih hati ini ketika mendapatkan itu semua. Yang kuharapkan justru tanggapan positif dan dewasa darimu, yang kuharap hanya sedikit pertanyaan yang dapat membuat hubungan kita tetap berlanjut. Kita butuh keseriusan, kita terlalu jauh melangkah tanpa memikirkan sedikitpun tentang keberadaan diri kita masing masing, kita terlalu egois, kita butuh sedikit waktu untuk berpikir, bukan waktu untuk saling menjauh hingga kini untuk mencium bau parfum vanilla tubuhmu pun ku tak bisa karena setiap kita bertemu kau menjauh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Apa kau tahu jika menjadikan seseorang pasangan hidup itu bukan untuk sementara? Tetapi untuk selamanya, ketika ada anak, cucu, hingga cicit yang nantinya lahir dari keturunan kita. Kita belum dewasa sayang. Yang kita butuhkan hanya cinta dan pengertian, saling mengerti apapun yang dilakukan oleh pasangan kita, saling mengetahui tanpa harus bertukar kata, diam penuh pendengaran, diam dengan anggukan yang dapat mengugah perasaan kita hingga tak sadar senyuman pun terpancar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Sudah tua aku kini, dan tetap kau yang ada disini, disini didalam pikiranku, tak dapat keluar dan terus berlari tanpa arah dan tujuan, semua tentangmu telah terekam dalam pikiran, caramu tertawa, menangis, sedih, senyum, marah, bahkan ekspressimu dikala tidur pun terekam erat dalam pikiran ini. Baikalah, mungkin kau butuh waktu untuk itu semua, semuanya juga sudah berakhir, maksudku hubungan kita, namun jika kita memang ditakdirkan untuk bersama suatu saat nanti, ingat ini aku sayang kamu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Aku terkadang bingung ketika ada seseorang yang bertanya padaku apa tak ada lagi wanita didunia ini selain dia? Dan aku jawab dengan serius tidak ada selain dia, dia saja, mungkin terlalu berlebihan tapi aku suka dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Entahlah, apa aku sedang hidup di dunia imajinasi yang terlahir dari mimpi dan cita citaku ketika bertemu dan merasakan kehadiran dirimu disini, di pikiran dan perasaanku. Atau mungkin aku butuhkan seseorang untuk mengembalikanku ke dunia nyata, memberikanku sediki ruang dalam hidupnya, jika memang benar bahwa jodoh satu manusia di dunia ada tujuh orang, jika memang benar jika cinta itu datang ketika kau tak memikirkan cinta, jika memang benar bahwa setelah satu orang terkasih pergi maka akan datang seorang terkasih lain. Aku tak tahu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal; font-family: georgia;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Untuk Bela Diyna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal; font-family: georgia;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Tana Toraja, August 22, 2011, 22:11&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-5176749019557086153?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/5176749019557086153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/08/tanggal-dan-umur-dua-puluh-tiga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5176749019557086153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5176749019557086153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/08/tanggal-dan-umur-dua-puluh-tiga.html' title='Tanggal dan Umur Dua Puluh Tiga'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4346896092982732636</id><published>2011-08-19T00:13:00.005+07:00</published><updated>2011-08-19T00:49:33.383+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Ketika Pikiran Saya Pergi</title><content type='html'>Baiklah pikiranku kau mau pergi kemana pun saya akan setuju, tapi ingat kembali lagi suatu saat nanti, paling tidak nanti pagi kalau saya sudah bangun dan sadar lagi, namun temani perasaan saya lagi, perasaan saya tak mampu menindakin segala sesuatu dengan satu hal yang penting dari tubuh seorang manusia yakni perasaan saja, kamu tahu bahwa raga atau tubuh manusia terdiri dari pikiran dan perasaan. Tanpa salah satunya manusia hanya sebongkah tubuh yang bergerak namun tak punya tindakan yang mirip manusia, atau lebih mirip dengan binatang.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oh pikiran sayang datanglah, kembalikan saya ke dunia nyata, kembalikan semuanya nampak normal dan tampak biasa biasa saja, tak mampu raga ini berjalan tanpa arah dan tujuan yang pasti dan pula perasaan ini tak mampu melakukan hal yang mungkin sebagian besar manusia mengatakan hal benar namun raga ini segan melakukannya. Baiklahlah jika itu pilihanmu meninggalkan aku, ragaku dan perasaanku disini sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Disini gemericik debu seakan terasa menggetar batin, tanpa kau disini semua menjadi sehambar semangkuk sayuran tanpa garam sewaktu dimasak, tanpa kau disini semua menjadi seperti hari yang cerah namun tak ada hembusan angin dari timur yang menghembus, ah kau pikiran tak hanya sensitif menghadapi berbagai macam hal yang terjadi, kau pun terlalu lama memendam segala macam hal yang terjadi padamu, hingga membedakan antara positif dan negarif pun kau tak mampu, membedakan antara pesimis dan positif pun tak mampu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sudah lewat masa dimana Charles Darwin berbohong tentang evolusi manusia, sudah lewat pun Karl Marx bercerita tentang sosialisme, komunisme dan kapitalisme. Apa kau ingat Jacques Manuel Derrida dengan bangga mengatakan bahwa kebenaran sejati tak ada? Apa kau ingat perkataan Rene Descartez kalau manusia tanpa pikiran berarti kematian? Apa kau ingat Socrates bapak badut internasional yang selalu saja mengatakan bahwa dia tak tahu apa apa padahal dia itu salah satu bapak filosofi modern? Memang hidup ini begitu aneh, sudah tercerita oleh Albert Camus lewat pemberontakannya menindaki kenormalan hidup orang kebanyakan, orang umum yang bertindak tak ubahnya seperti robot, bertindak tanpa pikir dan rasa, bertindak hanya lewat insting mereka yang telah terprogram. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya hanya ingin tahu jika kau hendak aku lepas, kemana hendaknya kau pergi? Ke Neraka atau  Surga yang tak lebih dari imajinasi konak manusia? Atau ke Nirwana untuk hendak melakukan reinkarnasi seperti para dewa dewa? Atau kau hanya membusuk dalam alam tanpa batas? Entahlah, makanya saya menanyakan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika nanti sudah tiba waktuku, maka aku hanya kau datang kesini, menemaniku hingga ajal nanti datang menculik roh dari ragaku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang ini hanya fiktif belaka.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4346896092982732636?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4346896092982732636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/08/kerika-pikiran-saya-pergi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4346896092982732636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4346896092982732636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/08/kerika-pikiran-saya-pergi.html' title='Ketika Pikiran Saya Pergi'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-9123173264906830279</id><published>2011-07-12T11:34:00.000+07:00</published><updated>2011-07-12T11:35:06.250+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Sandiwara</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Ditengah hirup pikuk kota yang tak pernah merasa lelah ini, deru ban kendaraan berpacu dan bergumul menjadi satu dengan aspal, desah mesin menyatu dengan berbagai macam bunyi, kesemuanya bermuara pada satu hal, yaitu tanda kehidupan. Ketika pertanyaan ada jawaban, ketika diskusi ada ilmu baru yang akan didapat, ketika diam membisu hanya akan ada beban, yaitu pertanyaan yang kian lama kian susah dan tambah hebat, dan lahirlah kebodohan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Aku dan kawanku sedang ada ditengah ini semua, dan kami tak bisa mengelak, kami nikmati saja semuanya, ada pertanyaan kita cari jawaban, karena sesungguhnya tak ada jawaban dari pertanyaan yang benar benar betul atau betul betul benar, dan tak ada yang benar benar salah. Hanya waktu yang pasti, dan yang paling pasti dari waktu adalah kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Mentari masih lama kan menjelang, hangat mentari siang tadi juga masih ada disekitar, cahaya rembulan sebentar lagi pas berada diatas kepala, hujan tak datang bertandang hari ini, bintang bintang pun entah pada lari kemana, sepi langit tanpa bintang, kawanku sudah tak tahan dari tadi menahan cerita, dan muntahlah kata kata itu dari mulutnya seperti gasing yang sedang berputar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“yang namanya panggung teater yah kerjaannya musti bersandiwara lah, nanti kalau sandiwarannya tak mampu dinikmati penonton yah bukan teateran namanya. Tapi ngomong ngomong sebenarnya dunia nyata ini mirip panggung sandiwara loh, contohnya orang orang pada pandai menggunakan peran yang seolah sedang bermain diatas panggung, padahal keadaan mereka sedang berada di pasar, merekanya saja yang tak sadar kalau mereka berakting seperti halnya para pemain sandiwara atau teater berakting…” ungkap dari kawan saya yang begitu kritis menanggapi hal hal kecil yang terjadi disekitar kita, mau sedang menonton teater kek, atau sedang berada dimana pun kapan pun selalu saja dia menanyakan hal hal semacam; apa, dimana, kenapa, bagaimana, dan untuk apa. Saya sebagai seorang kawan yang merasa cukup baik, selalu meladeni dia dengan tanggapan yang tak kala kritis yang diselingi logika.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“iya iya, saya mengerti kawan, sekarang pun saya dan anda ini sedang bermain teater kok, sayangnya tak ada penonton, dimana peran penonton yang selalu ada kala pementasan teater berlangsung, kalau tak ada penontonnya yah sama saja kayak sedang mengobrol biasa, kayak di pasar itu…” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“ah, bukan itu maksud saya. Dunia panggung dan dunia nyata itu sama saja kawan, mau lihat penontonnya? Sutradaranya? Penata lighting-nya? Atau artistiknya juga?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“yayaya saya bisa menangkap maksud anda, kita pakai contohnya pasar saja, dimana ada proses tawar menawar harga antara penjual dan pembeli, si pembeli dan penjual menjadi aktor, dan orang orang lain yang berada dipasar itu menjadi penonton , bahkan kita pun bisa menjadikan para pemainnya disamping jadi aktor juga menjadi penonton. Sutradaranya, yah sama halnya dengan panggung teater sutradaranya tak terlihat, dan sutradaranya itulah yang kita sebut Tuhan. Sedangkan untuk penata lightingnya, disamping Tuhan juga yang memberikan instruksi lewat matahari jika itu siang hari atau lewat bulan dan bintang bintang jika itu malam hari, atau bahkan yang memasang lampu dipasar juga menjadi penata lighting lewat arahan kasat mata dari Tuhan. Dan tim artistik panggungnya pun sama halnya seperti penata lighting, lewat perantara sutradara yang sama sama kita sebut Tuhan…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“benar kawan, anda memang orang yang selalu sehati dan seotak dengan saya dalam pembahasan apa saja, sama halnya dengan pembahasan mengenai sandiwara ini. Tapi saya ingin mengetahui jawaban anda lewat pertanyaan saya ini, lantas bagaimana menurut anda dengan sandiwara yang terjadi di panggung atau pun di kejadian nyata, apa tiap gerakan dan tutur kata mereka itu memiliki makna? Dan bagaimana caranya untuk mengerti makna tersebut? Masalahnya sampai saat ini, saya dan mungkin anda juga pasti sering mendapatkan kendala satu ini, meneliti tiap gerakan dan tutur kata kata mereka yang sedang bermain, bagaimana?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“haha pertanyaan anda sangat sangat berat! Anda coba menanyakan atau coba melogikakan tiap gerak dari para aktor yang tengah bersandiwara yah! Mungkin kalau ditiap gerakan diatas panggung saya bisa tapi mungkin hanya sedikit, itu pun jangan sekali kali anda kira saya ini sudah jagoan, saya ini cuma dapat dari banyak baca saja, dan itu pun baru sangat sedikit. Tapi sangat beda halnya kalau sandiwara di dunia nyata, itu sama halnya dengan mencoba menganalisa tindak tanduk Tuhan pada manusianya! Hahaha, kehendak Tuhan itu sangat sungar dimengerti kawan, cukup dipercayai saja. Di Buddhisme ada dikenal &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Yin Yang&lt;/i&gt;, atau keseimbangan antar apa yang dilakukan dan apa yang akan didapatkan, contoh sederhananya orang melakukan hal baik akan mendapatkan hal baik juga, melakukan hal buruk akan dapat hal buruk juga yang sama. Di Islam ada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Qada’&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Qadar&lt;/i&gt;, sebenarnya maksudnya sama saja dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Yin Yang&lt;/i&gt;, tapi karena memang anehnya kenapa tiap agama selalu saja ada perbedaan dalam penyebutan dan kemudian lama kelamaan di buat seolah tak ada samanya sama sekali, padahal sama saja artinya, makanya saya tak mempercayai satu agama pun, percaya sama Tuhan saja sudah cukup.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“sudahlah jangan singgung tentang agama, kita bahas tentang sandiwara saja, semua agama di dunia memang sangat aneh dan malah kadang tak masuk akal. Sudah cukup menarik, silahkan dilanjutkan…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“oke oke, jadi ketika bersandiwara di atas panggung, maka kita pertama tama mengerti judul pementasannya, karena semua gerak akan berpusar pada judul pementasan, walau kadang kala seperti layang layang sih, yaitu kadang diulur hingga jauh ke atas langit dan kemudian di tarik lagi, cerita di dunia sandiwara selalu saja terlalu sastra, mengapa? Yah tentu saja karena basic dari bahasa lakon sandiwara adalah bahasa sastra. Dan mungkin juga penguatan cerita lewat lighting dan artistik akan begitu mendukung terjadinya sebuah cerita dengan tujuan menarik minat para penonton agar tak berpaling sedikit pun dari panggung, dan ini kayaknya yang paling susah dilakukan, jadi kadang lightingnya kurang mumpuni untuk menggambarkan sinar matahari, atau pun ke realistisan artistik panggung yang kurang memadai hingga kesan cerita tentang sandiwara pun kurang terasa nikmat dinikmati. Tapi yang namanya panggung sandiwara harus diberikan apresiasi buat semua penonton, mengapa? Yah karena mereka coba menggambarkan ulang adegan yang sebelumnya hanya Tuhan saja yang melakukannya. Luar biasa kan sandiwara itu!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“ya mengerti, jadi anda memang seorang yang teliti dan super serius untuk memandang segala macam hal, makanya anda mengerti!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“apa anda memuji saya?” kata saya tegas dengan penekanan tak suka dan ekspresi yang tak mau menerima.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“yah, saya coba untuk memuji anda, apa anda tak suka di puji? Mengapa?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“cukuplah Tuhan saja yang di puji kawan! Kalau manusia yang di puji pasti akan sombong! Kalau manusia di puji pasti akan bersikap seolah sudah diatas angin, seolah dia itu agung, persetanlah dengan segala pujian, saya tak suka di puji…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“haha santai lah, inikan cuma pujian dari kawan satu ke kawan lainnya…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“saya ini bukan apa apa untuk di puji kawan, saya masih banyak hal yang musti dipelajari, kalau sudah dapat pujian duluan dan saya menerimanya maka besar kemungkinan saya akan malas lagi untuk belajar, karena sudah merasa hebat nanti. Haha! Anda kan kawan saya, jadi kalau saya lagi menunjukkan apa yang saya kira saya bisa, maka tak usah di puji, cukup dimengerti saja dengan senyuman, dan saya akan senang sekali! Kita kan kawan!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“hmmm, anda&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;memang aneh, bodoh, sekaligus jenius! Saya senang jadi kawan anda…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“kita sekarang ini hanya bersandiwara, sandiwara yang ditulis dan disutradarai langsung oleh Tuhan… mari kita puji Tuhan dengan cara kita masing masing…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“yah! Mari kita memuji Tuhan” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Cerita belum berakhir, hanya satu cerita dari ribuan cerita yang selesai, dan dua botol terlarang versi berbagai macam agama pun kami angkat untuk &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;chers&lt;/i&gt;, dan melanjutkan minum hingga pagi menjelang dengan ditemani asap dan cerita cerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Selesai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Yogyakarta, 31 Maret 2011 – 00:33&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-9123173264906830279?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/9123173264906830279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/07/sandiwara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/9123173264906830279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/9123173264906830279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/07/sandiwara.html' title='Sandiwara'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-6847639128064286700</id><published>2011-07-06T12:09:00.000+07:00</published><updated>2011-07-06T12:11:10.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Sepuluh Tahun Setelah Hari Ini</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:0cm;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%" align="center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;“Cerita ini bukan untuk kalian tapi untuk orang orang yang hidup sepuluh tahun kedepan, bukan untuk kalian yang hidup semasa dengan kehidupanku sekarang ini, kalian yang selalu tak sepandangan denganku dengan beribu macam alasan yang tak selaras, seiya dan sekata denganku, memang kadang kita butuh memegang teguh jalan pikiran kita sendiri, memang kadang kita tak butuh masukan dari orang lain, tapi hidup terus berjalan meningglkan tiap orang yang tak ingin melangkah, tapi hidup itu tak hanya untuk masa ini, dan disamping itu apa yang bisa kau lakukan di masa dimana orang orang mengatakannya sebagai masa muda, maka jangan biarkan rasional dan aturan menjadi batu sandungan masa muda…”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;Semuanya sudah nampak berbeda, raut wajah yang dahulu selalu buram kini penuh canda dan tawa. Tak takut lagi kau menatap langit yang dahulu ketika cahaya mentari bersinar menerpa wajahmu maka menggigillah sekujur tubuhmu, entah mengapa waktu itu kau tak mau bercerita tentang ketakutanmu itu. Selang sepuluh tahun kemudian baru kutahu matahari membuatmu buta terhadap hidup yang tak selaras dengan pikiranmu hingga kemotonan hidup mencekikmu dengan laku hidup normal yang dibanggakan orang orang disekitarmu. Engkau bilang waktu itu bahwa mereka yang pergi bekerja ke kantor dengan pakaian serba rapih dan miskin warna, pakaian serba kain, kemeja dan celana berbahan dasar kain, dan tak lupa pencekik leher bernama dasi. Engkau mengasihi mereka, mengatakan bahwa mereka bekerja seolah tak lagi mempunyai pikiran dan perasaan. Padahal kau tak pernah tahu bahwa hidup itu memang tak terlalu membutuhkan pikiran dan perasaan, mengapa? Karena hidup ini bukan hanya untuk dirimu sendiri, pikiran dan perasaanmu itu untuk dirimu sendiri, dan selain itu apa yang ada pada dirimu, meski kau tak ingin memberikannya pada orang lain, tetap saja musti kau berikan, penampilanmu musti setara dengan orang yang ada disekitarmu, untuk apa? Agar orang yang ada disekitarmu tak merasa canggung dan menganggapmu sama saja seperti mereka, kalian bekerja bersama, kalian mencari pengalaman dan materi untuk kehidupan orang yang anda tanggung, seperti anak dan istri atau mungkin keluarga yang ada banggakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;Rambut panjang sebahu, cambang melingkari menangkup dagu, pakaian serampangan kau pakai tanpa ragu, dan apa lagi cara hidup anda seolah jauh dari kesan tahu malu. Itulah gambaran singkat tentang kau sewaktu masih muda dulu, sewaktu pikiranmu kau tuang dalam tiap lembar tulisan dan karya karyamu. Kau serasa menjauh dari orang orang disekitarmu, tak ada sapa, senyum, dan kesan ramah, sialnya anda juga tak punya kawan. Kau menganggap tahu semua yang akan terjadi waktu itu, memangnya siapa kau? Kau menganggap dirimu Tuhan? Atau mungkin paranormal dan dukun? Lihat dan rasakan apa ada orang yang betah berada disekitarmu? Dan entah apa yang membuatmu berubah sekarang ini menjadi tanda tanya yang sangat besar untuk orang yang mengenalmu, maksudku orang orang yang ada disekitarmu waktu kau muda dahulu. Kini lihat tampangmu yang tak henti mengulum senyum, tiap ada orang yang pernah bertemu sapa denganmu kau sapa dengan sapaan yang tak terkira, malahan kau mengajak mereka untuk sekedar mencecap segelas kopi di kafe terdekat, disana kau bercerita tentang segala macam hal agar orang itu bisa merasa nyaman dan akhirnya nanti memaklumi mengapa kau sangat aneh waktu muda dahulu. Kau mencoba memperkenalkan siapa kau, mencoba untuk meminta maaf secara tak langsung akan kecongkakanmu waktu muda dahulu, kau menyesali semuanya dengan senyuman dan tawa. Aneh memang hidupmu, tapi jika nanti ada orang berakal yang mendengar kisahmu akan mengatakan dan melakukan hal serupa sepertimu,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;mereka akan mengangguk mengiyakan bahwa hidup memang butuh banyak warna, agar nantinya ada wadah semacam cermin untuk mengulang kembali tiap lembar cerita kehidupan mereka, mengingat pepatah lusuh dan kumal bahwa hidup ini memang butuh banyak pengalaman, karena pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:right;line-height:150%" align="right"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;July 4, 2011, Krebet, Bantul&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-6847639128064286700?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/6847639128064286700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/07/sepuluh-tahun-setelah-hari-ini.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6847639128064286700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6847639128064286700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/07/sepuluh-tahun-setelah-hari-ini.html' title='Sepuluh Tahun Setelah Hari Ini'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-6804557354917846947</id><published>2011-06-06T18:04:00.003+07:00</published><updated>2011-06-06T18:18:25.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Verba Amini Profere</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2c60vdUTnlI/Tey19r91DkI/AAAAAAAABBk/BSws8WY8Rxs/s1600/27.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 322px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2c60vdUTnlI/Tey19r91DkI/AAAAAAAABBk/BSws8WY8Rxs/s400/27.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615062906802867778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;“lelucon yang membuat hati pedih, yakni mencoba membuktikan bahwa prinsip adalah kemewahan untuk hidup yang hanya sekali”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kabut disekitar pesisir pantai mengawal imaji menuju entah apa namanya. Mentari belum jua nampak, menanti panas menghangat raga, dingin hembus angin menusuk bagai gigitan ribuan semut. Langit berwarna kelabu, tak ada keramaian kecuali ombak yang tak henti menderu, semu karang seolah berbisik cerita, cerita tentang hati seorang perasa. Malang nian nasibmu anak muda, bisik karang, kenapa pikiranmu tak mampu kau hentikan, yang nampak oleh matamu itu hanya ilusi, tak pernah aka nada jawaban untuk hal yang hanya melintas di bawah kuasa indramu, apalagi hanya mata! Tak hentinya bisikan itu ada dan terus ada, memutar kembali kenangan kemarin malam sebelum hendak menyepi di pinggir pantai. Puluhan burung walet berterbangan dilangit, melintas satu persatu begitu gesit, melawan irama hembus angin kencang, padahal kemarin mereka juga ada waktu petang, entah apa yang mereka lakukan, tak sempat kutanyakan. Aneh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Ah kalian warga kalangan bawah, terus bekerja saja kalian, tak kenal lelah pula, padahal apa kalian sadar pekerjaan dan gaji kalian itu sangat membodohkan! Bayangkan dalam sehari berapa butir keringat yang kalian cucurkan, dan berapa gaji yang kalian dapatkan? Sebanding apa dengan tanda tangan pak lurah? Lihat di televisi kalian tak ubahnya seperti sepotong roti yang terus di bicarakan kegurihannya, padahal mereka yang mencicipi roti itu tak pernah tahu kalau sebelum jadi roti itu butuh banyak proses, dan proses yang paling tak diperhatikan justru yang paling mengharukan, yah itu tentang kalian hey kalangan bawah, kalian bekerja menanam gandum di ladang yang dulunya gersang, kalian aliri air dengan jeri payah kalian sendiri, kalian menamam beni gandung, mengairi, memupuki, menyiangi, dan kemudian kalian panen hingga berkarung karung, dan berapa yang kalian dapatkan? Sedikit! Dan kalian menerima gaji kalian yang sedikit dengan ribuan puji sukur pada Tuhan kalian, entah apa yang kalian pikirkan! Entah apa jadinya roti jika tak ada kalian! Hey para warga kalangan bawah, petani di ladang gandum yang dulunya gersang. Aneh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Hidup adalah lelucon untuk orang yang selalu menggunakan pikiran, dan hidup adalah penderitaan untuk orang yang selalu menggunakan perasaan. Dan bagaimana dengan para buruh dan pekerja keras di perkotaan? Apa mereka menggunakan pikiran mereka? Lantas mengapa mereka masih saja bertahan hingga beberapa tahun, bahkan beberapa yang bertahan hingga puluhan tahun, apa pikiran mereka masih bekerja? Saya rasa tak berguna lagi, sudah tumpul pikiran mereka terdesak dengan kantong mereka yang sesak nafas. Bagaimana dengan perasaan mereka? Tak berguna lagi, tak ada lagi yang perlu disesalkan, sesal yang kelak dianggap sebagai sebuah penderitaan, semua berjalan apa adanya, jika yang ada hanya segenggam beras dengan lauk air garam dan kecap mau diapa lagi, mereka pun masih bisa makan diiringi dengan doa pada yang kuasa, pula diakhiri dengan senyum syukur ketika selesai bersantap dengan lahapnya. Kerja keras dengan gaji tak seberapa, untuk beli makan enak dalam sehari saja sudah susah, ditambah dengan kebijakan pemerintah, kebijakan pemerintah! Yang tak memberikan mereka belas kasihan, belas kasihan memberikan tunjangan sekolah gratis pada anak mereka, agar mereka bisa membaca dan menulis! Hey pemerintah sialan! Kemana mata kalian, terlalu berwarna birukah sekarang! Kemana perasaan kalian, terlalu bersikap layaknya pendahulu kalian yang biang korup itukah! Tahi kucing kalian! Aneh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Barang siapa yang menolong saingannya adalah orang gila, itulah prinsip. Aha bodoh! Mana mungkin manusia dikatakan manusia jika tak memiliki perasaan, dengan perasaan akhirnya manusia tak dikatakan sejenis binatang, dengan perasaan akhirnya manusia tak dikatakan orang gila, maksud saya orang gila yang ada di rumah sakit jiwa. Perasaan manusia mana yang takkan sakit jika disakiti, dicaci maki sedemikian rupa, di perkosa, di injak harga diri dan kebanggaannya, tak dihargai, dan lain sebagainya. Manusia selalu ingin merasakan kebahagiaan dalam hidup, maklum manusia itu takut tak sempat merasakan kebahagian semasa hidupnya, karena ada kematian, karena kematian alasan yang logis untuk menjelaskan bahwa manusia ingin hidup penuh dengan kebahagiaan. Lantas mengapa musti saling menyakiti? Dengan alasan berbeda agama, berbeda uang yang ada dikantong, jabatan, dan berbagai macam tahi bengek lainnya, padahal sama sama manusia, sama sama merasakan sakit jika disakiti! Ah aneh!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Lihat itu di televisi, berapa banyak tangis sedih disana? Semuanya adalah tak lebih dari kesedihan, lantas bagaimana dengan kebahagiaan? Kemana mereka yang berbahagia? Kabur dengan korupsi uang rakyat, tertawa setelah menendang dan menggusur rumah rakyat, tidur lelap karena di rumah mereka banyak pembantu yang sekali berisik di pecat atau bahkan di bunuh, oh malang sekali nasib kalian orang yang tak memiliki harta kekayaan, harta kekayaan dari keturunan sebelum anda. Kasihan sekali hidup kalian yang tanpa perasaan, hidup lewat tenaga dan jerih payah bercampur peluh orang orang yang kalian pekerjakan dengan upah, memang mungkin saja kalian sudah pernah merasakan seperti itu waktu kalian masih melarat, tapi apa kalian sudah tak punya perasaan pada orang yang kalian pekerjakan? Apa anda ingin membalas dendam karena telah diperlakukan seperti itu sewaktu kalian masih melarat? Kasihan sekali hidup anda, tak hanya tanpa perasaan, tapi juga penuh dengan dendam, layaknya Iblis yang dendam pada manusia beragama pertama si Adam hanya karena Tuhan lebih menyayangi manusia yang tercipta paling sempurna dari semua ciptaanNya. Apa tak cukup aneh semua cerita ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Burung merpati tanda kesetiaan, mereka mengajar manusia agar bisa setia, setia itu wujud nyata dari perasaan. Pernah dengar cerita mengenai percintaan pertama antara Adam dan Hawa di surga? Maksud saya siapa yang mengajarkan mereka bercinta? Yah tentu saja Tuhan yang mengajarkan, tapi lewat perantara binatang, dan binatang itu anjing, anjing!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tak cukupkah kita belajar dari binatang hingga kita dengan mudah berperilaku layaknya binatang? Kita ini manusia yang punya pikiran dan perasaan, pikiran dan perasaan, pekerjaan manusia adalah menjadi manusia, gunakan pikiran untuk berpikir tentang jalan dan cara agar kesejahteraan dan kebahagiaan bersama sama bisa dirasakan, sesama manusia. Gunakan perasaan untuk benar benar tanpa pamrih untuk bisa saling merasakan perasaan masing masing, membantu sesama manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;JNM Jogja, 6 June 2011, 16:02&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-6804557354917846947?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/6804557354917846947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/06/verba-amini-profere.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6804557354917846947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6804557354917846947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/06/verba-amini-profere.html' title='Verba Amini Profere'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2c60vdUTnlI/Tey19r91DkI/AAAAAAAABBk/BSws8WY8Rxs/s72-c/27.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-1260832809225179481</id><published>2011-06-05T00:15:00.003+07:00</published><updated>2011-06-05T00:23:07.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Musim</title><content type='html'>Dan akhirnya ada yang berulang tahun, tahun kemarin kembali dirayakan dengan perayaan yang sedikit berbeda dan dengan ucapan yang sama, selamat ulang tahun untuk siapa pun yang merayakan, hari kemarin lebih baik dari hari ini, tahun kemarin lebih baik dari tahun ini, semua berjalan seperti tiupan angin dari timur ke barat, bertiup dengan kencang sekencang roller coaster di pasar malam, tak ada yang menghentikan, karena memang kebahagiaan selalu diharapkan. Mentari belum juga bersinar, hari kemarin baru lewat dengan denting jarum jam yang telah leat 24:00, semuanya berteriak kegirangan, entah apa yang mereka maksud, mereka hanya berterriak penuh euforia dengan harapan agar ulang tahun mereka juga di hari mendatang juga dirayakan, dengan kue, dan dengan a[i yang menya;a diatas lilin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah manusia bodoh, apa kalian tahu jikalau bertambah umur maka kematian semakin dekat menjelang? Kalian tak mau tahu, yang kalian cari dalam hidup hanyalah kebahagiaanj, kebahagiaam sesaat yang kan berakhir setelah tiupan lilin berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selamat menempuh tahun baru, untuk anda, dan untuk kalian yang merayakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-1260832809225179481?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/1260832809225179481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/06/musim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1260832809225179481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1260832809225179481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/06/musim.html' title='Musim'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8609778365118586107</id><published>2011-05-22T21:22:00.001+07:00</published><updated>2011-05-22T21:25:14.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Ini Semua Demi Ego</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eO7SO7-S8bM/TdkcubcCTQI/AAAAAAAABBY/-p8EfTdCSDQ/s1600/pisang.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 277px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-eO7SO7-S8bM/TdkcubcCTQI/AAAAAAAABBY/-p8EfTdCSDQ/s400/pisang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609546394831572226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;“Matahari tenggelam, hari sudah malam,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Terdengar burung hantu, suaranya merdu…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Seroang anak lelaki di hanyutkan disungai berkat pertolongan seorang Ibu yang sayang pada anaknya, anaknya hendak dibunuh oleh penguasa yang sialnya telah menjadi suaminya. Berita itu di umumkan, dia seorang berkuasa, mendapat firasat buruk dari dukunnya yang berkata bahwa nanti akan ada seorang anak lelaki yang lahir di tahun ini yang akan menjatuhkanmu dari kursi kekuasaan, dan keluarlah perintah itu, perintah untuk membunuh semua anak kecil yang lahir di tahun itu. Kasihan? Dia sudah kalap, kekuasaan yang memberikan dia segalanya, dengan mudah mendapatkan apa yang dia inginkan dengan sekali perintah, ada yang menolak tak memberi apa yang dia pinta akan berujung terkapar sunyi dalam lumbung tanah, dia dapat memenuhi semua ambisi yang diinginkan membuat dia tak tahu menahu lagi apa itu rasa. Anak lelaki yang terbilang kecil diberbagai pelosok negeri tempat dia berkuasa di kubur hidup hidup, ada yang dipenggal, atau mungkin ada juga yang di tenggelamkan di sungai dan lautan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Ibu itu, menyayangi anaknya, anak yang dikandung selama sembilan bulan, dibuai dan dimanja semenjak lahir dengan susuan dan ciuman yang tak hentinya dia berikan siang dan malam, hingga datang perintah berupa pengumuman dari suaminya sang pemimpin yang hendak membunuh semua anak lelaki yang lahir di tahun itu. Termasuk anaknya sendiri yang terlahir sebagai anak kecil. “Malang benar nasibmu anakku” ratap ibunda ketika menghanyutkan anaknya diatas keranjang dari anyaman rotan tahan air tempat anaknya tidur, menghanyutlah anaknya dibawa arus air, teriring tangis pedih ibunda yang tentu saja takkan pernah rela menjauh dari anaknya, tapi apa daya, daripada anak kecil tak berdosa merenggang nyawa, mending menjauh dan masih hidup walau tak tahu akan hanyut entah kemana. “Sayang ibu sepanjang masa anakku, semoga Tuhan itu ada dan menolongmu lewat perantara manusia lain, hingga kau besar nanti datanglah kembali ke Ibunda, ingat nak sayang Ibu sepanjang masa…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Selang bertahun tahun berlalu, tak ada satu pun keraguan dari dalam diri sang penguasa akan nasibnya sendiri yang akan di taklukkan oleh seorang anak kecil yang mungkin setiap saat akan datang untuk menjatuhkannya dari kursi kuasa, semua anak kecil telah tertumpas. Tanpa sepengetahuannya bertahun tahun yang lalu, seorang anak kecil telah dihanyut ke sungai, anak kecil itu telah di temukan oleh seorang petani yang sedang memandikan kerbaunya di sungai, pertama yang melihat justru kerbaunya yang keranjingan, dikira si petani ada seekor ular yang datang hingga kerbaunya mengaum panik tak jelas, ternyata yang melintas adalah sebuah keranjang, ketika keranjangnya dia ambil dan keranjangnya diteliti baik baik, dia pun membuka kelambu yang menutupi keranjang itu, apa jadinya? Sontak anak kecil itu menangis ketika cahaya matahari menerpa wajahnya, dan tentu saja petani itu tak kalah kagetnya dan tak menyangka kejadian ganjil itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tak ada cerita istimewa dan berbeda dari yang kita sudah ketahui dari berbagai macam cerita yang telah kita baca sebelumnya, termasuk apa saja yang terjadi pada sang raja dalam kurung waktu bertahun tahun selama dia menjabat menjadi penguasa, begitupula Ibunda sang anak yang anda sudah bisa mengira kira kira apa saja yang dia lakukan selama proses penungguan tanpa kepastian anak yang telah dia hanyutkan di sungai, atau bahkan apa yang dilakukan petani yang sedang memandikan kerbaunya disungai dan mendapatkan keranjak hanyut yang berisi anak kecil didalamnya. Semua cerita sama saja seperti apa yang anda bayangkan, seperti si penguasa yang masih saja memerintah sekehendak hatinya saja, untuk pemuasan keegoisannya, lewat kata kata yang belum jelas juga kebenarannya oleh si peramal sang penguasa menggiring tiap langkah langkahnya. Ada yang membangkang padanya dengan mencoba memberontak pada tiap keputusannya maka dengan mudah saja orang itu ditangkah oleh pasukannya dan kemudian di gantung di depan umum, membuat bergidik dan berpikir puluhan kali tiap warga yang dia kuasai untuk coba coba melawan perintahnya. Semuanya berjalan dengan tiap tindakan dari pasukannya yang nampak tak memiliki otak dan hati, sekali perintah turun langusng dituruti, tanpa dipikir logis atau manusiawinya perintah itu, mereka juga sudah terlanjur tergiur oleh gaji dan nama tentara kerajaan yang mereka dapat hingga mampu membuat segan rakyat biasa, ditambah ketakutan mereka sendiri pada tiap perintah penguasa yang jika mereka tak patuhi kepala jadi taruhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Sedikit berbeda buat Ibunda anak yang dirundung duka terus menerus selama bertahun tahun semenjak dia menghanyutkan anaknya, perasaan terluka yang semakin lama semakin membuat hati si Ibunda menjadi tak karuan, lebih besar kesensitifan dari perasaan si Ibunda membuat pikiran logisnya sudah tak berguna, tak ada lagi yang hendak dia lakukan selama bertahun tahun itu. Kurus selayaknya mayat yang masih bernyawa, hanya dua kemungkinan yang ditunggu yakni kematian dan kebahagiaan yang masih tak jelas, apakah anaknya masih hidup atau kah sudah mati ditenggelamkan arus air. Air mata Ibu malang itu telah habis, malah air matanya yang terkesan terpaksa keluar ketika bayang bayang wajah polos anaknya yang tak berdosa itu menggerayang di benaknya terpaksa keluar, air mata yang menyerupai darah, tak cair layaknya air mata manusia, tapi kental yang warnanya agak kehitaman. Kasihan? Anda takkan pernah bisa membayangkannya sampai anda merasakannya sendiri. Nampak gila kadang kadang Ibu anak tak berdosa itu, kadang tertawa keras sendiri ketika bayang anaknya yang tertawa kecil yang lucunya tak terkira saat dia kelitik manja datang menyergap di benaknya, namun tiba tiba lamunannya buram dan teriak tangis yang membahana mengganti adegan itu. Sontak saja para pembantu dan petugas keamanan di kediamannya bersama sang penguasa menjadi kaget dan prihatin. Ketika dokter kediaman yang tentu saja menyerupai kerajaan mencoba memeriksa penyakit apakah gerangan yang sedang di derita oleh istri sang penguasa maka nihil dan tak ada jawaban, ketika diajak berbicara pun, si Ibunda tetap bungkam, tak dapat berucap, mengunyah makan pun tak bisa, tenaganya untuk bangun dari tempat tidur sudah habis, untuk minum pun tak bisa, setiap mencoba minum atau makan pasti dimuntahkan. Tak beberapa hari kemudian Ibunda anak yang tak berdosa itu pun meninggal dan di makamkan secepat penduduk melupakannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Sedang apa yang terjadi pada petani itu? Sama saja, tak ada hal yang istimewa, sama seperti awal mula kehidupan dia yang telah memiliki 7 anak sebelum anak dalam keranjang itu dia dapatkan, tetap miskin dan melarat. Untuk makan lewat usaha pertanian, dimana pertanian hanya dua kali setahun panen, untung buat petani yang tempat bertaninya tanah dia sendiri, tapi malang buat petani kita satu ini, dia bekerja ditanah orang lain. Kerbaunya pun milik orang lain, gaji mengembala kerbau hanya seberapa, gaji menjaga lahan pertanian bisa dibayangkan hanya berapa pula, dengan 7 anak apakah anda bisa bayangkan bagaimana menghidupi mereka dengan gaji tak seberapa? Dan datanglah anak baru itu menambah beban hidup petani malang, dengan apa lagi dia hendak mempertahankan semua ini agar tetap hidup, dengan 7 anak ditambah satu anak lagi! Untung saja yang namanya petani atau kalangan bawah di masyarakat selalu saja menghadapi kehidupan dengan senyuman, menganggap segala hal pasti ada jalan dengan usaha, mereka hidup dengan kerja keras semenjak lahir, dan sekarang tentu saja tak patah arang semangatnya. “Hidup selalu menyenangkan ketika kita selalu berusaha untuk membuatnya nampak menyenangkan” kira kira begitulah prinsip hidupnya yang dia dapat dari ayah si petani, terpatri di benaknya hingga kini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kita selalu saja terbuai oleh cerita cerita yang berakhir dengan bahagia dan selalu merasa kasihan pada cerita cerita yang berakhir dengan kesedihan. Manusia terlalu perasa! Dan memang itulah kebenaran tentang manusia, seperti kata orang yang menyayangi manusia lain lewat tulisannya zaman dahulu yaitu “Tugas manusia adalah menjadi manusia”. Manusia memiliki dua hal, akal untuk berpikir dan hati untuk merasa, menggunakan pikiran agar bisa berguna untuk manusia lain, menggunakan pikiran untuk bisa mempertahankan kehidupan agar bisa tetap bersemangat menghadapi hidup yang serba tak terduga. Juga guna hati untuk merasa, merasakan segala macam hal yang terjadi didalam hidup, mengangis ketika sedih, tertawa ketika senang, dan sedih ketika hal hal mengenai kemanusiaan di langgar oleh manusia lain, senang ketika semua manusia saling menghargai kebebasan menjalani kehidupan yang mereka pilih, perasaan manusia adalah simbol nyata seorang manusia dikatakan seorang manusia, tanpa perasaan maka manusia tak beda dengan “Homo Homini Lupus” atau manusia satu adalah serigala untuk manusia lainnya, memakan hak hak hidup manusia lain, mengacuhkan hak hidup manusia lain. Banyak yang mati oleh satu orang manusia, sejarah telah menulis kenyataan bodoh itu, kenapa itu terjadi? Ini semua demi ego.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Apa yang terjadi pada anak kecil yang tak berdosa itu? Terpaksa di layarkan diatas keranjang untuk menjauhi kematian yang telah di ikrar oleh sang penguasa lalim nan bodoh. Si Ibunda malang tak bermaksud, justru kecintaan yang terlalu datang memaksa keadaan, Ibu mana yang rela anaknya dibunuh? Disitulah ada pilihan, pilihan selalu menjadi jalan, dan tak semua pilihan bagus, selalu saja didalam pilihan ada resiko, dan manusia memilih untuk mendapatkan resiko, resiko yang baik untung dan resiko buruk buntung. Anak kecil itu apa yang hendak dikata? Beruntung atau buntung kah? Mati atau mendapat kehidupan yang bisa saja mati kapan saja diatas keranjang yang dihanyut di sungai, atau mungkin hidup dengan keberuntungan yang tak jelas juga? Siapa yang tahu! Untung saja masih ada Tuhan. Tuhan bertindak selalu berbeda dengan apa yang diinginkan manusia, kenapa? Karena Tuhan saya rasa ingin mengajarkan manusia agar tak terlalu bergantung padaNya, Tuhan ingin melihat manusia berusaha sendiri, mencurahkan keringat dan usaha untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, Tuhan memberi restu dan manusia yang melaksanakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Anak kecil itu yang sekarang sering kita lihat di dalam televisi, kita tangisi karena kasihan terhadap dia, apa anak kecil itu senang di tangisi? Dia sangat membenci tangisan kita, dengan tangisan tanda peduli itu membuat mereka merana, merana karena anda mengira bahwa dia hidup tak bahagia. Apalah kehidupan bahagia itu, yang merasakan bahagia ada orang yang sedang menjalani. Dan saran saya, matikan televisi anda, televisi memaksa anda selalu saja kebanyakan menangis dan mengumpat tak jelas, mari membaca buku saja, pelajari sejarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kasihan Bantul, 17 May 2011, 18:19&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8609778365118586107?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8609778365118586107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/05/ini-semua-demi-ego.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8609778365118586107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8609778365118586107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/05/ini-semua-demi-ego.html' title='Ini Semua Demi Ego'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-eO7SO7-S8bM/TdkcubcCTQI/AAAAAAAABBY/-p8EfTdCSDQ/s72-c/pisang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-72190576931131216</id><published>2011-04-28T18:04:00.004+07:00</published><updated>2011-04-28T19:24:46.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Dari Anakanda Untuk Bunda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;div class="uiHeader uiHeaderBottomBorder mbm" style="margin-bottom: 10px; border-bottom-width: 1px; border-bottom-style: solid; border-bottom-color: rgb(170, 170, 170); padding-bottom: 0.5em; "&gt;&lt;div class="clearfix uiHeaderTop" style="display: block; zoom: 1; "&gt;&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle" style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 36px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix" style="display: block; zoom: 1; margin-bottom: 20px; line-height: 1.5em; word-wrap: break-word; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="text-align: center; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Senyummu itu tak pernah berubah,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Hanya raut keriput yang semakin bertambah,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Sini biar kukecup pipi bunda,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Kecup tanda sayang dari anakanda...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Anakanda sekarang di cap nakal sama publik,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Semua yang anakanda suka mereka caci karena muak,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Salah anakanda apa bunda?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Mereka tak mau tahu kalau semua ini untuk mereka...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Lihat bunda kucing itu berak sembarang,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Semua tikus pengganggu sudah dibabat garang,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Anjing itu datang mengganggu kucing,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Sahabat manusia katanya itu anjing...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Lihat bunda langit kembali menangis,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Orang orang pada menunggu tangis habis,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Ada juga yang tidur sambil bermalas malas,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Padahal barusan sengat hari sangat panas...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Bunda kenapa manusia musti punya perasaan?"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Karena rasa sayang pada sesama diperlukan..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Bunda lalu kenapa mereka kadang saling hantam?"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Kadang manusia lupa kalau Tuhan itu selalu geram..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Apa kurang kalau hanya kecupan dan sayang buat bunda?"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Tak ada lagi yang lebih dari pengakuan kata bunda dari anakanda..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Kenapa kata bijak bunda selalu saja bikin anakanda menangis?"&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;"Kalau anakanda tak menangis berarti rasa sayang sudah habis..."&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;Jogja Nasional Museum, 11 April 2011&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="photo photo_none" style="padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; clear: both; "&gt;&lt;div class="photo_img" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; font-style: normal; "&gt;&lt;em&gt;&lt;img class="img_loading img" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/207001_1825721776840_1654151894_1733541_1941103_n.jpg" style="text-align: center;border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; position: absolute; left: -100000px; top: -100000px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-72190576931131216?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/72190576931131216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/dari-anakanda-untuk-bunda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/72190576931131216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/72190576931131216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/dari-anakanda-untuk-bunda.html' title='Dari Anakanda Untuk Bunda'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-195478359924594342</id><published>2011-04-16T19:41:00.001+07:00</published><updated>2011-04-16T19:43:35.607+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Tangis Anak Kecil</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-d7geFBYpw_8/TamO21ZeKLI/AAAAAAAAA_A/UTlWKwNUGnU/s1600/Anak%2BKwcil%2BBernama%2BBudi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 293px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-d7geFBYpw_8/TamO21ZeKLI/AAAAAAAAA_A/UTlWKwNUGnU/s400/Anak%2BKwcil%2BBernama%2BBudi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5596161084682545330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tangis Anak Kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Debu berhembus menyapu mata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Perlahan genangan air meluncur keluar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Gigil angin mengusap lembut kuduk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bulir embun menguap di sela,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Gemertak gigi tak tertahan bergetar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Ungkapan tak mengerti bagai katak…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bukan tak mau tahu mereka,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bukan pula sekali perilaku akan sukar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Lihat bunyi kala sedang tersengguk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Dalam penghayatan ikut terbawa,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Merah padam wajahnya terbakar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tanpa ungkapan sayang pertanda buruk…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tangis anak kecil yang sedang merana,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tak ada kawan pula cerita akan ditukar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Duduk termenung meratap dalam gubuk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Hanya rumput ilalang tanpa bata,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Penerang pelita alas kumuh tembikar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Atap kardus diterpa angin pasti akan tubruk…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Wujud kesedihan beribu rupa,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Tawa dan tangis berbarengan hadir,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Selaksa jejarum perlahan menusuk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Pedih kini kadang tak terasa,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Masa depan penuh misteri tak apalah tersasar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Penuh kesungguhan berdiri tegak…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Rembulan tersenyum takkan mudah reda,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Mentari penghangat dengan sinar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Hibur nyanyi dedaunan melekat sabuk,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Gemercik air mengalir penuh canda,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Lambai rerumputan menggoda hambar,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:center"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kicau burung memaksa senyum dengan cambuk…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:right"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bantul Yogyakarta, 15 April 2011 – 15:19&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-195478359924594342?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/195478359924594342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/tangis-anak-kecil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/195478359924594342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/195478359924594342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/tangis-anak-kecil.html' title='Tangis Anak Kecil'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-d7geFBYpw_8/TamO21ZeKLI/AAAAAAAAA_A/UTlWKwNUGnU/s72-c/Anak%2BKwcil%2BBernama%2BBudi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3512706265757206648</id><published>2011-04-14T10:08:00.003+07:00</published><updated>2011-04-14T10:16:44.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Hal Kecil</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GVhsHivFhr8/TaZmhTsUInI/AAAAAAAAA-4/LilB7rM7A44/s1600/hands.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 284px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-GVhsHivFhr8/TaZmhTsUInI/AAAAAAAAA-4/LilB7rM7A44/s400/hands.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595272309462278770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Banyak teori seribu malas,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Ini salah dan itu salah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Lantas yang bodoh dianggap pas,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Senang sekali mereka tertawa,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Menertawakan sesuatu yang mereka anggap sampah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Apa mau mereka membersihkan sampah?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Atau sedikit berpikir mengolah sampah?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Jika tak ada pembersih dan pengolah sampah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Seperti apa dunia?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Masih belajar sudah sombong,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Anggap diri paling benar,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Ego senantiasa membara,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bodoh lagi tak mau mendengar,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Jangan lihat siapa bicara tapi resapi kata kata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Nyawa tak lebih dari kebanggaan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Kebanggaan akan sesuatu yang didapat dibuat,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Pikiran dan perasaan penghasil karya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Kan dipandang ketika mati menjelang,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bulan dan bintang nampak kecil,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak sadar mereka kalau dunia ini juga kecil,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Manusia itu lebih kecil lagi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bagaimana dengan bakteri dan kuman?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bagaimana dengan lima elemen bumi?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Anggap saja hal kecil itu tak penting,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hingga anda mati pun dilahap nikmat cacing tanah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Anggap hal kecil penting kalian bilang terlalu serius,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bukannya tawa dan senyum juga hal kecil?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Apa penting hirup udara segar di pagi hari?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Apa penting menikmati matahari tenggelam dan terbit?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Apa penting meresapi kata kata?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Apa makna sudah tak penting lagi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hingga materi seolah menjadi topeng,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak kaya materi maka bukan kawan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bukan berarti begitu dan begini,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Cukup mengerti jika masih mau untuk mengerti,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Kawan itu untuk berbagi,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak hanya tawa namun juga sedih,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak hanya mengisi kesendirian tapi juga keramaian,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak hanya membohongi dan memaafkan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Terima kasih itu kecil namun penting,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Untuk apa?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Untuk damai dalam hati agar pikiran tak berontak,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hujan membawa senyuman,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Lihat dentingnya diatas genangan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Senyum perlahan melebar hingga tak tampak,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Saat cerita mulai,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Bukan kepercayaan yang dibutuhkan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Cukup perhatian dalam pengertian,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak ada yang salah dalam jalin kata kata,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Semua kata bagai madu untuk lebah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Semua kata bagai kuncup mekar buat bunga,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Semua kata bagai air buat bibit,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Semua kata bagai pelukan hangat untuk kawan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil, &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Kadang terlupa karena keegoisan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Merasa terlalu benar,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Merasa yang lain selalu salah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak ada kebenaran dalam benar,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak ada kesalahan dalam salah,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Semua hanya pelajaran untuk si bodoh,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Si bodoh yang bermukim dalam pikiran,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Agar mau menerima semuanya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Tak usah mencari jalan untuk bertahan,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Cukup menerima dengan senyuman,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Senyum tanda mengerti,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Mengerti,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;Hal kecil...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;line-height: 16px; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: normal; "&gt;&lt;i&gt;Seturan Jogja, 14 April 2011 - 10:04am&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3512706265757206648?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3512706265757206648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/hal-kecil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3512706265757206648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3512706265757206648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/hal-kecil.html' title='Hal Kecil'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-GVhsHivFhr8/TaZmhTsUInI/AAAAAAAAA-4/LilB7rM7A44/s72-c/hands.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3184062866607573262</id><published>2011-04-05T11:46:00.002+07:00</published><updated>2011-04-05T11:51:14.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Cerita Cinta Rantau</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--Kq__Sc3auc/TZqfaB8WK5I/AAAAAAAAA-g/HJTYb5VViYM/s1600/All%2BYou%2BNeed%2BIs%2BLove.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 313px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--Kq__Sc3auc/TZqfaB8WK5I/AAAAAAAAA-g/HJTYb5VViYM/s400/All%2BYou%2BNeed%2BIs%2BLove.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5591957156880853906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  &gt;2 bulan yang lalu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  &gt;“Saya datang ke kota ini sebenarnya untuk belajar, ingat belajar! Belajar segala hal yang saya suka saja, dan kalau kalian mau bermain main saja dan menganggap semua hal itu kecil dan tak penting silahkan, tak usah ajak ajak saya gabung dengan kalian lagi, kalian mau menjauh dan tak mau jadi teman saya lagi, saya tak peduli! Saya bukan teman kalian lagi”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Mentari kemarin bersinar begitu terang hingga kepalaku terasa seakan tengah terbakar, disenggol sedikit saja dengan perilaku sederhana maka luap emosi sudah tak kepalang bisa ditahan, dan akhirnya kata kata yang tak terncana hendak dikeluarkan langsung saja keluar tanpa komando, bukan maksud hati hendak begitu. Sudah dua malam saya tak bisa tidur, entah kenapa pikiran saya masih belum bisa berdamai dengan perasaan saya, walau dengan bantuan alkohol yang berlebihan tak juga mampu menahan debur ombak kenangan kala bersama dengan wanita itu. Wanita ini wanita yang datang tiba tiba dalam hidup saya, dan tak tahu apa yang dia cari dari diri saya, saya menganggap diri saya ini seperti badut, dan malah orang orang yang kenal sama saya menganggap saya ini aneh dan aneh, yah tak pernah saya dengar mereka mengatakan bahwa saya ini normal seperti mereka, entahlah saya juga tak tahu siapa saya, cuma menganggap kalau saya ini badut, terseralah orang lain mau bilang apa tentang saya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Sungguh luar biasa wanita ini, sebelum sempat tahu namanya, dia sudah tahu kalau saya sudah tak beragama lagi sekarang, suka minum alkohol hingga mabuk tak sadarkan diri. Tapi dengan lugu dia bilang “saya suka semua hal tentang abang, apapun itu, apalagi kalau abang sudah bercerita tentang apa saja, disitu abang kelihatan sangat menarik untuk saya, dan kalau pun orang lain ada yang bilang ini dan itu, peduli tahi lah bang…”. Apa yang saya lakukan ketika itu, tak ada selain diam tanpa kata, barusan kali ini ada orang yang secara langsung bilang ke saya kalau suka dengan cerita cerita saya, saya memang sangat suka dan menikmati momen kala bercerita. Tiga hari saja saya berkenalan dengan wanita ini, hari pertama dia datang ke kos saya dan malah dia ketiduran hingga tengah malam, di kira sedang berada dikamar sendiri, dan waktu bangun dia langsung bingung dan ekpressi malu dari wajahnya tak tertahankan hingga akhirnya dia buru buru pamit pulang. Hari kedua saya datang ke rumahnya, disana saya di perkenalkan dengan adiknya yang dia anggap sangat dekat dengan dia sampai sampai tak mirip orang yang bersaudara kandung secara umum, malah mirip sahabat paling dekat kata dia, dan disana lagi lagi saya melakukan apa yang dia suka, yaitu bercerita, hingga tanpa disadari tengah malam pun datang dan saya pamit pulang itu pun karena sudah berapa kali saya lihat dia sedang menguap. Hari ketiga saya bertemu dengan dia waktu ban motor butut saya sedang ditambal di penambalan ban depan kampus, dia pun menemani saya di penambalan ban itu hingga selesai, entah apa yang dia piker dan rasakan waktu itu, soalnya wajah dia nampak begitu berseri seri tiap saat, ah saya sangat senang sekali waktu itu! Selesainya dipenambalan ban, saya tanya ke dia “mau kemana sore ini?” waktu itu kebetulan hari favorit saya, yaitu hari rabu, tak usah ditanya kenapa saya senang dengan hari rabu yang jelas kalau tiap hari rabu saya pasti senang, itu saja. Dia jawab “tak kemana mana bang, saya juga lagi bete kemana mana, kalau abang mau kemana?”. Saya menatap langit sore yang nampak sedang mendung dan kemudia menjawab “hmmm kayaknya tidak&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kemana mana deh, mau hujan… bagaimana kalau kita ke kos saya saja bertukar cerita?”, tak perlu ditunggu jawab panjang dari dia, cukup “Iya!”. Dan sesampainya di kosan, saya pun bercerita tentang banyak hal, dan seperti dua hari kemarin dia menyimak dengan seksama, seperti balita yang sedang mendengar dongengan dari bundanya sebelum tidur. Lagi lagi tak terasa, waktu pun beranjak ke jam 10 malam, dan dia mau beranjak pulang, katanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“sudah larut malam, saya mau pulang rumah dulu bang…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“oh iya…” jawab saya dengan ekspressi datar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“besok besok kayaknya saya bakal sering datang ke sini deh bang, ceritanya abang kayak tak ada habisnya, dan tetap seru seperti biasa…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“oh iya silahkan, kalau mau sering sering ke sini, saya sangat senang sekali kalau bisa bercerita sama orang yang senang dengar cerita cerita saya…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Sesampainya diluar, sebelum dia cabut pulang, saya memandu dia untuk mendekat ke saya, dan tanpa basa basi layaknya tokoh utama dia serial percintaan, saya langsung tanya ke dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“anda mau tidak kalau jadi pacar saya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Tak ada jawaban dari dia, hanya palingan wajah kemerahan menahan malu saja yang dia berikan, dan saya pun bilang ke dia sembari membalik wajah dia kembali menatap mata saya “jadi saya ditolak yah? Ya sudah lah…”, kemudia dia jawab dengan malu malu khasnya “iya, saya mau jadi pacar abang…” dan dia pun balik ke kos, dan saya pun senyum senyum kegirangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  &gt;Hari sekarang…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Tapi cerita diatas sudah berakhir dengan tanpa alasan jelas dari dia, dan dikarenakan alasan tak jelas dari dia ini, pikiran dan perasaan saya saling beradu argument dari dalam, hanya kebingungan yang nampak dari luarnya. Sebenarnya saya terlalu egois dan bodoh, baru tiga bulan semenjak saya bersama dia, saya tak pernah tahu bagaimana bertindak sebagai seorang pacar yang benar seperti apa yang dia inginkan, dan akhirnya dia pun mulai berbohong dan berbohong ke saya, padahal saya tahu dia sedang bohong, dia tak berbakat dalam hal itu, dan saya hanya diam dan menanyakan ke dia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“lelaki seperti apa yang anda suka?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“tak tahu…” jawab dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“kenapa anda mau jadi pacar saya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“hehe tak tahu bang…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Bahkan saya pun ragu kalau benar benar suka sama dia semenjak saya dan dia jadian, saya hanya senang sama dia karena dia senang mendengar cerita saya, dan mengapa pula saya mau membuka hati saya sama dia? Tak tahu, saya tak tahu. Pikiran dan perasaan saya berkecamuk, hingga akhirnya dia minta pisah saja, dan saya tanya ke dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“kenapa? Apa saya pernah menyakiti anda?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“tidak bang…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“terus kenapa anda mau pisah?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;“tak tahu bang, kayaknya kita memang tak cocok…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Saya pun diam, tak ada lagi kata kata yang ingin terucap, dia punya hak ingin berpisah dan saya bisa apa? Dan akhirnya kita pun berpisah, kenalan tiga hari, dan berpisah setelah tiga bulan bersama. Memang benar kata pepatah ‘penyesalah datang belakangan…”, dan ternyata saya jatuh cinta pada dia setelah kami berpisah. Dan kini saya bisa apa? Saya pun sempat mengajak dia untuk balikan beberapa minggu kemudian, dan bilang sudah tidak bisa lagi bersama saya, belakangan saya tahu dari teman saya yang juga sekarang sudah jadi teman dia kalau dia sudah tak mau lagi berpacaran sama orang yang sudah putus dengan dia. Perasaan dan pikiran saya pun mengajukan ide ide bodoh pada saya disaat alkohol sudah menguasai saya untuk mengirimkan dia surat yang isinya kira kira seperti ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  &gt;“saya ini seorang pembohong, cerita cerita saya semuanya cuman bohongan, dan hanya orang orang bodoh dan tolol yang mau mendengarkan cerita cerita saya, dan kalau anda suka berarti anda ini bodoh… Saya itu tak pernah percaya sama semua hal, agama pun tak saya percayai, apalagi anda… PS: tak usah dibalas”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;lagi lagi penyesalan untuk kedua kalinya datang mengunjungi saya, kebodohan saya memang sangat bodoh diantara orang orang bodoh. Saya mengirim surat itu ke dia dengan maksud agar dia menjauh dari saya, dan kalau perlu tak usah menganggap bahwa dia pernah mengenal saya, walau memang sangat berat, tapi saya sudah terlanjur jatuh cinta pada dia, dan kalau dia sudah tak mau lagi dengan saya, mending sekalian menjauh dari saya, dia datang tiba tiba dan perginya juga sesuka dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Semenjak kejadian surat terakhir itu, saya pun mengalihkan perhatian saya pada segala macam hal yang bisa menyibukkan saya seperti; mencari kerja dan diterima disalah satu tempat kerja yang fokus ke bidang advertising dan saya kebetulan juga dapat pekerjaan yang sesuai dengan bakat saya yang senang menggambar, yaitu menjadi illustrator, walau saya bekerja cuma bertahan sebulan karena bosan kerja dengan orang lain, maunya memiliki tempat kerja sendiri atau paling tidak jadi freelancer. Saya pun mulai membaca buku buku yang menyita banyak pikiran seperti buku buku filsafat, seperti &lt;i&gt;Mitesisifus&lt;/i&gt; dari Albert Camus, &lt;i&gt;The End of Reason&lt;/i&gt; dari Jean Paul Sartre, &lt;i&gt;Zarathustra&lt;/i&gt; dari Frederic Nietzsche, dan &lt;i&gt;Manifesto Communist&lt;/i&gt; dari Mark &amp;amp; Angel, dan banyak lagi yang lainnya. Kegiatan lama saya yaitu melukis pun kembali saya jalani, adapun kesibukan lainnya seperti mencari info acara live music apa saja dan pentas seni dimana pun berada di kota ini pun saya jabanin, kembali rajin berkuliah, sampai ke acara acara wayang dan acara Koes Plus-an didaerah perkampungan pun tak jarang saya datangi, itu semua hanya untuk menenangkan perasaan dan pikiran saya. Itu semua untuk melupakan dia yang telah pergi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Sedikit cerita tentang dia lagi, yakni kira kira tak cukup sebulan setelah perpisahan saya dan dia, dan dia pun mendapatkan pacar baru, hati saya mengambil alih diri saya dengan mengatakan “yah dia kan cantik, wajarlah mudah dapat pengganti, dan wanita kan banyak di dunia ini, dan lagian perjalanan anda untuk merantau masih panjang, sehabis dikota ini belajar, masih banyak tempat yang lain…”, pikiran saya pun menambahkan “tenang saja, ingat kata &lt;i&gt;Shakespeare&lt;/i&gt; lewat sahabat si &lt;i&gt;Romeo&lt;/i&gt;, si &lt;i&gt;Benville&lt;/i&gt; yang bilang ke &lt;i&gt;Romeo&lt;/i&gt; sewaktu melihat perbedaan besar antara &lt;i&gt;Romeo&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Juliet&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Benville&lt;/i&gt; si sahabat baik &lt;i&gt;Romeo&lt;/i&gt; pikir kalau lebih baik jika mereka saling menjauh saja, walau &lt;i&gt;Romeo&lt;/i&gt; sudah jatuh hati pada Juliet, &lt;i&gt;‘kamu gampang melupakan dia (Juliet) dengan cara membuka mata dan hatimu untuk wanita lain’&lt;/i&gt;, dan saya kira itu tak susah. Memang dasar teori yang sangat mudah untuk dikatakan namun sangat susah dilakukan. Tapi yang jelas akan saya coba. Dan lagian ini hidup cuma sekali, marilah membuatnya jadi banyak warna, kesedihan karena wanita hanya salah satu warnanya, masih ada ribuan warna lainnya yang menunggu untuk dirasakan di tempat perantauan lain nantinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span  &gt;Beberapa hari saya menyendiri dan bermeditasi dalam rangka berdamai dengan perasaan dan pikiran saya, hingga akhirnya perasaan dan pikiran bisa sedikit bisa menerima semua yang telah terjadi, dan pikiran saya pun berinisiatif mengajak saya untuk sekali lagi mengirimkan dia surat ke rumahnya, yang isinya kira kira&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  &gt;“Maafkan saya atas segala kebodohan saya, semoga anda senantiasa berbahagia dengan pilihan anda, untuk kebaikan kita berdua mending jika secara tak sengaja kita bertemu entah dimana, anggap saja kita tak saling kenal. Anda tak usah merasa tak enak atau apalah. Maafkan saya, saya memang aneh… semoga hidup kalian bahagia selamanya… PS: tak usah dibalas”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;Sembari menyenandungkan lagu dari Bob Dylan – Blowing In The Wind &lt;i&gt;“How many road must a man walk down, before you call him a man… dst.”,&lt;/i&gt; saya pun merasa agak tenangan sekarang, memang untuk menjadi seseorang, apalagi saya yang sedang mencari siapa diri saya, musti banyak jalan berliku yang musti ditempu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt; text-align:right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span  &gt;Armstrong da Jimmy&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%; "  &gt;Bantul Yogyakarta, Minggu 27 Maret 2011, 21:16&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3184062866607573262?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3184062866607573262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/cerita-cinta-rantau.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3184062866607573262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3184062866607573262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/04/cerita-cinta-rantau.html' title='Cerita Cinta Rantau'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/--Kq__Sc3auc/TZqfaB8WK5I/AAAAAAAAA-g/HJTYb5VViYM/s72-c/All%2BYou%2BNeed%2BIs%2BLove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3187338196150281986</id><published>2011-03-29T17:28:00.003+07:00</published><updated>2011-03-29T17:53:32.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Aku Tak Tahu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zYuOZzeV2gs/TZG5c5trYgI/AAAAAAAAA-U/hGU3uVYilU0/s1600/tak.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 339px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zYuOZzeV2gs/TZG5c5trYgI/AAAAAAAAA-U/hGU3uVYilU0/s400/tak.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589452518723379714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Aku Tak Tahu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Ingatkan aku kawan ketika aku melakukan kesalahan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Benar dan salah setahuku tak ada perbedaan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Itu pun kalau anda memang menganggap aku kawan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kalau memang begitu aku tak tahu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Biru langit seakan takut tuk bersapa dengan bumi,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kabut mendung dijadikan topeng untuk bersembunyi, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Atau ini terjadi karena semena mena perilaku makhluk bumi,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Kalau memang begitu aku tak tahu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Aku ingat ketika kalian datang dan memuji aku dengan panggilan kawan,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Aku diam tak senyum dan tak berucap sepatah kata pun,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Dugaanku benar sekarang kalian pergi dan memanggilku Mr. sensitif man,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Mengapa aku tak tahu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Manusia keluar dari kandungan menuju alam kehidupan sendiri,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Malangnya sendiri pula kala menuju alam kematian nanti,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Apakah saat hidup akan ada yang akan menemani?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bodohnya aku tak tahu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;i&gt;Minggu, 27 Maret 2011, 16:47, Kasihan Bantul Yogyakarta&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3187338196150281986?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3187338196150281986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/03/aku-tak-tahu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3187338196150281986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3187338196150281986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/03/aku-tak-tahu.html' title='Aku Tak Tahu'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zYuOZzeV2gs/TZG5c5trYgI/AAAAAAAAA-U/hGU3uVYilU0/s72-c/tak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4336879282249451195</id><published>2011-03-10T12:26:00.003+07:00</published><updated>2011-03-10T12:32:31.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Kawan Itu Ilusi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-sZkFx8RCbbg/TXhiBhka5fI/AAAAAAAAA-E/yVDPsD2BmeU/s1600/World%2BHeritage.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 285px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-sZkFx8RCbbg/TXhiBhka5fI/AAAAAAAAA-E/yVDPsD2BmeU/s400/World%2BHeritage.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5582319516456248818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Seperti hujan yang senantiasa berkawan dengan awan, namun tanpa sepatah kata mampu terucap oleh hujan untuk awan, namun hujan terlebih dahulu hilang telan bumi. Atau seperti sepasang kawan antara kayu dan api, belum sempat bertukar kata, apalagi menjadi sebuah cerita antara kayu dan api, kayu terlebih dahulu menjadi arang. Antara langit dan bumi tak ada kata kawan diantara mereka, tak bisa pula mereka disatukan dengan ikatan, jarak antara mereka membuat mereka tak saling bergantungan, malah membuat mereka saling membenci dan saling iri karena satunya ada di langit dan satunya ada di bumi, mungkin secara tak langsung dapat diberikan contoh seperti bumi memberikan pantulan uap panas dari matahari, uap itu melayang menuju langit, bergabung dengan awan dan kemudian jadilah hujan, beberapa orang mungkin akan berkata bahwa dengan hujan dari langit akan membawa kehidupan di bumi, memang itu benar adanya, tapi coba lihat dengan seksama bagaimana dengan manusia? Kala hujan turun manusia jadi pemalas, ada pula yang terburu buru, bahkan ada yang membatalkan janji. Inikah kehidupan? Membuat sesuatu yang tak seharusnya terjadi, terjadi!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Apa itu kawan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Kawan menurut pujangga adalah penghibur dikala susah dan peramai dikala senang, sesuatu yang mustahil terjadi apabila tak ada maksud lain yang diinginkan dibelakangnya, seperti kawan yang datang menghibur dikala ada kawan yang sedang susah karena tentu saja dia juga butuh dihibur kala dia merasa kesusahan oleh kawan yang sudah dia hibur tadinya, begitu pula dengan menjadi peramai kawan yang sedang merasakan kesenangan, mereka juga butuh diramaikan kala sedang merasakan kesenangan. Jadi kesimpulannya, setiap manusia tak ingin merasa kesepian. Ada pula kawan yang selalu saja ada, dia tak peduli dengan dirinya sendiri walau kawannya tak peduli pada dirinya, yang dia tahu hanya satu menjadi penghibur dan peramai yang selalu ada untuk kawan kawannya, dia selalu saja diam tak menanggapi apa yang sedang dia rasakan, dia sedih atau pun senang tak ada bedanya, namun akan terlalu berbeda rasanya kala dia sedang ikut merasakan salah satu kebahagiaan dari temannya, negitu pula kala kawan dia merasakan kesedihan maka dialah orang yang paling merasakan kesedihan itu. Sedangkan rasa untuk dirinya sendiri tak ada. Manusia macam apa ini? Saya sebut dia badut sejati. Badut tak peduli pada saat panas atau pun dingin tetap saja kostumnya sama, tak peduli sedang sedih atau pun senang ekspresinya sama saja tetap tersenyum, untuk apakah kostum lucu dan menggelikan itu? Untuk penonton. Dan untuk apakah ekspressi senang yang selalu ada diwajahnya itu? Untuk penonton. Bagaimana dengan perasaan badut sendiri, apa ada penonton yang ingin cari tahu apa yang sedang dirasakan si badut, adakah dia sedang bersedih hati kala sedang menghibur penonton, jawabannya tak ada satu pun orang yang ingin tahu hal itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Satu satunya hal yang dapat membuat kawan itu terasa ada, walau memang kebanyakan hanya berupa ilusi yang tak nyata adalah ketika saling bertukar cerita, entah apa pun itu ceritanya, cerita tolol, bodoh, konyol, kebohongan, kejujuran, curahan hati sedang kasmaran, patah hati, kesal, senang atau pun sampai cerita yang mengharu biru hingga terasa mampu menyayat nyayat batin, namun sejatinya memang hanya lewat cerita kawan itu akan terasa ada. Ada pendengar dan ada yang didengar. Ada indra mulut, mata dan telinga sebagai perantara cerita, tempat kontak nyata dan langsung dimana ada keberadaan pencerita dan pendengar cerita. Pula ada otak sebagai pengatur alur cerita agar tak terasa membosankan. Dan tak lupa ada hati untuk merespon berbagai macam kemungkinan mengenai apa yang sedang diceritakan, ada emosi yang akan timbul ketika saling bertukar cerita, berupa ekspresi dan tanggapan. Dengan itu semua kawan yang hanya ilusi terasa ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Ketika cerita tak ada lagi, maka kawan kembali menjadi ilusi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Kawan ilusi semacam kawan yang pasti ada disaat kita lagi memiliki sesuatu yang mereka inginkan, mereka ada tanpa harus dipanggil atau dikabarkan, karena mereka dengan sendirinya akan dengan sadar mencari apa yang mereka inginkan. Mereka ada dimana mana, dan selalu ingin segera mendapatkan yang mereka inginkan. Contohnya ketika ada kesempatan untuk mendapatkan kebanggaan karena hendak diakui, kehebatan kala mereka mampu memberikan keberadaan diri, kebohongan dengan tingkah selalu ada pada diri mereka, kejujuran apalah artinya jika ada maksud yang hendak mereka capai, mereka akan mati membusuk apabila tahu bahwa mereka ternyata sendiri dan kesepian. Apa itu yang namanya kawan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Kawan itu ilusi, tak ada kawan yang mampu dengan sendiri perhatian pada orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang sedang membutuhkan perhatian, tak ada kawan yang mampu membaca benak orang yang sedang dirundung rasa sedih yang mendalam, tak ada tindakan yang gratis diberikan, tak ada makanan maka tak ada bantuan, tak ada kopi dan rokok maka tak ada cerita, apa itu kiranya sesuatu yang bernama kawan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Kawan itu ilusi, sediakan saja satu meja makan yang penuh dengan minuman dan makanan yang serba mewah, maka dengan sendirinya orang orang yang mengaku kawan akan datang dengan wajah dihiasa senyum yang kelewat lebar, bahkan orang gila di rumah sakit jiwa pun akan mampu berekspresi seperti itu kala dapat ajakan makan. Apa itu yang hendak anda katakan sebagai kawan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Coba anda sedang dalam keadaan melarat, orang tua anda bangkrut, tak ada materi yang mampu ada berikan pada orang lain, kendaraan sudah terjual, kos atau rumah anda sudah disita, anda sekarang sebatang kara, anda sekarang sudah jauh dari anda yang dulunya, anda sekarang kesepian, karena sudah pasti satu persatu orang yang mengaku pada anda adalah kawan anda sudah pergi menjauh mencari kawan yang lain tentunya. Saya rasa berlebihan jika anda masih merasa masih memiliki kawan yang mampu menolong anda. Apa itu kawan namanya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Anda bisa saja sedikit berpikir ketika membaca tulisan omong kosong dari orang yang tak jelas ini, itu pun jika anda masih punya pikiran. Atau pun anda bisa saja mencemoh dan bahkan mengejek hina tulisan ini, itu pun jika anda merasa tak apa apa jika anda mendapatkan hal serupa dari orang lain seperti apa yang sudah anda lakukan. Anda punya pikiran dan perasaan, begitu pula orang yang menulis cerita ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Sekedar hanya ingin bercerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Georgia;"  lang="IN"&gt;Salam sapa hangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Georgia;"&gt;Armstrong da Jimmy (Si Pendongeng)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Georgia;"&gt;Senin, 07 Maret 2011, 02:36am&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4336879282249451195?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4336879282249451195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/03/kawan-itu-ilusi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4336879282249451195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4336879282249451195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2011/03/kawan-itu-ilusi.html' title='Kawan Itu Ilusi'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-sZkFx8RCbbg/TXhiBhka5fI/AAAAAAAAA-E/yVDPsD2BmeU/s72-c/World%2BHeritage.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-841319463593575947</id><published>2010-11-30T03:45:00.003+07:00</published><updated>2010-11-30T03:56:17.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Dialog Imajinasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: georgia;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TPQSSEmm3iI/AAAAAAAAA9s/Lg7W59ncV3g/s1600/imagination-tree-300px.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 302px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TPQSSEmm3iI/AAAAAAAAA9s/Lg7W59ncV3g/s400/imagination-tree-300px.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545077142882541090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: georgia;" class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Manusia takkan bisa mengampuni atau memaafkan satu sama lain, tapi mengapa juga dilakukan?"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Itu karena ingin hati..."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Yang bisa memaafkan dan mengampuni itu cuman Tuhan!"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kalau hati yang ingin mau di apa lagi? hati memang begitu..."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Manusia itu ada dua sisi baik dan buruk!"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Lantas?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Manusia hanya bisa berdamai"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Dengan?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Manusia hanya bisa berdamai dengan sisi buruknya masing masing..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kalau hati ingin mengucapkan kata maaf atau sesumbar kata dengan maksud tuk mengampuni sesama bagaimana?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Biar Tuhan yang maha tahu yang jawab..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Saya ajukan pertanyaan ini pada anda, pada diri anda sebagai seorang manusia! Seorang manusia yang tentunya memiliki hati yang sama dengan manusia manusia pada umumnya..."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Hmmmm..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kenapa?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Kalau kata lewat bibir memang mampu di ucapkan sesuka raga inginkan, namun hati? kapas pun dikalah lembut olehnya, kadang kuat bak batu karang... Kata hati siapa yang tahu?"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Hmmmmm..."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Kenapa? Karena isi hati cuman Tuhan yang tahu..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Mungkin..."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-841319463593575947?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/841319463593575947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/11/dialog-imajinasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/841319463593575947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/841319463593575947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/11/dialog-imajinasi.html' title='Dialog Imajinasi'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TPQSSEmm3iI/AAAAAAAAA9s/Lg7W59ncV3g/s72-c/imagination-tree-300px.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7875355252423600317</id><published>2010-09-15T12:27:00.002+07:00</published><updated>2010-09-15T12:30:43.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confession'/><title type='text'>God and Me</title><content type='html'>&lt;h3 style="font-weight: normal; font-family: courier new; text-align: center;" class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;"I  do believe in God, God is the end of human way... I don't believe in any  religion, religion make sad, religion make me cant control my own life,  religion trap my step, religion make me doesn't know who I'am... I have  God but I don't have any religion... I do believe in God but I don't trust  any religion... So, I celebra&lt;span class="text_exposed_show"&gt;te all of religious festivals in all religions in the whole of world..." Armstrong da Jimmy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7875355252423600317?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7875355252423600317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/god-and-me.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7875355252423600317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7875355252423600317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/god-and-me.html' title='God and Me'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7060805483699055102</id><published>2010-09-13T22:54:00.003+07:00</published><updated>2010-09-13T23:02:41.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Semut Hitam dan Manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TI5KLmzZ2pI/AAAAAAAAA9k/DK0QTJBYLqk/s1600/semut-hitam.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TI5KLmzZ2pI/AAAAAAAAA9k/DK0QTJBYLqk/s400/semut-hitam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516428156830603922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Mereka berjalan bergerombol dengan sejenis mereka, tak pernah mereka hendak menoleh kebelakang jalan lurus kedepan menuju sebuah tujuan entah kemana. Semut hitam. Entah apa yang membuat mereka jika saling berhadapan dengan sesama semut hitam selalu bersapa satu sama lain, malah terlihat sedang bertukar informasi tentang sesuatu yang cuma mereka yang mengerti, dan setiap perjumpaan dan pertemuan diantara mereka diawali dan diakhiri dengan berjabat tangan. Ah manusia kenapa pula tak meniru mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Semut hitam lebih senang pada segala makanan yang dimakan manusia yang rasanya manis, gula adalah favorit mereka, kata pepatah dimana ada gula disitu ada semut. Semut hitam tak suka mencari masalah, berbeda dengan semut merah yang selalu mencari masalah dengan menggigit manusia terutama, dan jika semut merah menggigit manusia maka mereka akan berakhir dengan kematian tragis, rata dengan kulit tangan manusia lewat sekali hamtam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Semut hitam, ada yang kecil dan ada yang besar. Layaknya manusia, semut kecil tak nampak ketakutan didalam hidup mereka, mereka tak takut akan kematian saat terinjak oleh kaki manusia atau menjadi sasaran empuk buat binatang lain yang suka makan semut, mereka tetap menunjukkan ke-eksistensian mereka didepan umum. Nampaklah mereka hidup berjalan bergerombol di dinding kamar, ditempat sampah, di toilet, dan ditempat fovorit mereka dapur. Dan semut kecil jika di ambilkan contoh sebagai manusia maka mereka adalah balita menuju remaja, lihat saja istilah jaman sekarang mengenai kenakalan remaja era informatika, dimana mana selalu saja remaja yang mendominasi, di mall, di tanah lapang, di game center, dan tempat yang paling banyak yaitu ditempat hiburan. Mereka para remaja jika menurut Rhoma Irama dalam lagunya 'biasanya para remaja berpikirnya sekali saja tanpa menghiraukan akibatnya...' dan inilah samanya dengan semut hitam kecil, mereka ada dimana mana dan selalu memiliki rasa ingin tahu yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Semut hitam besar. Biasanya akan kita temuka di halaman rumah, dalam hutan, di atas gunung, dan pekuburan. Mereka lebih sering menggigit manusia, berkelahi dengan sasamanya, dan tak pernah bergerombol dengan sesamanya apalagi bertukar sapa apalagi bertemu di salah satu tempat yang banyak semut hitam besarnya. Sangat mirip mereka dengan manusia dewasa pada umumnya, anak dewasa tak pernah diam berada dalam rumah selalu berkeliaran kemana mana, ada sedikit masalah dengan sesama dewasa diakhiri dengan perkelahian, banyak juga yang senang mencari petualangan dengan naik keatas gunung untuk sebuah ketenangan,jika manusia dewasa jalan jalan bergerombol dengan sesamanya akan merasa tak nyaman karena anggapan kekanak kanakan akan mereka terima, dan manusia dewasa biasanya kelihatan angkuh dan sombong tak kenal maka tak sapa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Andai semua manusia mau meniru cara hidup semut hitam kecil maka indahnya hidup akan sangat sayang tak nikmati apabila tak membagi rasa peduli dengan sesama walau hanya dengan tiap bertemu sapa dengan sesama manusia saling bertukar seutas senyuman, dan sangat membahagiakan apabila tak usah kenal yang penting sama sama manusia saling berjabat tangan! What a wonderful world!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Cinta akan ada dimana mana. Takkan ada rasisme, fasisme, kolonialisme, apalagi perang. Karena manusia yang tetap saja manusia, warna kulit dan kepercayaan agama takkan menggugah kita untuk saling memusuhi atau merasa jijik karena kita sama sama manusia. Menurut Max Tollenar a.k.a. Multatuli “tugas manusia untuk menjadi manusia”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Ada dua lagi kelebihan manusia, yang membuat mereka nampak sebagai makhluk hidup paling sempurna di dunia, yaitu hati untuk perasaan dan otak untuk pikiran. Jika manusia mau tahu dan peduli bahwa tiap manusia pasti memiliki perasaan, maka takkan ada lagi rasa iri hati, sombong dan egois, semua manusia tak ingin dianggap egois dan setiap manusia tak ingin orang lain merasa iri hati pada mereka, dan sombong takkan pernah lagi ada karena semua manusia tak ingin melihat orang sombong atau orang lain menyombongkan sesuatu pada mereka. Perasaan akan lebih sensitif untuk melihat manusia lain dalam kesusahan, rasa ingin menolong akan segera merasuki alam sadar mereka untuk segera menolong, itu pasti. Toleransi, tenggang rasa, dan gotong royong yang merupakan simbol abadi rakyat Indonesia namun tak tampak pada masyarakatnya sekarang ini, mengapa? Tak tahu saya. Yang jelas jika kita ingin mengerti perasaan kita sendiri maka secara alamiah akan sama mengertinya kita pada orang lain. Walau orang lain memang memiliki watak yang berbeda beda, namun hati itu pada dasarnya tercipta untuk kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Pikiran. Yah lagi lagi jika pikiran mampu kita gunakan dengan baik dan sungguh sungguh, apa yang takkan mungkin kita ciptakan? Kita sudah tahu mana yang harus kita lakukan, dan mana yang harus kita tinggalkan, tinggal cara penerapannya saja yang musti kita pelajari. Buku buku ilmu pengetahuan tentang apa pun ada di dunia ini, sejarah telah melahirkan para ilmuan, para seniman, dan berbagai macam orang luar biasa di dunia ini, dan semuanya ada dalam buku. Memang terkadang susah untuk mencari bukunya, namun sekarang kan sudah jaman modern, tekhnologi berkembang di segala macam bidang. Pikirkan sedikit saja jika kita ini mampu mempelajari apa saja, dan mengajarkan pada orang yang belum tahu. Rene Descartes pernah bilang “aku berfikir maka aku ada”, bagaimana mungkin manusia dikatakan ada jika tak menggunakan pikirannya! Berpikir cara untuk membahagiakan setiap manusia di dunia ini!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Apa yang tak bisa dilakukan jika kita mau belajar? Pelajari sesuatu dari diri sendiri, perasaan dan pikiran. Kemudian pelajari dunia dan mahkluk hidup yang ada di dunia, manusia dan alam yang paling utama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Salam cinta untuk semua manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="RIGHT" style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Jimmy Armstrong, Purwokerto 13092010, 22:46&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7060805483699055102?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7060805483699055102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/semut-hitam-dan-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7060805483699055102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7060805483699055102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/semut-hitam-dan-manusia.html' title='Semut Hitam dan Manusia'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TI5KLmzZ2pI/AAAAAAAAA9k/DK0QTJBYLqk/s72-c/semut-hitam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4321026154280849136</id><published>2010-09-10T22:19:00.002+07:00</published><updated>2010-09-10T23:06:09.382+07:00</updated><title type='text'>Untittled</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;i&gt;The colors of the rainbow start to shine after the ends of the rain. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;All the things under the skies bloody wet. Thought impossibility if the God of the rain are stay over the seas? Who is them? Poseidon or Neptune? The young brother of Zeus or Jupiter and the elder brother of Hades the underground natural ruler! Hahaha I guess not them. I think there were some incredible thing that would make it! Not because of the mythological Greece God, but maybe there was another God of the God. Someone over there maybe will saying 'why we should care?' &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"About water?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Yes about water! Did you will say you didn't care about the water?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Or about the God?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Might several people out there didn't believe the God..."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"About human?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Absolutely!" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;No water mean no life. No God mean no human. No human mean? mean everything. No human will no story to tell and no something to share.  Water bringing life for all the thing above the earth, where the place of human stay alive. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt; "God?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Hmmm where the God staying?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"No one know, and we shouldn't have to know" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Why?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Because the God life anywhere! The God life in human mind heart and soul" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;i&gt;Human existence... &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"What the hell about this one?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Most of human said "the existence of human shown when they were thinking and the doing something" And another people will saying "I dont care!". Again and again... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif;font-size:11px;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;So let we choose what we gonna to do and wanna to do...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: left; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4321026154280849136?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4321026154280849136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/untittled.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4321026154280849136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4321026154280849136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/untittled.html' title='Untittled'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-49980268298382889</id><published>2010-09-08T19:49:00.001+07:00</published><updated>2010-09-08T19:51:49.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Memories of a Shy Woman</title><content type='html'>&lt;span title="" style="background-color: rgb(230, 236, 249); color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;35 years I mourned deeply regret will be the memories, kneeling in a shabby old wicker chair while embroidering. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Sometimes I'm waiting for something that has been lost, something has gone for as long as ever. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Now I just get through the day today in a lonely, lonely in a never-ending waiting. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Here, this wicker chair 35 years ago a man named Karnaen has declared his love for me. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;But the shock of emotion makes me happy can not utter a word, nervousness makes me upset that I ran into the room and locked it, I closed my face with my hands, my cheeks flushed and I held a deep shame in my heart that either come from anywhere. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;I stand long enough emotion was mingled happily in the room, because to me it Karnaen same feelings as I feel. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Until I realized when Karnaen calling calling my name outside the house near the old wicker chair. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;I do not know what I must do, my lips locked and the keys seemed to disappear for some where, my body forced my legs to stand up to Karnaen but I think I'm paralyzed.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;I just sat frozen without a word and do not know what to listen to words of love Karnaen shouted outside the home. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Flutter in my chest that whatever its name, seemed suffocating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;My name is Ning, 53 years old I now tread, I was old enough, without companion, without requiring the person I'm happy for my partner to cook food, cook the most delicious food ever made. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Only for himself. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Karnaen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;War is natural to bring Karnaen eternity, where he's waiting for me until we eventually reunited there. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;But why did he go so fast, so fast did not have time to bring me into the aisle, biting both above the sacred bond of eternal nan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"It was all because of me, which can not be met said it was time ..." groaned within me, while I cry for the memories. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;As if the memory was talking to thought.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"That's the shy girl oh memories, you will be missed at that time has long passed ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"But he could not understand why the happy glow on my face that indicates that a sense of who I think just as he felt?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Humans have a sense of the senses must be stimulated so that they can be used, when your throat's dry then with idle hands and your mouth will work together to drinking water was a little thirsty fleeting ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"I think my explanation is too lengthy tele and I do not understand at all!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Is it enough in praise of beauty only by the eye? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Or food delicacy enjoyed only by the mouth? "Lamented memories&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"Well, I was wrong when I and Karnaen met when me and my friend was on the way to school and she came over and said what my answer when he said that he loved me yesterday in front of my house, but not a word that I was able to pronounce, and &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;I hope he does not berpatah zeal in searching whether I love him too ... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;And indeed I loved him ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;"One says yes you can change everything and did not throw you in a prolonged remorse over this ..." the final word from memory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;The last words from the memory of him waking in reverie, the old days it has carved a face that no longer young. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Now a distant memory that is written and haunting memories of that spread through the story to the story. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;The story of a woman's memories of the shy ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;End ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;July 1, 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Inspiration From: Theater Performances &lt;a href="http://www.facebook.com/notes.php?id=1654151894&amp;amp;notes_tab=app_2347471856#!/note.php?note_id=407477785966"&gt;"Remember Memories of a Shy Woman" &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-49980268298382889?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/49980268298382889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/memories-of-shy-woman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/49980268298382889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/49980268298382889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/memories-of-shy-woman.html' title='Memories of a Shy Woman'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4145646198585919487</id><published>2010-09-08T19:39:00.002+07:00</published><updated>2010-09-08T19:52:53.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dongeng'/><title type='text'>Jimmy The Clown (English Version)</title><content type='html'>&lt;span title="" style="background-color: rgb(230, 236, 249); color: rgb(0, 0, 0); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Once, somewhere far away on another planet that resembles Earth is almost exactly live person. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Someone who, if we view the common people in general view is shown as someone who, hmmmm how to think about mentioning the word politely to a freak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;The physical looks of it seems not much different from those of others within it is located, 164cm tall and weighs 55kg. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Only the appearance of eccentricity in keseharianna activity which makes it look different, be advised it works as a 'clown'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Clown name, according to people who had exchanged greetings with him is Jimmy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;People familiar with the name calling in the form of Jimmy Clown cool. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;And people do not know or did not know and those who do not want to know about her will say 'oh, sibadut nan crazy weird is that? " &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;ekspressi complete with quivering lips seemed indifferent and did not want to continue discussing the sign of Jimmy. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;But that's Jimmy, and he was happy with his life. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;While there are certainly others like it do not like. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Life should be balanced between laughter and anger, between smiles and trash, between love and betrayal' of a time kubersapa him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jimmy, it seems eccentric appearance. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Long wavy hair shoulder length, but because it looks neat if he treat her hair with bersampo every day. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Necklace and bracelet competitive advantage, piling stacks enliven the neck and wrists, when walking a little bit sexy because walking is always singing a happy song. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Thick-framed glasses and glass are not too close together to cover her face minus the usual normal, not heroic intent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Hah! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;What you say? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'He does not like clowns! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;just look at his appearance far, far away from the impression of a clown! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;you are making there! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Yes indeed you are correct. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jimmy did not wear distinctive clothing clowns in general, with a small red ball attached to the nose, also with colorful patterned gombrang clothes and a pillow worn around the stomach to look fat or anything with a pair of shoes on his feet too big to be making trouble as he stepped up to look &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;as if she were dancing. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;One thing I want to emphasize to you! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;He is not the clowns in general, he's special! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Specials as what you mean? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Let you specify what what is being done by a clown until he deserves being a clown says? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;For a moment the man lifted imajiansi remember remember not determine what the characteristics of a clown when doing the action.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Clown approximately wiggled her hips and belly are often the same as too big, too often obscure applauding themselves, and another one is always calling people who watch the show laugh out loud with a stupid action. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'That's Jimmy's life that you just described, but the passing another viewpoint. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Mean? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Instead of a clown there for a smile? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;or just laughter from others who got a glimpse of the action watching the clown? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'Yes right and its relationship with the Jimmy? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;'You should try to know the Jimmy's first, at least invite her to come chat that you are interested. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Then you'll get one thing, namely to feel happy, smiling and always carry an intellectual class farce that will make the amazed wonder. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Will also be many other things that you get after completion of your chat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;I and several people I have relayed this to try and always successful. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;He is a clown in a strange version, well I think if that had not had time to get a polite word to compose a strange word. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;But very happy and very good friends with him who had never seen in his life dogged by problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;He is the Jimmy. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jimmy the Clown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;To be continued ...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4145646198585919487?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4145646198585919487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/jimmy-clown-english-version.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4145646198585919487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4145646198585919487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/09/jimmy-clown-english-version.html' title='Jimmy The Clown (English Version)'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8749696150837044796</id><published>2010-08-30T22:10:00.005+07:00</published><updated>2010-09-08T19:52:37.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dongeng'/><title type='text'>Jimmy the Clown</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Alkisah, disuatu tempat jauh di planet lain yang menyerupai bumi hampir sama persis hiduplah seseorang. Seseorang yang jika kita pandang dengan pandangan orang umum pada umumnya maka akan nampak seperti orang yang, hmmmm bagaimana kira kira menyebutkan kata sopan untuk orang aneh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak fisik orang itu nampak tak jauh berbeda dari orang orang lain dilingkungan tempatnya berada, tinggi semampai 164cm dan berat 55kg. Hanya penampilan eksentriknya dalam beraktifitas keseharianna yang membuatnya nampak berbeda, maklum kerjanya sebagai 'Badut'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama badut itu, menurut orang orang yang sempat bertukar sapa dengannya adalah Jimmy. Orang yang akrab dengannya memanggil dengan sebutan keren berupa Jimmy Clown. Dan orang tak tahu atau tak kenal dan orang orang yang tak mau tahu akan dirinya akan mengatakan 'oh, sibadut gila nan aneh itu?' lengkap dengan ekspressi acuh dan nampak bibir bergetar tanda tak ingin melanjutkan pembahasan mengenai Jimmy. Tapi itulah Jimmy, dan dia senang dengan kehidupannya. Walau ada yang suka tentu ada pula yang tak suka. 'Hidup harus seimbang antara tawa dan marah, antara senyum dan caci maki, antara cinta dan penghianatan' suatu waktu kubersapa dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimmy, nampak eksentrik penampilannya. Rambut berombak panjang sebahu, namun rapih karena kelihatan jika dia merawat rambutnya dengan bersampo setiap hari. Kalung dan gelangnya saing bersaing, tumpuk menumpuk meramaikan leher dan pergelangan tangannya, kala berjalan sedikit agak seksi karena sambil berjalan senantiasa melantunkan sebuah lagu gembira. Kaca mata berbingkai tebal dan kaca yang tak minus juga merapat menutupi wajahnya yang biasa biasa saja, tak gagah maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'hah! apa anda bilang?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'dia tak mirip dengan badut! lihat saja penampilannya yang jauh, sangat jauh dari kesan seorang badut! anda mengada ada!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'iya memang anda benar. Jimmy tak memakai pakaian khas badut pada umumnya, dengan bola merah kecil menempel di hidung, pula dengan pakaian gombrang bercorak warna warni dan sebuah bantal dipakai di sekeliling perut agar kelihatan gemuk atau pun dengan sepatu kegedean di sepasang kakinya hingga dapat membuatnya kesulitan saat melangkah hingga terlihat seolah sedang menari. Satu hal yang ingin saya tekankan pada anda! Dia bukan badut pada umumnya, dia spesial!'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'spesial seperti apa maksud anda?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'coba anda sebutkan apa apa saja yang dilakukan oleh seorang badut hingga dia layak menyandang kata badut?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak orang itu melayangkan imajiansi mengingat ingat apakah gerangan kekhasan dari seorang badut kala melakukan aksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'kira kira badut sering menggoyangkan pinggul dan perutnya yang sama sama kegedean, pula sering bertepuk tangan sendiri tak jelas, dan satu lagi selalu mengajak orang yang menonton pertunjukannya tertawa terbahak bahak dengan aksi konyolnya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'itulah hidup si Jimmy yang barusan anda jelaskan, namun lewat sudut pandang yang lain.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'maksudnya?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'bukannya badut ada untuk sebuah senyuman? atau sekedar tawa dari orang lain yang sekilas sempat menonton aksi si badut?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'iya benar dan hubungannya dengan si Jimmy?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'anda harus coba mengenal si Jimmy terlebih dahulu, minimal mengajak dia ikut obrolan yang anda minati. Maka anda akan mendapatkan satu hal, yaitu merasa senang tersenyum dan selalu membawa banyolan berkelas intelektual yang akan membuat terheran heran. Pula akan banyak hal lain yang akan anda dapatkan setelah selesainya obrolan anda. Saya dan beberapa orang yang telah saya sampaikan hal tersebut mencoba dan selalu berhasil.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah badut dalam versi aneh, yah sekiranya menurut saya yang belum sempat mendapatkan kata sopan untuk menggubah kata aneh. Namun sangat berbahagia dan sangat bersahabat baik dengan dia yang terlihat tak pernah dalam hidupnya dirundung masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah si Jimmy. Jimmy the Clown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8749696150837044796?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8749696150837044796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/jimmy-clown.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8749696150837044796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8749696150837044796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/jimmy-clown.html' title='Jimmy the Clown'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4784851630684883042</id><published>2010-08-25T20:56:00.001+07:00</published><updated>2010-08-25T22:05:46.470+07:00</updated><title type='text'>22 Years Old</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; font-size: large; color: rgb(85, 85, 85); "&gt;&lt;blockquote&gt;‎"Finally the time is come, the time called twenty two... Too many word of wisdom saying that there would be no future, if you just working hard without any hope... And I sitting down under the dark skies, no candle and no cake just friends and some story to tell... How could we being something, if we just sit in the same place... Its time to move on, move on to the future with a little hard will..."&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4784851630684883042?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4784851630684883042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/22-years-old.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4784851630684883042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4784851630684883042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/22-years-old.html' title='22 Years Old'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-4647402002001499216</id><published>2010-08-12T17:08:00.002+07:00</published><updated>2010-08-12T17:24:11.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Kenang Kenangan Seorang Wanita Pemalu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#333333;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;35 tahun lamanya kumeratapi penyesalanku akan kenangan yang mendalam, duduk bersimpuh di sebuah kursi rotan tua lusuh sembari menyulam. Kadang kumenanti sesuatu yang telah hilang, sesuatu yang telah pergi untuk selama lamanya. Kini kuhanya bisa melewati hari hari dalam kesepian, kesepian dalam penantian yang tak kunjung berujung. Disini, dikursi rotan ini 35 tahun yang lalu seorang lelaki bernama Karnaen telah menyatakan cintanya padaku. Namun keterkejutanku dalam haru bahagia membuatku tak dapat berucap kata, kegugupan membuatku kalut hingga kuberlari masuk kedalam kamar dan menguncinya, kututup mukaku dengan kedua tangan, kedua pipiku memerah dan kutahan rasa gregetan mendalam dalam hatiku yang entah datangnya dari mana. Cukup lama kutahan haru bercampur bahagia ini didalam kamar, dikarenakan perasaan Karnaen padaku ternyata sama seperti halnya yang kurasakan. Hingga kutersadar saat Karnaen memanggil manggil namaku di luar rumah dekat kursi rotan tua itu. Ku tak tahu apa yang musti keperbuat, bibirku serasa terkunci rapat dan kuncinya menghilang entah kemana, ragaku memaksa kakiku tuk berpijak menghampiri Karnaen namun kurasa aku lumpuh. Ku hanya terduduk beku tanpa kata dan tak tahu hendak berbuat apa mendengarkan teriak kata cinta Karnaen di luar rumah. Debaran dalam dadaku yang entah apa namanya, serasa menyesakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Ning, usiaku kini menginjak 53 tahun, cukup tua usiaku tanpa pendamping, tanpa seseorang yang mengharuskanku bahagia memasakkan makanan untuk pasanganku, memasak makanan paling lezat yang pernah dibuat. Hanya untuk dirinya. Karnaen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang itu membawa Karnaen menuju alam keabadian, tempat dia menungguku hingga kami nantinya kan dipersatukan kembali disana. Namun mengapa dia pergi begitu cepat, begitu cepat hingga tak sempat memboyongku menuju pelaminan, bersanding berdua diatas ikatan suci nan abadi. “Ah ini semuanya karena diriku, yang tak dapat bersua kata waktu itu…” keluh batinku, sembari kutangisi kenangan itu. Seolah kenangan itu bercakap dengan batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itulah kenangan wahai gadis pemalu, engkau akan merindukan kala itu saat telah lama berlalu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun mengapa dia tak mengerti rona bahagia di wajahku yang menandakan bahwa rasa yang kurasa sama halnya dengan yang dia rasa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manusia memiliki kepekaan indra yang musti dirangsang agar dapat difungsikan, saat tenggorokanmu kering maka dengan siaga tangan dan mulutmu akan berkerjasama tuk menengguk air agak dahaga itu cepat berlalu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku rasa penjelasanku terlalu bertele tele dan aku tak mengerti sama sekali!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah cukup keindahan hanya di puji oleh mata? Ataukah kelezatan makanan hanya dinikmati oleh mulut?” ratap kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah, aku yang salah ketika aku dan Karnaen bertemu ketika aku dan teman temanku sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah dan dia menghampiriku dan mengatakan apa jawabanku ketika dia mengatakan bahwa dia mencintaiku kemarin didepan rumahku, namun tak sepatah kata pun yang aku mampu ucapkan, dan kuharap dia tak berpatah semangat dalam mencari apakah aku mencintainya juga... Dan memang aku sangat mencintainya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Satu kata iya darimu dapat mengubah semuanya dan tak melemparkanmu dalam penyesalan yang berkepanjangan selama ini...” akhir kata dari kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata terakhir dari kenangan membuatnya terbangun dalam lamunan, hari tua itu telah mengukir raut wajahnya yang tak lagi muda. Kini tinggal kenangan yang tertulis dan terngiang dalam ingatan yang tersebar lewat cerita ke cerita. Cerita tentang kenangan seorang wanita pemalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;End...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juli 1, 2010&lt;br /&gt;Inspirasi Dari: Pementasan Teater "Kenang Kenangan Seorang Wanita Pemalu" (W.S. Rendra) di LIP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-4647402002001499216?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/4647402002001499216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/penggembala-kambing-dari-antah-beranta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4647402002001499216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/4647402002001499216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/08/penggembala-kambing-dari-antah-beranta.html' title='Kenang Kenangan Seorang Wanita Pemalu'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-5998619373647526922</id><published>2010-07-10T16:28:00.002+07:00</published><updated>2010-07-10T16:58:51.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Mes Souvenirs</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Il était une fois...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Je me demandais, si elle se souvient de moi à tous.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="color: rgb(0, 0, 0); background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Plusieurs fois, j'ai souvent prié&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Dans l'obscurité de ma nuit,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Dans l'éclat de ma journée...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Donc, si vous entrez dans la zone pleine de nourriture qui se sent trop sucré&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Lorsque le vent souffle d'un volcan et la mer qui a conduit à l'océan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Je me souviens qu'une fois il a vécu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Il est devenu mon véritable amour...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-5998619373647526922?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/5998619373647526922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/07/mes-souvenirs.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5998619373647526922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5998619373647526922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/07/mes-souvenirs.html' title='Mes Souvenirs'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3842644688079262400</id><published>2010-06-17T01:50:00.003+07:00</published><updated>2010-08-12T17:27:51.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Penggembala Kambing Dari Antah Beranta</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 19px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Si penggembala kambing itu sudah mulai menggiring para kumpulan bebek yang konon karena sejarah warnanya kuning, kau giring bebek bebek kuning itu menuju alam kampung halamanmu, dimana kampung halamanmu itu tak ada satu pun daun yang berwarna hijau di tiap pepohonan yang telah mati entah karena apa. Pula tak ada satu pun bunga disana apalagi mengharapkan akan adanya taman yang penuh bebungaan, semuanya hanya nampak kegelapan disana sini di kampung halamanmu itu wahai si penggembala kambing yang berwajah muram. Hingga kududa dan mungkin serupa dengan dengan prasangka jikalau di kampung halamanmu itu suram seperti itu di karenakan kebencian terhadap sesama penghuni kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia barok, dimana dia kawanmu dan juga kawan baikku. Kau coba ajak dia tuk menuju kesana ke kampung halamanmu, namun di tolak oleh si manusia barok itu dan ujung dari cerita kau si penggembala kambing mengibarkan bendera entah apa warna dan gambarnya tak jelas, sebagai tanda jikalau kau telah menebar kebencian pada kawan baikku si manusia barok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia barok kawanku, berjalan kemana pun arah angin segar berhembus, bukan ke tempatmu yang ada hanyalah angin buritan. Dia manusia barok kawanku adalah seorang pecinta mimpi dan kau si penggembala kambing adalah pembenci mimpi. Kawanku itu pecinta mimpi sama halnya dengan diriku dan akan selalu begitu hingga ajal nantinya akan datang menjemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu heran padamu wahai si penggembala kambing, mengapa otakmu seperti otak cacing tanah? Atau malah mungkin lebih kecil dari cacing tanah. Dan anehnya setelah kutanyakan hal ini padamu wahai si penggembala kambing, kau malah bangga akan hal itu sembari tertawa seperti burung gagak yang sedang kegirangan mendapatkan bangkai. Itulah mungkin yang membuatmu tak mau ambil pusing dengan pentingnya arti mimpi untuk masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebecinmu wahai penggembala kambing hitam dengan janggot yang panjang lancip serta merta sepasang tanduk runcing tajam pula ekor panjang yang tajam di bokongmu. Kebencianmu membuat segala macam hal yang tengah berada di genggamanmu atau pun ikut mengikut di belakangmu serupa gerombolan bebek kuning itu akan dengan khidmatnya mengikuti kesenanganmu dalam membenci, membenci segala macam hal yang ada di dekat mereka. Ku selalu bertanya bingung, mengapa semua orang yang ada didekatmu selalu membenci tanpa perlu mencari tanya tentang sebab? Sebab hingga layak tuk dibenci, sebab untuk mengapa mereka dibenci, sebab dan lain lain, dan tentunya sangat membingungkan dan bodohnya dirimu dan para pengikutmu wahai si penggembala kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah si penggembala kambing dari antah beranta, dari kampung halamanmu yang penuh dengan kebencian dan keburukan tanpa alasan. Disana tak ada warna warni indah kehidupan, dan mengapa pula banyak yang ingin mendengarkan dan berjalan mengikut dibelakangmu? Karena mungkin otak mereka yang ikut itu serupa denganmu, lebih kecil dari otak cacing tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir cerita adalah aku. Aku yang dulunya kawanmu namun bukan pengikutmu, dan kuharap sekarang masih seperti itu. Mengapa pula sekarang kau benci diriku tanpa sebab? Apa ada yang tak beres dari diriku terhadapmu hey si penggembala kambing?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa musti kutanyakan padamu 'mengapa kau benci diriku?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The End - Kantin Pojok, 15 June 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3842644688079262400?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3842644688079262400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/06/penggembala-kambing-dari-antah-beranta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3842644688079262400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3842644688079262400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/06/penggembala-kambing-dari-antah-beranta.html' title='Penggembala Kambing Dari Antah Beranta'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7235151288937890637</id><published>2010-06-12T01:17:00.002+07:00</published><updated>2010-06-12T01:20:18.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Roads Not Only Unidirectional</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TBJ-CRGLTuI/AAAAAAAAA54/eqVQcPJRjP0/s1600/jalan21.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 325px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TBJ-CRGLTuI/AAAAAAAAA54/eqVQcPJRjP0/s400/jalan21.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481582273877462754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 22px; "&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;I left the bench, lay the final candidate hardback book above ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Now onwards it so memorable, it does not mean a break also the road traveled but others prove the wide streets and waited for the lead ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Ridiculed, scorned and avoided as an option?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Proud of, admired and approachable as an option?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;So where happiness when taking an option?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Reflected in the increasingly heavy regret taking steps to immediately and stop running ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Smile in the hard work to knock down all the things people said about the impossibility ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Life's only once, from toddlers to teenagers to adults to older workers bound senile and forgotten until death comes as the end ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;As long as there semagnat eternal flames of burning tanks, even the wind from all corners of the eyes with a flick of the wind storm about to come crashing into the ranks of future plans will not melt the heart with trepidation ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="" style="background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Just choose one way and sacrificed as a serious one, realize your dreams, or stop in place and then die ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;Cafeteria, May2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7235151288937890637?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7235151288937890637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/06/roads-not-only-unidirectional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7235151288937890637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7235151288937890637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/06/roads-not-only-unidirectional.html' title='Roads Not Only Unidirectional'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/TBJ-CRGLTuI/AAAAAAAAA54/eqVQcPJRjP0/s72-c/jalan21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7348738509901154947</id><published>2010-03-31T07:33:00.005+07:00</published><updated>2010-08-12T17:30:39.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>The Early Morning Babble</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: georgia;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S7KfV1CJhAI/AAAAAAAAA5w/K6qkWFeid78/s1600/12.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 236px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S7KfV1CJhAI/AAAAAAAAA5w/K6qkWFeid78/s400/12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454597296061252610" border="0" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Lelaki tua dengan tongkat ditopang kedua  tangan menyangga tubuh agar tak terjerembab jatuh ke tanah lewat sembari  bersuara dengung di dalam mulutnya seolah hendak bernyanyi entah lagu  apa namun sudah tak mampu lagi kiranya dia bernyanyi se-merdu dan  se-seru seperti waktu muda dulu, sekilas teringat" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;The old man with a cane  propped on his hands so as not to headfirst fall to the ground  while a voice over the hum in his mouth as like to sing some song either,  but it was presumably he could no longer sing a melodious and as  exciting as when he is still young man, briefly recalled &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="kenangan mengetuk  benak &amp;quot;sepatutnyalah diriku kan begini jua adanya kelak seperti  kakek tua yang lewat barusan, masa tua jelang kematian itu pasti akan  datang, jikalau tak mati muda...&amp;quot;" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;memories knocked on his mind  "fitting myself so likewise the future like an old grandpa who passed  just now, go ahead of the death was old age will come true, if we were &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="kenangan mengetuk  benak &amp;quot;sepatutnyalah diriku kan begini jua adanya kelak seperti  kakek tua yang lewat barusan, masa tua jelang kematian itu pasti akan  datang, jikalau tak mati muda...&amp;quot;" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;not &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="kenangan mengetuk  benak &amp;quot;sepatutnyalah diriku kan begini jua adanya kelak seperti  kakek tua yang lewat barusan, masa tua jelang kematian itu pasti akan  datang, jikalau tak mati muda...&amp;quot;" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;die young ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Mentari pagi tak kunjung datang menyinari,  ah berisik sekali hiruk pikuk jalan raya pagi ini, sibuk apa dan akan  kemana mereka, mencari kehidupan mungkin, ah iya mereka mencari sesuap  kepalan tangan kehidupan dengan bersimbah keringat mengucur deras keluar  dari pori pori mereka demi diri sendiri merasa" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;The morning sun haven't come to  shine, ah very noisy the bustle of the highway on this morning, what a busy day and where they will be go, looking for life may be? Ah yes they are looking  for a bite of life with a fist drenched in sweat profusely out of their  pores to pore myself feel &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="hidup hari ini, demi keluarga dan demi kehidupan  masa mendatang yang rumit dan penuh liku kejutan akan hal hal yang serba  tiba tiba seperti kotak labirin waktu." onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;alive today, for the sake  of the family and for the future lives complicated and full of surprises meander will be matters that suddenly all coming &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="hidup hari ini, demi keluarga dan demi  kehidupan  masa mendatang yang rumit dan penuh liku kejutan akan hal hal yang serba  tiba tiba seperti kotak labirin waktu." onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;like &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="hidup hari ini, demi keluarga dan demi kehidupan  masa mendatang yang rumit dan penuh liku kejutan akan hal hal yang serba  tiba tiba seperti kotak labirin waktu." onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;the time of a maze box. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Kemana kau hendak pergi dengan seragam  safari empat kantong, lengkap pula dengan lambang garuda di dada, sudah  seperti bapak Umar Bakri saja ketika hendak pergi mengajar...&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Where  are you going to go with four bags safari uniform, complete the same  with the eagle emblem on the chest, was like a father Umar Bakri, just  when about to go teach ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Sapaan sindir jelang pagi itu yang lebih  mirip ratapan suara meja yang didorong diatas pecahan asbes, hampir  tanpa nada dan intonasi, yah namanya juga sindiran."&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Greetings  sarcastically late morning more like wailing voice-driven of the table above  fractions asbestos, almost without tone and intonation, well the name is  sarcasm. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Dibalas oleh kawan yang merasa &amp;quot;Ah, kau urus saja pikiranmu,  ajak dia duel dan tentukan siapa yang menang, dan yang menang dianggap  sebagai penguasa dirimu&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Returned by a friend who felt "Ah, you  just take care of your mind, take them duel and decide who will wins, and  the winners are the considered as the lord of yourself"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Ah kau anggap aku sudah gila  mungkin!&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Oh you think I'm crazy!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Mungkin kamu  saja yang terlalu sensitif anak muda, kebiasaan para pencerita sering  menyendiri dan kadar sensitifnya diatas rata rata memang sudah melekat  pada dirimu&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Perhaps you are overly sensitive my young man, the  narrator habits often solitary and had a sensitive levels above average is  already inherent in you"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Tak ayal lagi apabila para pencerita  mampu men-sajak-kan kata hati lewat tulisan&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Needless to say, if  the tellers are able to rhyme the word heart in writing"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Yah  sudahlah, mari bercerita yang lain. Hendak kemana dirimu hari ini?  Adakah kegiatan lain selain mencari jarum identitas diri didalam  tumpukan jerami kehidupan? Atau hendak mencari hati tempat labuhan sajak  sajak?&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Well come on, let's tell the others. One does where you  are today? Are there other activities besides looking for a needle in  your ID and a haystack of life, or to find the heart where the harbor of the  poem and rhyme?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  id="result_box" class="long_text" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Hmmm sepertinya hendak mencari hati  hari ini dan hari besok besok namun bukan hanya tempat labuhan sajak  sajak, namun tempat labuhan kasih dan impian...&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Hmmm seems to  look for heart today and tomorrow, but tomorrow is not just a rhyme  rhyme harbor, but the harbor of love and dreams ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Ah kata  katamu terdengar mengada-ada kawanku...&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Ah you say the word  sounds corny my friend ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="&amp;quot;Hahaha tak usah diambil pusing lah  kawan, ku hanya seorang pencerita, hendak didengar atau pun dihina yah  resiko yang selalu disambut dengan senyuman... Pencerita takkan membusuk  ditelan waktu...&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Hahaha do not have to be taken dizziness is a  friend, my only one narrator, to be heard or risk humiliation well which  always greeted with a smile ... The story tellers would not swallowed the time ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Jogja, 31 March  2010"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Yogyakarta, 31 March 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7348738509901154947?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7348738509901154947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/03/early-morning-babble.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7348738509901154947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7348738509901154947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/03/early-morning-babble.html' title='The Early Morning Babble'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S7KfV1CJhAI/AAAAAAAAA5w/K6qkWFeid78/s72-c/12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-190425271325339443</id><published>2010-03-06T23:53:00.001+07:00</published><updated>2010-03-06T23:56:56.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Ikan Kecil (Roman Absurd)</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KJPqjc7uI/AAAAAAAAA3Q/Hhxw6WTcq2U/s1600-h/111.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 397px; height: 387px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KJPqjc7uI/AAAAAAAAA3Q/Hhxw6WTcq2U/s400/111.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445565801658380002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Didalam sebuah kolam kecil itu, dengan air keruh yang terlihat begitu hijaunya bak menyatu dengan jutaan lumut yang telah terurai, hingga saat kusentuh airnya begitu kental dan bau amisnya menyeruak membuatku mual dalam sesaat dan segera berlari lari kecil menuju ke air pancuran didekat kolam itu yang nampak lebih jernih tuk menyeka tanganku yang baunya tak tertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Seketika sejuk air yang masih jatuh perlahan membasahi sekujur tangan hingga lenganku, jemariku pun ambil ulah dengan tak henti hentinya menjentikkan air itu kemana mana, begitu terlanaku pada air jernih ini, pikiranku pun seketika melayang mengingat masa balitaku dulu, 15 tahun yang telah lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu balita, betapa cintaku pada air waktu itu, hingga kini pun begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Hingga saat itu musim hujan telah tiba, satu persatu rintikan hujan jatuh perlahan tapi pasti dari langit mengundang ketertarikanku yang tengah diliput rasa ingin tahu yang menggebu gebu, dan seketika rasa penasaran berbalut kegirangan yang terpancar dari raut wajahku tanpa berpikir panjang langsung keluar kepekarangan rumah sembari membuka semua pakaianku satu persatu hingga nampak tak jauh beda dengan kerbau yang sedang berlumuran lumpur di sawah, dan tentunya telanjang bulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tapi, waktu itu kan masih dalam ruang lingkup kanak kanak mana sempat memikirkan ataupun merasakan tentang adanya malu. Maka terguyurlah aku ditengah buraian air hujan yang menjatuhiku satu persatu dengan begitu manjanya. Ku menari nari berputar putar tak jelas arah dengan menyanyikan sepatah lagu twinkle twinkle little star how I wonder what you are berulang ulang. Bagaimana tak kuhafal lagu ini, jikalau hampir tiap pagi hari siaran tv nasional dinyanyikan oleh seekor komodo berperut buncit dan berwarna hijau, dan saat senang seperti ini dengan spontan kulantunkan perlahan lagu ini. Hingga tak sadar rapuhnya kakiku tersandung batu dan terguling guling di kubangan air hujan yang telah menyatu dengan lelehan tanah, membentuk sebongkah lumpur cair kecoklatan, membuatku nampak seperti adonan kue coklat yang siap masuk dalam oven. Namun ini tak membuatku gentar apalagi menangis, malah justru membuat ulahku semakin menjadi jadi. Sekujur tubuhku yang telah terselimuti kubangan lumpur terlihat begitu menikmatinya, apalah kebahagiaan terpenting buat anak kecil selain tertawa walau terliput banyaknya kekangan aturan dari keluarga yang melarang ini dan itu, dan tak lupa waktu itu gelak tawa kebebasan kudendangkan. Ku telah lupa diri sesaat! Dan sekali lagi, mana sempat ku memikirkannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Apakah masih ada yang lain yang dibutuhkan manusia selain kebebasan dalam kebahagiaan.&lt;br /&gt;Namun malang tak bisa ditangkal. Kebebasan, kebahagiaan waktu ku balita hanya bersifat sementara. Dan seketika lenyap tawa bahagiaku, lenyap sudah nyanyianku, lenyap pula kebebasan yang saat itu masih tak tahu apalah artinya kata itu, lenyaplah semuanya berganti jerit tangis tanpa henti yang terus menerus ku teriakkan dalam kamarku, tak lupa mengacak acak seluruh isi kamarku yang pintunya dikunci dari luar dengan begitu gemasnya, seprei dan selimut kuhamburkan kemana mana dengan rasa kesal yang amat mendalam, seluruh pakaianku yang tertata rapih dalam lemari yang di urut sesuai warna dan bentuknya oleh Bunda kukeluarkan hingga berserakan tak karuan memenuhi seluruh lantai kamarku berbagi tempat dengan seprei dan selimut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Kesenanganku saat itu telah direnggut oleh rasa cinta kasih Bunda akan kesehatanku nantinya, yang berujung dengan jeweran yang sebenarnya tak begitu sakit sakit ketelingaku dan diikuti dengan tamparan lembut berulang kali kepantatku yang waktu itu masih berlumur lumpur yang membuat pakaian Bunda kotor juga dan pula tak tertutupi sehelai benang pun. Digiringnya ku ke dalam kamar mandi dan diguyurlah aku dengan air dari timba berulang ulang hingga nampak bersih kembali, dan sesekali air mengalir masuk kedalam mulutku yang terusan bernyanyi tangis, kemudian ku dimasukkan ke dalam kamar dan memakaikanku piama tidur, kemudian mengunci kamarku dari luar, agar tak kembali melakukan hal bodoh yang telah membuat Bunda khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tangisku pun telah terhenti seiring gema suara adzan magrib yang memekak dari mesjid samping rumahku yang kemudian di susul berhentinya denting hujan yang mengetuk perlahan diatas genteng genteng rumah yang kulihat dari sela tirai gorden jendela kamarku di lantai dua yang pintunya terkunci dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Saat keberbalik arah menuju saklar untuk hendak menyalakan lampu kamarku, karena gelap malam mulai merangsek masuk kedalam kamarku. Seketika seolah tak sadar dengan apa yang telah terjadi kumerasa tak mengenal lagi di mana aku sedang berada sekarang. Apa yang terjadi dalam kamarku! Seruku dalam hati yang lugu dicampur bimbang. Seraya tersenyum kecut mengingat kembali beberapa menit yang lalu saat kekhalafanku kambu, ku katakan betapa bodohnya anak yang melakukan ini dan memukul pelan dahiku. Kamarku kali ini tak jauh berbeda dengan kamar milik Kapten Hook dalam film Peterpan yang telah kutonton lima kali, karna begitu tertariknya aku pada tokoh Petepan yang tak ingin merasakan jadi anak dewasa. Malah jika dilihat lebih jelas kamarku mirip dengan kapal pecah dan karam ketengah lautan mirip di discocery channel siaran favorit Ayahku yang mantan anak buah kapal waktu mudanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Entah mengapa dengan sendirinya naluri dasar diriku yang di samping rajin menabung di celengan plastik berbentuk ayam, ku juga suka dengan kerapian, tentunya sangat berbeda saat ini. Maka mulailah kurapikan seluruh isi kamarku yang telah kuhafal betul tata letak dan susunannya di karenakan Bunda selalu mengajakku membantunya tuk sekedar melipat baju dan merapikan tempat tidurku dan pula dari bayi hingga kuberanjak naik kelas 2 SD ini ku telah menempati kamar ini, di dalam kamar kecil berukuran 4 x 4 dengan warna biru tua yang mendominasi di antara tembok, lemari, gorden, hingga jendela dan pintu, bahkan seprei, selimut, bantal, dan pakaianku pun ternyata rata rata berwarna biru. Dan ini semua dikarenakan waktu kecil dulu aku suka sekali warna biru, begitu pun Bunda yang kurasa sangat dekat denganku diantara ke tujuh saudaraku yang lain, walau kenyataan kadang berkata sebaliknya. Warna biru hingga kini pun masih menyimpan begitu banyak misteri bagiku, dan ketertarikanku padanya bukan dari materi sekarang, namun pada hal hal yang berwarna biru seperti langit cerah yang berwarna biru, pula warna biru ini yang membuatku jatuh cinta pada hujan hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Biru langit yang cerah, bermahkotakan putihnya awan yang seolah berjalan kesana kemari diatas langit berganti kemelut awan hitam yang datang tiba tiba membumbung berkumpul menjadi satu menutupi seluruh warna birunya langit, menutupi sinar terang sang mentari, perlahan menjatuhkan titik demi titik airnya keseluruh permukaan bumi, bulir air yang menggenang perlahan membentuk kubangan disana sini, dan membuatku tersenyum lebar seketika itu entah mengapa. Kurasakan dalam tiap kesendirian saat hujan, seakan hujan bercerita tentang tiap bulirnya yang terjatuh membentuk bulatan, yang jika dilihat tiap sisi dengan pandangan membelanya menjadi dua seakan bulir hujan itu memberikan seutas senyuman yang melebar hingga terbentur pada bulatan lain yang juga ikut tersenyum. Senyuman balas senyuman kataku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Dari sekitaran tempatku berada, suara suara kodok mulai berisik dengan nyanyian mereka yang tak kumengerti, mirip dengkuran Ayah saat tidur malahan. Dan nyanyian kodok semakin memperseru genderang riang bulir hujan yang mengetuk satu persatu di atas genteng rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Kembali ke ikan kecil di dalam kolam yang keruh dan berwarna hijau, ikan ikan kecil itu berenang renang kesana kemari di depan mataku sore ini di sebuah taman berhias hijaunya rumput hijau disekitarannya dan beberapa pohon kelapa disamping sebuah jalan setapak dari kumpulan batu batu krikil kecil di taman kampusku. Di sekitaran kolam taman pun terlihat beberapa anak kecil yang sedang mencari botol botol bekas dan memasukkannya kedalam karung yang dijinjingnya di pundak dan sesekali mereka saling lari lari kecil mengelilingi kolam dengan riang gembira, seolah tak ada masalah dalam hari hari mereka selama ini. Dan aku yang sendirian kala itu hanya memandang sekeling dan sesekali memandang mereka, dan ikan ikan kecil itu, tampak sedikit kemiripan diantara mereka, ikan ikan kecil dan anak kecil berjinjing karung di pundaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Pula, disisi lain tak jauh dari kolam, tepatnya di belantara hijaunya rerumputan nampak rombongan mahasiswi yang berpenampilan begitu muslimahnya sedang berdiskusi seru tentang sesuatu, dan nampak dari ekpressi mereka satu persatu yang begitu khidmat mengungkapkan argument mereka tentang sesuatu yang tentunya menjadi tema diskusi merek, entah apa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tak jauh di samping dari tempatku berada, ada pula beberapa mahasiswa yang juga tak mau kalah seru berdiskusi tentang sesuatu, sesekali mereka tertawa bersamaan dan sesekali hanya satu yang tertawa, dan sebagian dari bahan diskusi mereka diakhiri dengan tawa dan tawa. Entah maksud dari tawa itu untuk mempererat jalinan pertemanan dari mereka, ataupun untuk tak menyinggung perasaan kawan yang berargumen namun jauh dari pokok pembahasan. Tak tahulah aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Dan aku sendiri, sembari menghisap dalam dalam sebatang rokokku sibuk memperhatikan sekitaranku sambil sekali kali menatap serius ikan ikan kecil yang terus terusan mondar mandir kesana kemari di dalam kolam berair keruh dan berwarna hijau didepanku. Sedikit ibah rasa dalam hatiku melihat ikan ikan kecil itu yang tak bisa merasakan kebebasan berenang keluar dari kolam kecil itu, terkekang ikan ikan kecil itu didalam kolam yang terbuat dari tembok yang di satukan dengan krikil krikil kecil seukuran kepalan tangan anak kecil. Hanya terdapat sebuah jembatan kecil yang membelah kolam itu, nampaknya sebagai pemanja mata manusia memandang kola mini agar sekiranya terlihat lebih indah, pula ini sebagai salah satu upaya pihak kampus tuk membuat mahasiswa mahasiswi agar tak bosan berada dikampus, walau hanya disekitaran kolam saja. Dan dijembatan itulah satu satunya tempat berteduh ikan ikan kecil dalam kolam yang bagiku sangat kotor dan bau ini, tempat ikan ikan kecil itu berteduh dari sengatan terik mentari kala siang hari dan gigil udara saat malam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Begitu malangnya nasibmu ikan ikan kecil dalam kolam kotor ini. Apakah kalian merasa kekesalan yang mencuat pada pengkonstruksi kampus yang hanya menjadikan kalian sebagai tak lebih dari sebuah hiasan dari kolam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Aku tak tahu mungkin kalian tak memilik pikiran tuk sedikit berpikir tentang semua yang telah terjadi pada kalian disisa kehidupan kalian dalam kolam ini yang kotor, keruh dan berwarna hijau ini. Namun kutahu bahwa kalian ini wahai ikan ikan kecil makhluk ciptaan Tuhan yang pasti memiliki rasa. Rasa tuk bebas seperti ikan ikan kecil dalam film kartun Nemo.&lt;br /&gt;Pandanganku teralih pada julang tinggi pohon kelapa di sekitar kolam. Hidup pohon kelapa ini tentunya sangat berbeda dengan ikan kecil dalam kola mini. Tentunya sangat berbeda.&lt;br /&gt;Pohon kelapa yang menjulang tinggi ke langit disamping kolam dengan suburnya, dan ikan ikan kecil itu bagaikan narapidana yang hanya tahu mondar mandir didalam jeruji kolam kecil dan berbau dilumuri air berwarna hijau. Pohon kelapa tak mempunyai batasan untuk tumbuh tinggi menjulang keatas langit selagi pohon kelapa itu mempunya kesanggupan, mengingat pepatah kuno semakin tinggi pohon maka semakin kencang angin yang sewaktu waktu mampuh mengoyahkan hingga tumbang menyatu dengan tanah.sangat berbeda dengan kalian wahai ikan ikan kecil bisikku pada mereka dengan haru, kalian hanya mampu berenang kesana kemari didalam sebuah kolam kecil yang tak tahu secara jelas berdiameter berapa… hmmm, yang jelas kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Begitu kecil dan sempitnya ruang lingkup hidupmu wahai ikan ikan kecil yang malang. Inikah salah satu bentuk nyata dari kenaifan sifat dasar manusia? Padahal, daratan sebagai tempat hidup manusia di dunia ini lebih kecil dari tempat seharusnya kalian hidup wahai ikan ikan kecil yang terkekang tak bebas dalam kolam kecil ini, yah tempatmu di air yang lebih besar dan luas wilayahnya di dunia ini daripada daratan tempat manusia berkembang biak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Hujan itu air yang jatuh dari langit dan di daratan pun tak keluar dari ruang terjang sang hujan, bahkan lautan dan samudera pun di bawah kuasa hujan tuk mengetuk bumi dengan badai dan sekali kali angin kencang dimana tempat seharusnya kalian ikan ikan kecil bisa lebih bebas berenang mengelilingi dunia. Tahu kah kalian ikan kecil bahwa kalian hidup dari air yang datang dari langit, yah dari langit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Kenyataan berkehendak lain terhadap bumi manusia dikarenakan air yang seharusnya tempat hidupmu ikan ikan kecil, gara gara air yang jatuh dari langit atau hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Air hujan yang membuat tanah tempat manusia bermukim menjadi lembek hingga akhirnya longsor, air bah dari sungai yang meluap hingga kedaratan menghilangkan tak hanya pemukiman tempat manusia hidup namun bahkan hingga nyawa tak terelakkan di lenyapkan oleh air. Bahkan yang masih melekat dalam ingatan manusia mengenai kedahsyatan air lewat ombak besar bernama tsunami melayangkan secara sporadis nyawa ribuan manusia. Dan sejarah pun mencatat mendetil kedahsyatan dari air tempat kalian ikan ikan kecil seharusnya hidup, bukan di kolam yang tak jelas warna airnya dan begitu kotornya di depan mataku ini. Dan semestinya dengan jelas kalian ikan ikan kecil tak layak tinggal di tempat seperti ini melainkan koloni kuman kuman dan bakteri bahkan cacing cacing pemakan kotoran yang layak bermukin ditempat seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Air tempatmu hidup ikan ikan kecil tempat kalian bernafas melalui insang, begitu pun manusia hidup di bumi ini membutuhkan udara. Bagaimana mungkin ikan ikan kecil itu dapat bernafas melalui insang dengan air yang tak lagi bersih, begitu pun dengan manusia di bumi ini yang tentunya tak bisa bernafas lega dengan banyaknya polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Seandainya manusia punya sedikit saja kepekaan rasa untuk bisa sedikit peduli merasakan kehidupanmu di air keruh nan kotor ini sebagai sesama mahkluk hidup di bumi ini. Meskipun hanya lewat tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolam kampus, 13 June 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-190425271325339443?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/190425271325339443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/03/ikan-kecil-roman-absurd.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/190425271325339443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/190425271325339443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/03/ikan-kecil-roman-absurd.html' title='Ikan Kecil (Roman Absurd)'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KJPqjc7uI/AAAAAAAAA3Q/Hhxw6WTcq2U/s72-c/111.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-23210117040265090</id><published>2010-02-20T03:36:00.003+07:00</published><updated>2010-02-20T05:25:00.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Bunga Di Taman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S38PWrHeR2I/AAAAAAAAA3I/R_R44i2mFKI/s1600-h/419ad9413154b194.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 269px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S38PWrHeR2I/AAAAAAAAA3I/R_R44i2mFKI/s400/419ad9413154b194.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5440083757092456290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S372z_K-SBI/AAAAAAAAA2o/IBM874BYNI4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Alkisah ada sebuah taman, disana ada ribuan macam bebungaan serta merta menebar semerbak harum mewangi kemana mana. Di dekat taman ada seorang pemuda yang hidup penuh dengan kesendirian dan kesehariannya dipenuhi dengan kesibukan mengolah otak agar kelak bisa berguna tak hanya untuk diri sendiri tapi untuk orang lain juga. Baca, tulis, lukis, dan kawan pencerita mungkin keempat hal itu saja yang ada dalam hidupnya selama kurun waktu 21 tahun, hampir tak ada tangis dan penuh akan tawa menyempurnakan kehidupan yang seakan senantiasa dibuat agar terlihat sederhana. Kemewahan jauh dari penggapaian, walau hendak menikmati seteguk kemewahan pikiran dan pengalaman orang lain dalam novel novel kisah klasik mengenai fatamorgana glamor kehidupan seseorang yang ujung ujungnya kan berakhir jauh dari kesan bahagia, dari pengalaman orang lain tersebut membuat pemuda ini ingin hidup biasa biasa saja dan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Koleksi buku buku dari penyair dan sastrawan abad 17 hingga 20 semacam William Shakespear, Frederic Nietzche, Gogol, Tolstoy, Albert Camus, Ivan Turgenev dan lain lain melengkapi perpustakaan kecilnya di rak buku di samping koleksi lukisan lukisan penuh perasaan akan segala macam hal yang ada disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Ditaman itu, penuh akan bebungaan dan rupa warna seakan menjelma seperti peri peri cantik yang senantiasa menarikan kebahagiaan tanpa adanya gangguan keegoisan dari manusia yang hendak menguasai mereka. Disana pemuda itu menatap birunya langit, cerah dan nampak beberapa awan awan yang terbawa arus angin, "apa awan awan itu merasa senang berada diatas langit" bisik hati pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tiba tiba pikiran pemuda yang penuh akan imajinasi membayangkan gumpalan awan besar yang tengah menutupi terik mentari membentuk sesosok wajah wanita, wajah wanita yang sedang tersenyum padanya, yah hanya padanya sosok wanita itu tersenyum padanya. Beberapa saat wajah pemuda memerah karena malu, dia teringat pada kisah kisah klasik abad romantisisme legendaris "Romeo dan Juliet", dan hatinya pun berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"jikalau ku terlahir menjadi Romeo siapa yang hendak menjadi Juliet? seorang wanita dari keluarga yang jauh berbeda dariku yang penuh dengan kesederhanaan, akankah ada yang mau?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Wajah murung pun mulai merambat membuat pemuda tak percaya diri tuk melanjutkan imajinasinya, hanya balpoin dan kertas putih dengan beberapa baris kata kata tentang hatinya yang mulai merasakan kesepian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"yah, aku kesepian dan hendak mendapatkan kekasih yang dapat kujadikan tempat saling bertukar cinta dan kasih sayang... dan tentunya kutahu jikalau kawan mampu memberikan cinta dan kasih sayang, namun yang kuinginkan saat ini kekasih..." jerit hati sang pemuda yang tengah dirundung rasa yang tak percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tiba tiba ada suara entah dari mana datangnya, seakan terbawa oleh angin timur yang tengah berhembus menyapa daun telinga pemuda, mengatakan "cinta itu akan datang disaat kamu tak memikirkan akan mendapatkan cinta..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Kembali wajah murung si pemuda tambah menjadi jadi, dia pun berteriak "bagaimana bisa kudapatkan cinta jikalau ku hanya menyendiri tanpa mencari!", dia teringat pada pepatah klasik "cinta akan datang disaat kamu mencari, namun kali ini angin timur itu membisikkan hal yang jauh berbeda cinta akan datang disaat kamu tak memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ah sudahlah..." sedikit mengeluh pemuda itu berkata "biarkan saja semuanya di jawab oleh waktu dan angin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Mentari mulai tenggelam, dan rembulan bersiap datang berselimut malam, pemuda masih nampak murung tak tahu hendak berbuat apa untuk mendapatkan cinta, haruskah tak dipikirkan dan datang sendiri, ataukah mencari di setiap hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(to be continued)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Jogja, 20 Feb 2010)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-23210117040265090?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/23210117040265090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/02/bunga-di-taman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/23210117040265090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/23210117040265090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/02/bunga-di-taman.html' title='Bunga Di Taman'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S38PWrHeR2I/AAAAAAAAA3I/R_R44i2mFKI/s72-c/419ad9413154b194.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8972258129355565800</id><published>2010-01-05T02:56:00.003+07:00</published><updated>2010-02-20T04:13:28.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Eksistensi Sang Waktu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S0JImw_LodI/AAAAAAAAA2g/R4AdubZ56og/s1600-h/waktu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S0JImw_LodI/AAAAAAAAA2g/R4AdubZ56og/s320/waktu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5422976732129632722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit pun tampak terukir raut sedih sore itu, terlihat dari kumulan awan hitam yang mengerubungi dan menutupi birunya langit sedari pagi menjelang ditandai dengan secercah sinar berupa senyum mentari yang perlahan muncul dari sela sela pegunungan di daerah barat. Tampak murung langit dengan ditandai mata langit sang mentari seolah terkatup dalam kemurungan mendung yang menutupi sumringah senyum mentari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megahnya pemandangan langit sore seperti dalam cerita cerita roman klasik yang mengilustrasikannya lewat paduan kata demi kata tentang langit yang nampak seperti bongkahan emas seakan tinggal harapan, kini tak ada lagi kicauan burung gereja yang hendak pulang ke sarang, tak ada lagi rombongan itik bersama majikannya yang menggiring mereka pulang kekandang, pula tak ada lagi terlihat riuh hiruk pikuk keramaian kota yang seakan terlihat seperti para gladiator bertempur dalam sebuah holocaust penuh kesengitan kesemuanya berteduh mencoba menghindarkan raga dari terjangan denting demi denting hujan yang berjatuhan perlahan dari kumulan awan hitam, langit menangis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deruh gemuruh mesin knalpot dan keluhan lelah penat manusia bermandikan peluh menghias seluruh tubuh yang lelah sehabis menuntaskan rutinitas serba monoton begitu melulu, mana pula bersifat formal yang harus dikerjakan mau tak mau, bernama kerja. Kesemuanya bergumul menghasilkan nada tanpa symphony, tanpa diakhiri dengan gerai tepuk tangan penonton, juga tanpa kepuasaan idealis seorang musisi diatas panggung, yang puas mungkin hanya Tuhan jikalau Tuhan memang benar ada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang malam pun menjelang berwujud dalam reinkarnasi dari sang siang, nampak gelap tanpa ada hiasan ribuan bintang yang menari nari ditemani sang rembulan, tertutup satu penampakan yang tak diinginkan, mendung. Syahdu temaram lampu kota yang mengitari tiap emperan jalan ikut dalam jajaran harapan yang tak kunjung nampak malam ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan dibumbui sedikit doa, ironik dan terlihat penuh kesian siaan dimata para manusia manusia yang jauh dari mimpi, sanga waktu pun tak mau tahu akan kesemua hal menyangkut keduniawian dan manusia pun tak tahu menahu siapa yang menggerakkan tingkah laku sang waktu, seakan kesemuanya terhipnotis takluk dalam perintah sang waktu, hingga ajal manusia pun menjadi permainan kecil sang waktu, dalam sekejap kehidupan seorang manusia dapat berubah 180 derajat, dari hidup sehat bugar tanpa cacat sebagai perhiasan di tubuh dapat berakhir dalam balutan kain putih menutupi jasad tanpa roh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbesit pertanyaan memecah keheningan saat menatap rintikan hujan jatuh perlahan satu persatu, gelap malam seakan memeras air mata langit dari kumulan awan hitam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan itu adalah waktu itu sendiri? ataukah waktu adalah wujud dari Tuhan itu sendiri? Waktu kah yang menciptakan ide mengenai Tuhan? ataukah sebaliknya Tuhan menciptakan waktu?" tanya perasaan setelah bernegosiasi dengan pikiran hendak ditujukan pada diri sendiri hendak menjawab apa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang diri menjawab "Lantas kafirkah aku bila hendak memilih waktu lebih dahulu ada ketimbang Tuhan itu sendiri?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan menimbang dan berucap kata bijak "Alasanmu apa dulu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku pernah beragama diantara salah satu dari ketiga agama yang diturunkan oleh keturunan dari Abraham atau Ibrahim, dan aku sempat mempejarinya agak tekun hingga nampak seperti seseorang yang tak pernah dibayangkan pernah ada dalam diriku yang saat ini dan didalam kitab sucinya aku dapatkan dimana konon langsung dari perkataan Tuhan yang turun lewat wahyu mengatakan kalau Tuhan pernah bersumpah tepatnya berjanji menggunakan kata Waktu/Masa... Apakah kuasa waktu itu hingga membuat Tuhan menggunakan kata waktu, bahkan jagad raya dengan kecepatan pemikiran teknologi manusia saat ini masih bimbang mengukur ketepatan cepat dari cahaya yang lebih cepat dari kedipan mata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan itu tak bisa dibandingkan dan disandingkan dengan apa pun itu" perasaan kembali mengatur agar laju pembicaraan tak sampai mengundang permusuhan dengan kaum agamawis, diikuti dengan anggukan setuju si pikiran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, tapi apa salah kalau saya mempelajarinya! saya hanya ingin meneruskan perkembangan pikiran saya yang penuh keingintahuan tentang segala hal, dan waktulah yang selalu membuat deguban jantung menggebu tanda bersemangat tuk mempelarinya lebih dalam lagi, saya hanya ingin tahu intinya... Tak pernah terbesit kata tuk menjamah keeksisan Tuhan yang masih kucari apa benar benar ada atau pun tidak..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran dan perasaan "..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari kuhisap sebatang rokok kretek bercampur racun nikotin, seduhan kopi hitam menurut para ahli mampu menetralkan efek nikotin berkat bantuan si kaffein. Tak lupa ku putar putar bolpoin hingga nampak seolah lagi berpikir tentang asal muasal sang waktu. Tak terasa malam pun semakin gelap, hujan pun sedari beberapa menit lalu tak nampak lagi, sekililing tempatku sekarang juga tak nampak lagi batang hidung manusia manusia yang sempat berteduh bersamaku disini hendak menghindar dari terjangan hujan. Hanya yang nampak dari ujung parkiran satu kendaraan tua yang menungguku dengan setia hendak kutunggangi menelusuri seluk beluk kehidupan dengan peralatan perang berupa perasaan ala humanism dan pikiran ala scientist sembari sesekali membertukan gemercing keduanya dalam ring imajinasi hingga ronde beberapa tulisan pun tercipta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantin Pojok, Des 09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8972258129355565800?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8972258129355565800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/01/eksistensi-sang-waktu.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8972258129355565800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8972258129355565800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2010/01/eksistensi-sang-waktu.html' title='Eksistensi Sang Waktu'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S0JImw_LodI/AAAAAAAAA2g/R4AdubZ56og/s72-c/waktu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8363992050922376041</id><published>2009-11-18T07:35:00.004+07:00</published><updated>2010-02-20T05:30:09.944+07:00</updated><title type='text'>Seberkas Kata Tentang Tuhan di Mata Hati Paijo</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cwarnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C04%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Georgia; 	panose-1:2 4 5 2 5 4 5 2 3 3; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyTextIndent, li.MsoBodyTextIndent, div.MsoBodyTextIndent 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-indent:36.0pt; 	line-height:200%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:Georgia; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	font-style:italic;} p.MsoBodyTextIndent2, li.MsoBodyTextIndent2, div.MsoBodyTextIndent2 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-indent:36.0pt; 	line-height:200%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:Georgia; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Biru langit berbalut putihnya awan, cerah hari ini. Secangkir kopi ditangan selalu siap tuk menemani memulai hari dikala jelang pagi. Rokok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;lintingan kusulutkan api, kertas putih mulai kugoreskan tinta tentang hari ini apa saja yang kan terjadi. Kicau burung nuri dalam kandangnya mulai nampak tak tahan tuk segera keluar dari sarang bambu itu, hendak menulusuri tiap lekuk putih awan di langit, sekepak demi kepak sayap sang burung perlahan kan menggapai awan andai hidup burung nuri kecil ini tak disekap dalam kandang. Teringat tentang kebebasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Andai tiap makhluk yang bernafas dan memiliki kehidupan bisa dengan mudah merasakan kebebasan, tak ada aturan dalam bentuk apa pun, tak ada perintah mengenai kewajiban yang berujung pada pahala dan larangan yang kan berujung pada dosa. Surga dan neraka, entah apa benaran ada kedua tempat itu atau hanya sebagai akal busuk manusia yang tak sudi menerima kematian. Agama ada karena keegoisan manusia dalam mengartikan kebenaran setelah kematian. Tuhan pun bahkan ada karena over paranoid pikiran manusia dalam menanggapi kematian. Itu hanya sekedar hipotesa pikir alam imajinasi dari bongkahan kerangka otak.yang membuktikan sekiranya tiap manusia bisa berpikir walau tuk memikirkan Tuhan sekali pun. Kenali dan pikirkan bagaimana seharusnya manusia berhubungan dengan Tuhan, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Manusia dan manusia takkan berakhir kala memperbincangkan tentang Tuhan, ditambah dengan alur pikir tiap manusia dan kepekaan rasa manusia yang tentunya berbeda dari manusia satu dan lainnya. Maka itu manusia hendaknya menjadikan Tuhan dan berbagai macam dan bentuk nama dari Tuhan satu dan Tuhan yang lain sebagai milik spritual pribadi bukan untuk di gembar gemborkan ke penganut ajaran lain dengan tujuan tuk membuat mereka ikut serta di ajran yang kalian percayai. Tuhan sekiranya mengerti akan apa yang dikerjakan oleh umatnya. Dan Tuhan tak memiliki sifat yang manusiawi, dimana hidup serang manusia penuh dengan akal busuk, keegoisan, kemunafikan, keserakahan, dan rasa selalu ingin melakukan kebenaran secara berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Ada seorang kawan yang semenjak hidupnya dihabiskan untuk menyembah Tuhan tanpa pernah mempelajari Tuhan dan ajaran agama yang dia peroleh itu dari mana, yang jelas dia dapat ajaran itu setelah menginjak bangku sekolah, dengan nama sekolah mewakili suatu ajaran agama tertentu. Nama kawanku satu ini Paijo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Tiap harinya Paijo berangkat kesekolah dengan kitab ajaran agama yang senantiasa dibawa dalam ranselnya, namun tuk sekedar dipahami kata per kata dari kitab tersebut tak pernah dia lakukan, hanya sekedar membacanya dan kemudian menghafalkannya, dan tentunya setelah terlebih dahulu guru sekolahnya menanyakan padanya bahwa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoBodyTextIndent" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“kepada seluruh siswa agar segera membuka kitab di halaman bla bla bla, di kitab ini musti kamu pelajari sendiri dengan baik baik dan besok sudah kamu hafalkan dengan fasih dan akan kamu demonstrasikan secara nyaring di depan kelas dihadapan teman temanmu yang lain… dan apabila salah satu dari kalian tidak mampu melakukannya dengan baik dan benar maka akan dapat hukuman bla bla bla dikarenakan kemalasan kalian untuk belajar…”. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Seketika saat mendapatkan tugas sedemikian rupa dari gurunya, Paijo yang bukannya niat dalam hati dan sanubari tuk ingin mempelajari agamanya agar bisa lebih kenal dengan kebaikan yang datang dari Tuhan mengenai cara hidup manusia yang seharusnya di muka bumi ini, malah lebih ke ketakutan berlebihan akan sesama manusia, antara guru dan murid, antara yang belajar dan yang diajar. Paijo dalam hati berkata &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoBodyTextIndent" style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“baru aku tahu bahwa Tuhan itu benar benar ada dan sangat besar kekuasaannya diseluruh jagad raya ini, dan sekarang mulai kuragukan akan hal tersebut diatas bahwa sang guru sekolah sangat berkuasa akan diri saya, dan mampu membuat saya melakukan apa saja, dan ketika guru menanyakan atau menyuruh saya melakukan ini dan itu dan sebagainya, saya diwajibkan tanpa adanya jawaban lain selain mengiyakannya semua perkataannya, dikarenakan jawaban tidak kan berujung pada hukuman… dan dimana Tuhan saat saya mempelajari tentang Tuhan saat itu?”&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Paijo pun dengan giat belajar tentang agama tanpa adanya bimbingan yang nyata dari guru guruna di sekolah yang namanya mewakili nama agama tertentu. Belajar tentang Tuhan seorang diri memang menyenangkan dan tak kenal kata batasan kata batin Paijo, ketimbang belajar agama dari guru. Hingga Paijo mempelajari sejarah mengenai berbagai macam pembunuhan massal terkenal di muka bumi ini yang hampir semuanya mengatas namakan ajaran agama dan nama Tuhan yang saling berbeda beda satu dan lainnya, tapi yang sama di antara kesemuanya agama itu adalah mereka mengatakan dengan lantang dan dengan ekspressi garang haus akan darah bahwa ajaran mereka yang paling benar dan nantinya akan masuk surga dan ajaran agama lain itu adalah salah dan sudah sepantasnya masuk neraka nantinya setelah kiamat datang dan tiap tetes darah ajaran agama lain akan memberikan pahala pada ajaran agama yang membunuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“betapa manusia sudah lebih hebat dari Tuhan itu sendiri menurut apa yang telah saya pelajari dari kitab. Manusia sudah mampu meramalkan kehidupan setelah kematian, dan meyakinkan dengan kobaran api panas menyalak bahwa penghuni surga dan neraka adalah ini dan itu. Dan bahwa saya pribadi tak yakin seutuhnya apakah surga dan neraka itu benar benar ada, bahkan kiamat itu sendiri hanya merupakan suatu kemerosotan alur pikir manusia yang semakin frustasi menghadai kematian…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Paijo kemudian masuk ke bangku kuliahan yang membuat dia bisa lepas dari tekanan guru yang membabi buta memaksa dia mempelajari tentang agama yang terkadang malah sering bertolak belakang dari alur pikiran Paijo sendiri tanpa bisa dan boleh menanyakannya dan memperoleh jawaban yang lebih mampu menjernihkan pikiran Paijo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Salah satunya waktu Paij menanyakan pada gurunya dan berujung pada di kelurkannya Paijo dari kelas dan tak boleh masuk kelas selama seminggu. Waktu pelajaran mengenai sabar dan Paijo menanyakannya beberapa pertanyaan pada gurunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“pak guru mengapa manusia harus bersabar?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“karna Tuhan suka pada hambanya yang sabar.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“lantas kenapa kalau manusia tak bisa menahan kesabarannya?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“akan di masukkan ke dalam neraka tentunya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“apa surga itu ada hanya untuk orang orang yang sabar?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“benar sekali Paijo!!!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;dengan ekspressi mulai jengkel dengan pertanyaan pertanyaan lugu Paijo, pak guru mulai tak menghiraukan pertanyaan pertanyaan Paijo, padahal Paijo merasa sangat butuh untuk mengenal pelajaran yang dibawa oleh pak gurunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“pak….”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“cukup Paijo! Pertanyaanmu sudah ada dijelaskan dalam kitab, dan kamu tinggal membacanya, dan besoknya kamu tinggal lakukan, gampang kan!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“tapi pak, bukannya orang sabar itu di sayang oleh Tuhan? Lantas kenapa bapak tak sedikit saja sabar menjelaskannya pada saya, yang juga masih murid bapak…” dengan ekspressi lugu anak kecil yang ingin pergi ke taman hiburan pasar malam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Pak guru sedikit pun tak menghiraukan ucapan Paijo barusan, dan mukanya mulai memerah dikarenakan pernyataan Paijo didengarkan oleh murid murid seisi kelas, dan bahkan beberapa guru dan murid dikelas lainnya mendengarkan. Dan untuk meredamkan rasa malunya dia pun kembali meladeni rasa ingin tahu Paijo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“baiklah Paijo kalau begitu apa yang ingin kamu tanyakan?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“begini pak, perjalanan perang manusia satu dengan lainnya yang beratas namakan agama sudah banyak menelan korba, dan saya yakin seyakin yakinnya bahwa tiap ajaran agama di muka bumi ini tak pernah menganjurkan tiap kaumnya untuk menghilangkan nyawa kaum ajaran lain. Bagaimana menurut bapak?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“ah, tentu saja Paijo tiap agama tak pernah mengajarkan bahkan untuk membunuh sekali pun.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“lantas apa yang terjadi di perang salib pak? Perang dunia? Semuanya mengatas namakan ajaran agama tertentu melakukan peperangan…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“itu… mungkin dikarenakan ketamakan dan keserakahan manusia yang selalu ingin merasa paling benar…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“lantas dimana nilai sabar itu sendiri pada diri manusia yang mengerti pengertian dari sabar? Dan apa mereka tahu bahwa orang sabar itu disayang Tuhan?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“aku tak punya pendapat untuk pertanyaan seperti itu Paijo…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p face="georgia" class="MsoBodyTextIndent2"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;“baik pak, kalau para musisi yang sudah jelas menyatakan bahwa mereka seorang penganut atheis namun selalu membawa pesan perdamaian untuk sesama umat manusia tanpa memandang manusia itu siapa, dan pertanyaannya adalah apakah mereka akan masuk surga atau neraka?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“dan pula kalau orang yang berperang mengatas namakan agama akan masuk surga ketika mereka mati dalam medan perang tersebut? Dan sebelum mereka mati tentu saja mereka sudah membunuh sekian banyak orang dari agama lain pada perang tersebut…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;“hmmm… lebih baik kamu keluar dari kelas ini sekarang juga Paijo! Dan untuk seminggu dari sekarang kamu boleh tak masuk dalam kelas saya, seminggu itu kamu lakukan intrpeksi pikiran kamu yang mulai kacau… silahkan keluar sekarang juga!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Paijo yang tak tahu menahu akan kesalahan apa yang dia buat membuatnya tertekan dan terus mengiang beribu pertanyaan dalam pikirannya, hingga sampai satu kesimpulan bahwa… bahwa agama itu sebenarnya tak pernah ada, dan manusia lah yang membuatnya, apa pula guna agama apabila hanya sebagai pelampiasan nafsu keduniawian?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Hari demi hari berganti dengan kesibukan baru yang diemban oleh Paijo, yaitu mempelajari tiap ajaran agama, tak perlu tahu agama itu agama apa…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Satu keyakinan dalam benak Paijo setelah mempelajari tiap agama yang mendominasi di muka bumi ini hanya punya dua tujuan sama dan tak ada bedanya yaitu berbuat baik sesama manusia dan hubungan baik dengan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; line-height: 200%; font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Tuhan lebih bersifat pribadi untuk jiwa manusia kata hati Paijo...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8363992050922376041?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8363992050922376041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/11/seberkas-kata-tentang-tuhan-di-mata.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8363992050922376041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8363992050922376041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/11/seberkas-kata-tentang-tuhan-di-mata.html' title='Seberkas Kata Tentang Tuhan di Mata Hati Paijo'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7291172664861169963</id><published>2009-09-27T19:11:00.002+07:00</published><updated>2010-02-20T04:14:24.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>"Blind Bird"</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sr9YN_ThTaI/AAAAAAAAA14/jAVYDGcz7XA/s1600-h/Blind+Bird.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 226px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sr9YN_ThTaI/AAAAAAAAA14/jAVYDGcz7XA/s320/Blind+Bird.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386120676713254306" border="0" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Shining sun rising behind the hill,&lt;br /&gt;Blurring out view when sun set hide away on the blue seas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clouded coat of the darkness,&lt;br /&gt;Followed the moon with thousand little stars smiling around...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How wonderful the world,&lt;br /&gt;Cheated shine by the sun in the morning,&lt;br /&gt;Sun go down when the night has come...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How wonderful the world,&lt;br /&gt;How fortune enough the eyes...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How pity that blind bird,&lt;br /&gt;They can feel the world by flying crossing through the sky,&lt;br /&gt;Find fabulous place that only them able to seeing,&lt;br /&gt;Spread their wings fly away to the somewhere...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Without an eyes of blind bird,&lt;br /&gt;how does it feel...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Kantin Pojok, May 09&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7291172664861169963?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7291172664861169963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/blind-bird.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7291172664861169963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7291172664861169963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/blind-bird.html' title='&quot;Blind Bird&quot;'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sr9YN_ThTaI/AAAAAAAAA14/jAVYDGcz7XA/s72-c/Blind+Bird.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-2361411610411591867</id><published>2009-09-19T21:02:00.005+07:00</published><updated>2010-02-20T04:14:48.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Timang Timang Anak Bunda</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SrTlMDCAKdI/AAAAAAAAA1o/QN1fXPgg_1I/s1600-h/14.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 268px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SrTlMDCAKdI/AAAAAAAAA1o/QN1fXPgg_1I/s320/14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383179449749481938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Timang Timang Anak Bunda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Ku senantiasa elu elukan usapan lembut jemarimu kala menggerayangi sekujur tubuhku dengan penuh limpangan kasih sayang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Ku sesaat terlelap dalam hangat pelukmu tersimpuhku dalam indahnya mimpi mimpi yang kau ceritakan hingga malam datang berganti pagi menjelang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Timang timang anak Bunda... Lantunanmu penuh kegemasan saat itu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Tiada kata dinginnya malam menusuk tiap pori porimu, pula terik matahari yang luar biasanya menyengat, namun dirimu Bunda tetap setia ada menemaniku dengan penuh rasa haru bahagia...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Timang timang anak Bunda... Kala ku mulai merengek manja padamu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Kini anakmu telah beranjak merangkak menelusuri selur belur keadaan sekitar tuk menuangnya kedalam ember pikiran...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Bunda tersenyum mengarahkan dengan senyuman dan hangatnya belaian...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Timang timang anak Bunda... Kini mulai jarang kudengar...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Kedewasaan hendak anakmu gapai lewat perantauan meninggalkan teduh naungan atap rumah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Bunda seakan tahu nantinya anakmu kan beranjak jua, dan doa Bunda pun seakan tameng pelindung tiap langkah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Timang timang anak Bunda... Kini samar terdengar dari kejauhan...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Sepanjang galah tak ada kata henti hingga terpampang nyata sebuah mimpi didepan mata ini...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Cinta anakmu pada Bunda pun begitu besarnya dan tak terukur hingga akhir hayat nanti...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Jogja, 15 September 09&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SrTlmAUs9fI/AAAAAAAAA1w/jhRN18XEwr4/s1600-h/Mom+and+Anaknya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 285px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SrTlmAUs9fI/AAAAAAAAA1w/jhRN18XEwr4/s320/Mom+and+Anaknya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383179895699207666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;Seorang anak bodoh perantauan dengan Bunda-nya...&lt;br /&gt;Miss You So Mom...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-2361411610411591867?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/2361411610411591867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/timang-timang-anak-bunda.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2361411610411591867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2361411610411591867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/timang-timang-anak-bunda.html' title='Timang Timang Anak Bunda'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SrTlMDCAKdI/AAAAAAAAA1o/QN1fXPgg_1I/s72-c/14.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-1057041088990741535</id><published>2009-09-13T07:13:00.000+07:00</published><updated>2009-09-13T07:31:03.026+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Light on My Cigarette</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Light on My Cigarette&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;On the holly's night, behind mango's tree,&lt;br /&gt;One of butterfly rolling my scared face...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sometimes I hope the name of death doesnt come on busy time,&lt;br /&gt;Dispute we know holidays is the best time to die...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Before sun go down and before sun arise...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pray for the past, wish for the brightness come on the present, and unknowing thought suddenly come...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the lights of my cigarette...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feel like life without home...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My best friend to share on my side called a coup of coffee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... Wonderful time on peace...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I dont need something else...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I guess it could be disturb me...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And here at this moment still waiting a die call my life...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; (Jogja, Feb, 09)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-1057041088990741535?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/1057041088990741535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/light-on-my-cigarette.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1057041088990741535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/1057041088990741535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/light-on-my-cigarette.html' title='Light on My Cigarette'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-6513361994880667743</id><published>2009-09-01T05:15:00.002+07:00</published><updated>2009-09-01T05:18:49.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Nampak Sepi dan Gelap</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SpxMA4CeXKI/AAAAAAAAA1g/UfQHTxjGvUc/s1600-h/6093_1152159418202_1654151894_375328_3143679_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 247px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SpxMA4CeXKI/AAAAAAAAA1g/UfQHTxjGvUc/s320/6093_1152159418202_1654151894_375328_3143679_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376255633100004514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentari terik mencekik ragaku kala hendak kuberanjak dari kasur nan tak empuk ini, suasana jelang siang ini sangat mendukung dengan yel yel ‘kembalilah tidur’ mengiang ngiang tanpa hentik disekitar daun telingaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sudahlah Iblis, kutahu kau ingin menggodaku dengan bujuk rayumu yang telah terkenal seantero jagad itu. Namun ku tak ingin diperintah oleh makhluk yang tahu apa sebenarnya ada atau ada hanya karena phobia takut manusia terhadap Tuhan, maka adalah dirimu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hening tanpa ada seorang pun dalam kamar ini membuat otakku tak normal lagi tuk berfikir, hingga sesumbar kata mirip teriakan ku ucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iblis, sejarah mengatakan bahwa kau berhasil merayu Adam dan Hawa hingga mereka di usir dari keabadian Surga, dan dilempar ke bumi, tempat dimana manusia berada sekarang dengan beribu tingkah mirip binatang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak hening kembali datang. Tanpa suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iblis, kenapa kau tak mau sekedar hanya bertukar sapa denganku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada suara yang membalas sapaku, lampu yang menyala dalam kamar sedari tadi malam ku padamkan. Tirai gorden kamar kutup rapat, tak ingin ku diganggu sinar busuk mentari sialan itu. Ku benci matahari yang membuatku kehausan dan panas yang tak terkira. Mentari pun masih mencoba menembus tirai gorden seperti mengintipku dalam diam tanpa kata. Handuk dan beberapa pakaian tebal kekeluarkan dari dalam lemari tuk menutup tiap cahaya mentari yang masih saja tak mau mengalah masuk kedalam kamar. Dan suasana kamarku kembali larut dalam kegelapan. Senyum pun kukembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kelam dan gelap sangat membuatku bahagia, tak ada kebisingan kendaraan saling berpacu, tak ada jerit kondektur bus teriak teriak mencari penumpang, dan tak ada manusia yang keluar rumah sekedar tuk beranjak menuntaskan aktifitas serba formal yang itu itu saja dan begitu sangat membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak adakah malam abadi dibagian bumi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak adakah sinar hangat rembulan yang tak mati kala mentari datang jelang pagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“hahahah, anjing mana ada” teriakku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana semua kawanku saat ini, ku ingin bercerita. Hanya ingin bercerita tuk mengurangi rasa sepi yang menajalar ke sekujur tubuhku, mengalir dalam tiap desir darahku. Hingga membuatku ketagihan tiap saat, dan tak ingin menjauh darinya. Kegelapan hari hari dan kenangan lalu semakin memperpedih langkah ini tuk melangkah, terutama kala mentari bersinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Jogja, Ulang Tahunku ke 21 untuk semua Temanku)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-6513361994880667743?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/6513361994880667743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/nampak-sepi-dan-gelap.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6513361994880667743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/6513361994880667743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/09/nampak-sepi-dan-gelap.html' title='Nampak Sepi dan Gelap'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SpxMA4CeXKI/AAAAAAAAA1g/UfQHTxjGvUc/s72-c/6093_1152159418202_1654151894_375328_3143679_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-3356421776581831131</id><published>2009-08-03T16:05:00.000+07:00</published><updated>2009-08-03T16:07:10.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Tuhan, Mendengarkan Kau?</title><content type='html'>Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SnaomOc3qFI/AAAAAAAAA1Y/3B62xjSHqnE/s1600-h/grave.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SnaomOc3qFI/AAAAAAAAA1Y/3B62xjSHqnE/s320/grave.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365661380726204498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tuhan, ada beberapa Agama yang jadi ajaran untuk hidup lebih baik yang Kau cipatakan, dengan beberapa orang Nabi yang datang sebagai perantaraMu, pula beberapa Kitab Suci yang kesemuanya berbeda namun tetap satu tujuan yaitu tuk memujamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, tak pernah kudenganr dalam beberapa Agama ciptaanmu dan Kau utus di muka bumi ini mengizinkan menghilangkan nyawa sesama manusia ataupun menghilangkan nyawa sendiri, namun realitas membuktikan bahwa kesemuanya sudah banyak mengakar diberbagai penjuru bumi, dan mereka para pelaku sebenarnya tahu akan berujung di nerakaMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, menurutku dirimu itu ada untuk apa dalam hidup makhluk ciptaanMu belum secara pasti ku tahu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, entah berapa banyak dosa dan pahala yang telah kulakukan tak pernah sedikitpun kucoba ambil tahu, tentunya pula kusadari takkan pernah bisa walau kucoba segenap raga berusaha tuk tahu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, adakah nyata diriMu? Melihatkan kau pada biadabnya makhluk ciptaanMu di bumi ciptaanMu? Mendengarkankah kau akan derita makhluk ciptaanMu yang senantiasa tanpa henti memohon belas kasih dan sayang dariMu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, kini semakin besar keraguan yang berkecamuk dalam perasaan dan pikiranku ini akan ada dan nyatanya diriMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, apa salah atau benar tindakan makhluk ciptaanMu yang sedikit melenceng tuk tak mengakui keberadaanMu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, dari dahulu kala kucari tahu tentang diriMu dalam buku sejarah, dan pula kubaca dari beberapa kitab suci tentang ada nyatanya diriMu tergambar disana, memberi bukti bahwa memang layak makhlukmu mengagumi tanpa henti dengan balutan ketakutan tuk menjauh sejengkal pun dariMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, tapi itu sekarang hanya seperti cerita dongeng yang telah usang dimakan waktu ciptaanMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, kini apa Kau mengenal kata Mati yang mungkin kini telah bersemayam dalam dengan penuh damai dalam namaMu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, Rest in Peace...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;(The Armstrong, August 2009)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-3356421776581831131?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/3356421776581831131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/08/tuhan-mendengarkan-kau.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3356421776581831131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/3356421776581831131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/08/tuhan-mendengarkan-kau.html' title='Tuhan, Mendengarkan Kau?'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SnaomOc3qFI/AAAAAAAAA1Y/3B62xjSHqnE/s72-c/grave.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-2478322389460543918</id><published>2009-07-12T18:30:00.000+07:00</published><updated>2009-07-12T19:33:25.839+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Senandung Jelang Malam</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asalamulekum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit seakan meredup ditelan rombongan gelap malam malam yang diutus oleh sang rembulan. Dinginnya angin meniup sepoi menghantarkan bau tentang kehidupan yang seakan meninggalkan pluh keringat membekas karena sengatan mentari yang nampak begitu teriknya siang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua gelas kopi hitam pekat menemani sepanjang hariku menyendiri dalam keramaian kantin dan nampak begitu tak menghiraukan hiruk pikuk mahasiswa lainnya yang sedang terkejar oleh padatnya aktivitas, sedari pagi menjelang sore membaca buku cerita pendek berjudul "Mata Yang Indah", saat membacanya ku pun teringat pada seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampak olehku beberapa mahasiswa dengan ekspressi yang menurutku berlebihan dengan deheman lirih dan gelak tawa membahana sedang bercerita tentang sesuatu yang tak kumengerti, pula untuk apa ku ambil pusing tuk mengutil pembicaraan orang lain. Biarkanlah mereka melakukan yang mereka bisa dan moga itu bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang malam hari, dengan lagi lagi segelas kopi dan sebatang rokok ku mulai berpikir tentang apa yang seharusnya dilakukan tuk membuat hari nampak tak membosankan dengan ribuan aktigitas yang jika dijabarkan tak cukup waktu dan kata tuk mengungkapkannya. Maka kusimpulkan tak usah hari dan waktu itu dipikirkan. Namun, cukup dirasakan dan diluapkan dengan kemampuan dan didasari pada rencana dan kesanggupan tuk bertanggung jawab. Ironi dan absurd memang jikalau karunia akal tak dipergunakan tuk membuat kehidupan jadi lebih baik, dengan rencana matang tuk menggapai impian menjadi nyata butuh modal pikiran yang benar benar terlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halah, pikiran kan membuat semuanya nampak membosankan bung" sapa spontan sisi lain dalam diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kamu mengatakan hal demikian, kamu kira dengan perasaan saja bisa menghasilkan kebahagiaan?" tanyaku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lantas apa kamu berpikir dan bertindak tanpa harus memikirkannya terlebih dahulu?" sangkal sisiku yang lain lagi sembari mengusap dagunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Huh, kok pikiranku jadi kacau begini, kamu lagi datang dengan tiba tiba saja mengerocos. Aku bertindak tentunya menerka perasaan apa yang bakal ditimbulkan jika aku melakukannya. Itu saja, selebihnya mungkin saja kadang kuberpikir sekehendakku, namun itupun hasil dari perpaduan antara pendapat dari hati dan pikiranku." membuat mereka berdua diam karena ada jawaban 'aku' disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh rumit kau kawan menjelaskan perjalanan hidupmu." seseorang yang lain datang dari sisi yang lain dalam hidupku, dan kuberi nama dia Realitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hey kau Realitas, kau datang ketika kubutuhkan saja, dan juga ku tak terlalu membutuhkanmu, kau tak berperasaan." tanyaku pada realitas dengan nada sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hahaha" gelak tawa dari Realitas "okelah kalau begitu kawan" lantas pergi dengan lenggakan tangan dipinggang dan tawa yang membuat otakku terus berpikir keras tentang apa yang sedang direncanakan si Realitas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ku berpegang pada yang benar benar saja yang lainnya mungkin saja dengan kekuranganku yang selalu berbuat salah yang membuatku khilaf"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh yah????" si bandel dari diriku yang lain meneriakiku dari luar dinding keterbatasan dalam hidupku, kuberi dia nama Materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu saja aku bisa melakukannya bung Materi... Lihat saja nanti, ku takkan berpaling padamu, dan kau yang kan selalu mengikuti jejak langkahku..." jawabku spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini semakin tak menetu buat pikiran dan perasaanku, nampaknya suasana malam kan memberikan sedikit pencerahan. Suasana malam tunggulah kedatanganku sebentar lagi, ku ingin tidur dalam pelukanmu, dan membutuhkan ciuman manis darimu hingga pagi nanti menjelang membuyarkan selimut kasihmu hingga kita berjumpa lagi tuk menikmati hidup dengan segala hiasan berlian kebohongan, dan sinar intan kemunafikan, dalam ruangan kenaifan tuk menerima apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-2478322389460543918?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/2478322389460543918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/07/senandung-jelang-malam.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2478322389460543918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2478322389460543918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/07/senandung-jelang-malam.html' title='Senandung Jelang Malam'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-5938451262530573403</id><published>2009-07-01T14:43:00.003+07:00</published><updated>2009-07-01T16:35:35.581+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Kalau Kamu Rembulan, Aku Bintang</title><content type='html'>Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="CONTENT-TYPE" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta name="GENERATOR" content="OpenOffice.org 3.0  (Win32)"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; 	&lt;!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SksrPyPtclI/AAAAAAAAA0w/l7vo0zvxnJk/s1600-h/bulan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SksrPyPtclI/AAAAAAAAA0w/l7vo0zvxnJk/s320/bulan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353420132245664338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Senjakala membawa angin berhembus menyapa hijaunya padi di sawah, seakan member&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;i sebuah isyarat pada hijaunya padi padi yang beranjak menguning tuk menari nari menyambut rembulan datang menggantikan terik mentari yang kelelahan seharian bekerja menerangi seantero jagad. Seakan siang hanyalah mimpi yang tak berhak digapai oleh rembulan, begitu pun mentari dikala malam menjelang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Kemarin perasaanku telah kuungkap padamu. Ku tak bermaksud tuk menerima jawaban “iya” darimu, ataupun yang lebih buruk jawaban “tidak” darimu. Bukan berarti ku tak butuhkan jawabannya! Namun, dirimu telah menjadi bagian dari sejarah perasaanku saja itu sudah cukup. Karena dirimu mengajariku secara tak langsung sebuah kata tentang “cinta”. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Kemarin lega sudah kecamuk antar urat saraf pikiranku yang selalu mengiangkan dirimu menyanyi merdu tentang namamu. Hanya ada satu perasaan yang kurasakan kali ini, yaitu perasaan yang mungkin terasa sukar tuk ungkapkan dengan kata kata. Yaitu, bahagia bisa merasakan lalu mengungkapkan, walau belum secara langsung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;Sometimes I feel&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;Like I am drunk behind the wheel&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;The wheel of possibility&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;However it may roll&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;Give it a spin&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;See if you can somehow factor in&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;You know there's always more than one way&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center" lang="en-US"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;To say exactly what you mean to say&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Perlahan alunan lagu ini menemaniku mengingat ingat tentang senyumanmu. Seakan silih berganti raut wajahmu saling bergantian mengisi kekosongan dalam pikiranku. Ough, nampak jelas dirimu disana sedang dengan ekspresi serius tuk mencerna satu persatu kata kata &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;&lt;i&gt;konyol&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt; yang sedang kuceritakan padamu, lalu tiba tiba tawa renyah pun mengalun disusul ekspressi mikir ala &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;&lt;i&gt;Socrates&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt; memegang dagu menanggapi ceritaku. Selesai ku bercerita. Secara spontan, kamu mengambil alih pembicaraan tentang cerita masa kecilmu. Dan sungguh luar biasanya cerita masa kecilmu dengan penuh manja, dan kutanggapi dengan senyuman sembari mengatakan “sepertinya sampai sekarang pun begitu…” Dan ekpresi cemberut pun kamu keluarkan dengan satu tangan dengan cepatnya menjitak kepalaku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Kuingin, tak ada satu hal pun berubah dari dirimu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Dengan kebodohanku mengungkapkan perasaan “cintaku” padamu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Karena…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Kalau kamu jadi rembulan, maka aku kan jadi bintang…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Disaat sang gelap gulita malam menjelang dengan menyelimuti hangat sang rembulan, maka dengan mengendap endap sang bintang pun datang tanpa undangan dari sang rembulan tuk menemaninya, begitupun sang gelap gulita malam yang sebelumnya tak pernah kenal dengan sang bintang. Walau kekuasaan sang gelap gulita malam dengan mampu memiliki sang rembulan, tetap saja sang bintang setia ada di dekatnya. Hanya sekedar tuk ada didekatnya tanpa memerdulikan acuh dari sang rembulan! Walau sang rembulan memang tak bisa berbuat apa apa tuk melepaskan cengkraman mesra nan melankolis sang gelap malam, dan sang bintang hanya bisa diam dengan harap harap cemas tuk sedikitpun berharap tuk digubris oleh sang rembulan. Minimal berikan sedikit senyuman tanda keberadaan sang bintang saja sudah cukup teriak batin sang bintang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Ketika waktu itu sang gelap gulita malam datang menjemput sang rembulan tuk berdua saja tanpa adanya sang bintang yang dianggap oleh sang gelap gulita malam sebagai pengganggu. Tetap saja sang bintang terus mengendap endap setia berada di dekat sang rembulan. Kata sang bintang hanya ingin menjaga sang rembulan saja. Meski sempat sang bintang merasa cemburu ketika sang gelap gulita malam datang menjemput sang rembulan pada saat sang bintang hendak memberikan sebuah kado ulang tahun sang rembulan yang telah disiapkan beberapa hari yang lalu. Dan sang rembulan memang tak bisa menolak keanggunan dan pesona dari gelap malam yang sangat berbeda tentunya bila dibandingkan dengan redup redup sang bintang. Dan berlalulah sang rembulan didepan mata sang bintang yang cemburu. Didalam kado itu sebenarnya ada sedikit ungkapan perasaan sang bintang untuk sang rembulan, yang mungkin saja takkan dipedulikan oleh sang rembulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Namun, dari situ sang bintang belajar tuk bisa menerima apapun yang terjadi. Begitupun jika sang rembulan memang lebih memilih sang gelap gulita malam dari pada dirinya. Asalkan tetap sedia bersinar walau redup redup dan penuh rasa tanpa pamrih berada dekat sang rembulan saja sudah cukup. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;Kebahagiaan dari sang bintang adalah berada dekat sang rembulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;Begitu pun diriku kala dekat denganmu, bahagia, itulah yang kurasakan. Apalagi dengan ditambah senyumanmu. Terasa komplit sudah. Dan tentu saja tak menutup kemungkinan rasa naïf-ku menginginkan yang lebih dari hanya sekedar itu saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" lang="en-US"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;i&gt;At your side… doesn’t need to worry… possibilities of happiness is real…&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-5938451262530573403?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/5938451262530573403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/07/kalau-kamu-rembulan-aku-bintang.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5938451262530573403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/5938451262530573403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/07/kalau-kamu-rembulan-aku-bintang.html' title='Kalau Kamu Rembulan, Aku Bintang'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SksrPyPtclI/AAAAAAAAA0w/l7vo0zvxnJk/s72-c/bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-8971277403001214852</id><published>2009-06-19T23:21:00.002+07:00</published><updated>2009-06-19T23:30:39.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Senyuman Tuk Labirin Waktu (Puisi)</title><content type='html'>Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sju8OvFJAoI/AAAAAAAAA0o/pIrTC0Jf1sY/s1600-h/armart.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 462px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sju8OvFJAoI/AAAAAAAAA0o/pIrTC0Jf1sY/s320/armart.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349075943774814850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menunggu... selalu saja ramai diikuti iring iringan kata terlambat dan selalu menyebalkan menggoyangkan ekornya di akhir jejak tiap langkahnya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu... kadang bahkan tak jarang kata acuh kudendangkan seakan mengejek berupa kata acuh ke daun kupingmu, dan kau tanggap dengan palingan wajah sembari kedua tangan kau lekatkan dengan ekspresi yang begitu angkuhnya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumku... melepaskan seolah rela dirimu yang telah berlalu tanpa seutas senyuman khasmu yang kau berikan gratis kemarin kemarin, dan diriku bagaikan sehabis menuntaskan sebuah karya diatas kanvas seolah hati tak apa apa karnanya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyummu... Ohw dikau yang telah pergi jauh bersama orang yang telah mendahuluiku menggenggap tanganmu begitu eratnya di depan mataku sore itu, seperti malam yang datang memeluk sang rembulan saat bintang bintang menari ria saat mentari tidur dengan nyenyaknya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaraku... Hanya mampu kulukiskan di atas seutas kertas tanpa ada manipulasi kebohongan yang mungkin terdengar begitu melangkolisnya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisanku... Sebaris tak sadar menjadi lembar, hingga begitu banyaknya kubercerita tentangmu dan tentangmu tanpa ada sedikit campur tangan dari mulutku, hingga kumenyadari kau telah memilih seseorang mungkin dikarenakan dirimu terlalu lama menungguku mengungkapkannya hingga seakan dalam mimpi kumelayang tinggi nan jauh dan terjerembab dalam ruang labirin waktu yang mungkin takkan ada habisnya...&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu... seutas senyuman untukmu sebelum dan sesudahnya, anggaplah aku terlalu naif tak mau dikalahkan olehmu, aku kan menjadikan dirinya seperti dinding tembok bercat putih dan diriku mungkin rela menjadi seekor cicak yang terus diam tanpa suara melangkah perlahan meninggalkan penuh jejak langkahku disana hingga tanpa ada sangkut paut mulutku berbicara sepatahpun tanpa ada sangkut paut olehmu waktu kelak di dinding hatinya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; Djendelo, The Armstrong&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-8971277403001214852?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/8971277403001214852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/06/senyuman-tuk-labirin-waktu-puisi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8971277403001214852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/8971277403001214852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/06/senyuman-tuk-labirin-waktu-puisi.html' title='Senyuman Tuk Labirin Waktu (Puisi)'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sju8OvFJAoI/AAAAAAAAA0o/pIrTC0Jf1sY/s72-c/armart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-2146024458695881816</id><published>2009-06-07T20:57:00.003+07:00</published><updated>2009-06-07T21:07:55.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Rembulan Pun Tahu Mentari Muncul Menjelang Pagi</title><content type='html'>Asalamulekum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SivJUbjvYCI/AAAAAAAAA0g/qsygg4LCh3M/s1600-h/platinum_01.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SivJUbjvYCI/AAAAAAAAA0g/qsygg4LCh3M/s320/platinum_01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344586735637454882" border="0" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;Indahnya gemercik air terjun diatas pegunungan yang dihiasi bulir bulir embun yang masih terisa di pucuk daun bermahkotakan bunga dengan rupa penuh akan warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini musim hujan pun datang, dan disini kumasih sendiri dengan kehidupanku yang menurut penduduk sekitar aneh. Senyumanku takkan luput kala berpandangan mata dengan para penduduk yang dengan sengaja ataupun tidak bertatapan mata saat ku melakukan aktifitas dengan berjinjingkan peralatan lukis di pundak dan sebaki ubi goreng tetangga yang tahu dengan jelas tujuanku menetap sekian lamanya di kampung ini. Disalah satu kampung yang dikelilingi pegunungan yang menjulang tinggi kelangit, tak kalah tingginya dengan gedung pencakar langit ala Amerika. Dengan menatapkan mata kesegala pelosok yang terlihat hanyalah hijau dan hijau. Pula disamping hutan yang lebat terhampar birunya danau. Tak jarang diriku terpaku oleh menyeruaknya warna warni pelangi sehabis hujan lokal datang bertamu. Dan disanalah diriku kehilangan dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, dua tahun sebelum kepergianmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulingkarkan cincin perak buatan asli kampungmu ini dijari manismu dengan sumpah tuk menemanimu hingga ajal menjelang. Senyumanmu yang tak mampu kulupakan, dengan menghilangnya hampir seluruh bola matamu kala tersenyum membuatku semakin gemas hendak membelainya manja, dan tak ingin sedetik pun menjauh darimu. Kita telah berjanji tuk menyatukan hati kita yang diawali oleh sebuah persahabatan kala dibangku kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pertama kumengenalmu, nampak dalam anganku sosok seorang gadis kecil yang dahulunya sewaktu kelas 2 SD pernah singgah dalam dunia cinta monyetku. Dan setelah kuberanikan diri tuk bertanya padamu tentang hal itu, kamu malah menjawab dengan tangan berlenggok di pinggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"loh? ternyata kamu toh yang dulu sering nitipin wafer Superman di dalam tasku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan itu disusul oleh senyuman. Dan degub jantungku pun tak karuan kala itu, hendak meledak kiranya jikalau bisa. Dan memang waktu itu hanya satu tahun kuhanya bisa menatapmu dengan tatapan kosong layaknya anak kecil mengagumi manisnya gulali, namun kali ini perasaan itu memang semanis dengan paras wajahmu yang gulali pun serasa kalah manisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sekitar 25 tahun yang lalu di Sumatera, tempat dimana kumeminangmu dan melangkah mengalun bahtera rumah tangga di sebuah desa kecil dan terpencil dengan pemandangan indah salju abadi Gunung Jayawijaya sebagai pemandangannya, tepatnya di perbatasan Timika dan Jayawijaya, diatas sebuah gunung tinggi dan disebuah rumah yang berhasil ku beli dari pameran lukisku ke 14-ku di Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu seakan semakin menyayat nyayat dinding perasaanku kala mengingatmu meninggalkanku dengan seorang anak laki laki yang kita beri nama Cicero Al-Gazali yang berarti Cecero seorang konseptor tentang paham Humanisme agar memandang manusia satu dengan lainnya lebih mementingkan perasaan ketimbang pikiran, dan Al-Gazali berarti berilmu pengetahuan yang tak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dia telah genap berusia 2 tahun, dan tak mampu kumenahan tangis kala memandang matanya kala senyum sangat mirip dengan indah matamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kuketahui bahwa rembulan pun tahu mentari muncul menjelang pagi yang berarti syahduhnya rembulan yang menghilang ditelan waktu akan berganti dengan indahnya sang mentari yang terbit kala pagi hari menjelang. Rembulan itu dirimu dan Mentari kecil ini adalah anak kita berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Kusayang kamu... Dan selalu merindukanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walekumsalam...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-2146024458695881816?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/2146024458695881816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/06/rembulan-pun-tahu-mentari-muncul.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2146024458695881816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2146024458695881816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/06/rembulan-pun-tahu-mentari-muncul.html' title='Rembulan Pun Tahu Mentari Muncul Menjelang Pagi'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SivJUbjvYCI/AAAAAAAAA0g/qsygg4LCh3M/s72-c/platinum_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-2240531195606614189</id><published>2009-05-17T14:28:00.004+07:00</published><updated>2009-05-19T02:08:29.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Puisi "Penjejak Malam"</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asalamulekum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mari merasakan dan mengungkapkan segala sesuatu yang ada di dunia ini lewat filsafat...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sg-_Up-QZuI/AAAAAAAAA0Y/yLvJn7LVAsE/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sg-_Up-QZuI/AAAAAAAAA0Y/yLvJn7LVAsE/s320/a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336694445042591458" border="0" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;Selimut lembah malam menutupi raga dari cekaman terik sang mentari yang semakin menampakkan kehebatannya ditengah kondisi alam yang tak menentu...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sebuah bintang dari kejauhan diluar batas lintas kecepatan mata berkedip, menyendiri sendiri di keramaian lautan angkasa bertabur jutaan planet dengan atmosfer perasaan yang begitu naif untuk mudah tersentuh...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawa mengikuti jejak langkah tangis lembar jawaban sebuah arti kehidupan begitu nampak oleh indra namun aksi menunggu reaksi tuk mampuh menjamak dan memilah ribuan pertanyaan yang menunggu giliran kini tertumpuk bak jutaan fosil bangkai yang memenuhi tingkah imajinasi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;Siang begitu panas membendung alur pikir dan rasa, formalitas taraf hidup seakan menjadi lumut tanpa warna dan rasa yang melekat abadi dan tanpa henti memaksakan kehendak tuk memberontak mencoba keluar dari lingkar labirin tanpa akhir kebenaran dalam lingkup kebohongan yang buram dan tak jelas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;By: The Armstrong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-2240531195606614189?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/2240531195606614189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/05/puisi-penjejak-malam.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2240531195606614189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/2240531195606614189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/05/puisi-penjejak-malam.html' title='Puisi &quot;Penjejak Malam&quot;'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/Sg-_Up-QZuI/AAAAAAAAA0Y/yLvJn7LVAsE/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-7966414409915785294</id><published>2009-05-06T23:16:00.003+07:00</published><updated>2009-05-06T23:34:52.556+07:00</updated><title type='text'>Laptop Hilang</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asalamulekum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SgG71e9aauI/AAAAAAAAA0Q/SB1dI77XCqQ/s1600-h/11111.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 304px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SgG71e9aauI/AAAAAAAAA0Q/SB1dI77XCqQ/s320/11111.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332749961301486306" border="0" /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Good bye my laptop... (bukan gambar laptopku loh yg ini: simbol sajjah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dinding kamar serasa semakin sempit dikala siang hari dimana matahari lagi terik teriknya bersinar bagai lampu 1500000s watt yang menyala nyala tiada hentinya hingga membuat jalan raya terlihat mengepulkan asap putih bercampur debu debu jalan yang tertiup laju dan deru kendaraan yang lalu lalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kipas angin menemani suasana siangku kali ini dengan wajah tertunduk namun bibir sedikit tersenyum. Bukan berarti aku saat ini telah menjadi Gila dikarenakan LAPTOPKU hilang!. namun diakrenakan ku memikirkan akan hal bersambung dengan kehidupanku dari pertama dilahirkan hingga kini apa sajakah yang telah kulakukan hingga hal seperti ini terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kata yang terbesit adalah KARMA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga ku mulai tersenyum dikala data awal skripsiku pada semester depan mulai merintis karirnya hilang lenyap tanpa ada back up sebelumnya di flash disk ataupun dikomputer kamarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kulebarkan senyumanku lebih lagi ketika kuteringat ketika kumpulan tulisan puisiku yang rencananya awal bulan ini akan masuk penerbit, pun telah hilang terbawa oleh laptopku. Sekali lagi karna belum ku save atau back up di flash disk ataupun ke komputer kamarku. hingga satu kata lagi terbesit dengan cepatnya yaitu LENYAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyendiri dalam kesepian yang kuciptakan sendiri ditemani oleh dentingan senar gitar dari John Lennon yang menyenandungkan lagu "Let it Be"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"When I found my self in times of trouble mothers Mary come to me...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Speaking words of Wisdom Let it Be..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan mulailah hidupku kembali seperti semula, dengan menganggap bahwa semuanya tak pernah terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingatnya justru membuat terbuai oleh rasa penyesalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingatnya dapat menyita banyak waktuku dalam keputus asaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tak inginkan ini... Kuingin hidupku dipenuhi senyuman khasku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah semuanya juga bakal kembali padaNya, tak terkecuali Laptopku... jika nyawa saja akan kembali padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan positiveku saat ini adalah "Mungkin ada Laptop yang lebih baik yang akan datang nantinya dengan sendirinya tanpa ada rasa sadar terlebih dahulu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Walekumsalam...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4490483109227467748-7966414409915785294?l=armstrongaja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://armstrongaja.blogspot.com/feeds/7966414409915785294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/05/laptop-hilang.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7966414409915785294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4490483109227467748/posts/default/7966414409915785294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://armstrongaja.blogspot.com/2009/05/laptop-hilang.html' title='Laptop Hilang'/><author><name>Armstrong da Jimmy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02442075253903927114</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/S5KT4wUrH7I/AAAAAAAAA5A/M2kgbq1bp8I/S220/arms.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bcLJkU7MkA8/SgG71e9aauI/AAAAAAAAA0Q/SB1dI77XCqQ/s72-c/11111.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4490483109227467748.post-1946108529858621045</id><published>2009-04-14T18:35:00.002+07:00</published><updated>2009-04-14T19:33:06.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>SeSedikit Kisah Tentang Kawanku Seorang Demonstran</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:100%;" &gt;Asalamulekum...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CARMSTR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CARMSTR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: georgia;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CARMSTR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked
